RUZKA INDONESIA — Kementerian Pekerjaan Umum (PU) merampungkan pekerjaan preservasi dan peningkatan Jalan Citeureup–Sukamakmur sepanjang 15,19 kilometer di Kabupaten Bogor, Jawa Barat (Jabar), melalui program Instruksi Presiden Jalan Daerah (IJD).
Pekerjaan ini diharapkan memperlancar mobilitas masyarakat dan meningkatkan konektivitas antardesa.
Peningkatan jalan tersebut diharapkan memberikan manfaat bagi masyarakat, terutama dalam menunjang aktivitas ekonomi dan distribusi hasil produksi.
“Penyelesaian pekerjaan Jalan Citeureup–Sukamakmur ini diharapkan dapat meningkatkan kenyamanan dan kelancaran perjalanan masyarakat,” ujar Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) 5.1 Provinsi Jawa Barat, Ayu Sukma Tristianti dikutip dari web BBPJN DKI-Jabar, Sabtu (24/10/2026).
Selain itu, lanjut Ayu, akses jalan yang semakin baik diharapkan turut mendukung aktivitas ekonomi warga, memperlancar distribusi hasil produksi, serta membuka peluang pengembangan potensi wilayah di sekitarnya.
Pekerjaan yang dilaksanakan Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) DKI Jakarta–Jawa Barat ini mencakup penanganan jalan sepanjang 15,19 kilometer dengan lebar bervariasi antara 4,5 meter hingga 6 meter.
Ruas tersebut menghubungkan kawasan pertigaan Citeureup dengan sejumlah wilayah perdesaan, meliputi Desa Tajur, Desa Pabuaran, Desa Cibadak, dan Desa Sukamakmur.
Penanganan dilakukan sesuai kebutuhan teknis pada setiap segmen jalan. Pekerjaan perkerasan menggunakan aspal Asphalt Concrete-Binder Course (AC-BC) dan Asphalt Concrete-Wearing Course (AC-WC). Pada bagian tertentu, digunakan rigid pavement atau perkerasan beton dengan mutu FS 45.
Akses Warga Bogor Semakin Lancar
Selain perkerasan, pekerjaan juga mencakup pemasangan saluran drainase U-Ditch untuk mendukung pengelolaan aliran air di sepanjang ruas yang ditangani. Kombinasi penanganan tersebut disesuaikan dengan kondisi lapangan agar fungsi jalan dapat berjalan optimal.
Dengan progres pekerjaan mencapai 100 persen, Jalan Citeureup–Sukamakmur diharapkan mempermudah perjalanan warga serta akses menuju pusat kegiatan ekonomi dan layanan publik. Kondisi jalan yang lebih baik juga berpotensi mendukung kelancaran pengangkutan barang dan hasil produksi masyarakat di wilayah sekitar.
Penyelesaian ruas ini merupakan bagian dari upaya Kementerian PU meningkatkan kualitas infrastruktur jalan daerah melalui program IJD. Perbaikan konektivitas tersebut diharapkan mendukung aktivitas masyarakat sekaligus mendorong pengembangan potensi wilayah di Kabupaten Bogor. (***)
Jurnalis: Dwi Retno Sari
Editor: Rusdy Nurdiansyah
Email: rusdynurdiansyah69@gmail.com



Komentar