RUZKA INDONESIA โ Yayasan Jantung Indonesia (YJI) menutup rangkaian peringatan Hari Jantung Sedunia 2026 dengan menggelar Senam Jantung Sehat Bersama yang diikuti 500 anggota Klub Jantung Sehat (KJS) di kawasan Car Free Day (CFD) Sudirman, Jakarta, Minggu (26/10/2026). Kegiatan ini menjadi puncak kampanye bertema global “Don’t Miss A Beat”.
Sejak pagi, kawasan bebas kendaraan di sepanjang Jalan Jenderal Sudirman dipenuhi peserta yang mengenakan seragam KJS. Mereka mengikuti gerakan Senam Jantung Sehat yang dipandu instruktur, ratusan orang dari berbagai usia bergerak serentak merawat jantung di ruang publik.
Ketua Umum Yayasan Jantung Indonesia Annisa Pohan Yudhoyono menegaskan posisi strategis KJS sebagai garda terdepan YJI di masyarakat.
“Klub Jantung Sehat adalah ujung tombak kami. Mereka bukan hanya peserta senam, tetapi agen perubahan yang selalu mengingatkan lingkungannya bahwa kesehatan jantung bisa dimulai dari langkah yang paling sederhana,” ujar Annisa.
Ia menambahkan, filosofi “Don’t Miss A Beat” bukan sekadar slogan.
“Kampanye ini mengajak kita untuk benar-benar hadir bagi jantung kita sendiri. Jangan lewatkan sinyal yang tubuh kirimkan. Jangan tunda pemeriksaan. Jangan abaikan aktivitas fisik. Senam Jantung Sehat adalah cara paling sederhana untuk memulai, tidak butuh alat mahal, tidak butuh tempat khusus, cukup kemauan untuk bergerak,” jelasnya.
Ketua Bidang Komunikasi YJI Iwet Ramadhan menyoroti pentingnya pesan yang mudah dicerna masyarakat.
“Penyakit jantung itu sering datang tanpa aba-aba. Tapi kita bisa melatih diri untuk lebih peka. Lewat senam ini, kami ingin menyampaikan pesan bahwa menjaga jantung tidak harus rumit. Datang, bergerak, berkeringat, dan lakukan secara rutin. Itu sudah bentuk kepedulian yang nyata,” kata Iwet.
Tema global Hari Jantung Sedunia 2026 “Don’t Miss A Beat” menekankan tiga fokus utama, yakni mengenali tanda dan gejala penyakit kardiovaskular, melindungi kesehatan jantung, dan mendorong tindakan nyata dari pemerintah serta penyedia layanan kesehatan.
Melalui Senam Jantung Sehat Bersama ini, YJI ingin memastikan pesan tersebut tidak berhenti sebagai kampanye, tetapi bergerak secara harfiah. ***
Editor: Yoyok BP
Email: yoyokbp@gmail.com



Komentar