Ekonomi
Beranda ยป Berita ยป APBD Majalengka 2026 Turun Jadi Rp 3,05 T, Retribusi dan Pajak Naik

APBD Majalengka 2026 Turun Jadi Rp 3,05 T, Retribusi dan Pajak Naik

Rapat Paripurna DPRD tentang penyampaian RAPBD tahun 2026. (Foto: Dok Eko Widiantoro)
Rapat Paripurna DPRD tentang penyampaian RAPBD tahun 2026. (Foto: Dok Eko Widiantoro)

RUZKA-REPUBLIKA NETWORK — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Majalengka resmi mengajukan Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (RAPBD) tahun 2026 senilai Rp 3,055 triliun. Angka itu turun 0,55% dibanding RAPBD 2025 yang mencapai Rp 3,072 triliun.

Pengajuan RAPBD tersebut disampaikan Bupati Majalengka Eman Suherman dalam rapat paripurna DPRD di Gedung Bhineka Yudha Sawala, Selasa (30/09/2025).

Adapun rapat dipimpin langsung Ketua DPRD Majalengka, H Didi Supriadi.

Eman menjelaskan, penurunan terjadi pada sisi pendapatan daerah. Meski begitu, Pendapatan Asli Daerah (PAD) justru naik menjadi Rp 670,459 miliar atau meningkat 2,17% dibanding tahun sebelumnya Rp 656,194 miliar.

Baca juga: Puluhan Massa Demo di DPRD Majalengka, Tuntut Perda Baru hingga Pemberantasan. obat Telarang

Cadangan Devisa Juli 2026 Cukup untuk 5,5 Bulan Impor

Rincian PAD 2026 antara lain:

Pajak daerah Rp 259,102 miliar (naik 1,38%)

Retribusi daerah Rp 392,251 miliar (naik 3,19%)

Hasil pengelolaan kekayaan daerah yang dipisahkan Rp 8,089 miliar (turun 15,18%)

Lain-lain PAD yang sah Rp 11,016 miliar (naik 1,14%)

Bupati Bogor Rudi Susmanto Meresmikan Pasar Hewan Jonggol, Jadi Pasar Hewan Terbesar di Jabar

Sementara pendapatan transfer antar daerah diproyeksikan mencapai Rp 143,576 miliar atau naik 1,50% dari tahun sebelumnya.

Baca juga: Berlangsung Meriah, Pemdes Gunungsari Bogor Gelar Musrenbangdes 2025

Menurut Eman, RAPBD 2026 tetap memperhatikan stabilitas fiskal meski terdapat defisit anggaran. Defisit itu, kata dia, masih berada di bawah batas maksimal sesuai aturan perundangan.

โ€œKami berharap RAPBD 2026 bisa disepakati bersama sebelum tahun anggaran berjalan. Dengan begitu, pembangunan bisa tepat waktu, tepat sasaran, dan memberi multiplier effect bagi perekonomian masyarakat,โ€ ujar Eman. (***)

Jurnalis: Eko Widiantoro

Gini Ratio Maret 2026 Turun ke 0,368, Ketimpangan Makin Mengecil

Terpopuler

01

Merasa Dibackingi, Disegel Tetap Beroperasi, Satpol PP Depok Akhirnya Tutup Paksa Koat Coffee

02

Sempat Terhenti, Pembongkaran Bangunan Jogging Track di Badan Air Situ 7 Muara Sawangan Depok Dilanjutkan

03

Lapor KDM, Diintimidasi Preman, Pembongkaran Bangunan di Atas Air Situ 7 Muara Depok Terhenti!

04

Ekonomi Jakarta Moncer, Disokong Stabilnya Inflasi dan Terjaganya Aktivitas Perdagangan

05

Sekolah dan Upaya Membumikan Gapura Pancawaluya di SMAN 1 Cikijing

06

Galeri Indonesia Kaya, Gelar Konser Kidung Natal Indonesia, Semangat Inklusivitas Berjalan Beriringan dalam Harmoni Musik Keroncong

07

Gaya Hidup Modern Picu Risiko Penyakit Kronis, Primaya Hospital Bekasi Barat Luncurkan Wellness Center

Sorotan






Kolom