Nasional
Beranda ยป Berita ยป Tanpa Dukungan Anggaran, Hanyalah Angan-angan Kawasan Aglomerasi Daerah Khusus Jakarta

Tanpa Dukungan Anggaran, Hanyalah Angan-angan Kawasan Aglomerasi Daerah Khusus Jakarta

Direktur Eksekutif Urban Policy, Nurfahmi Islami Kaffah. (Foto: Dok Ruzka Indonesia)
Direktur Eksekutif Urban Policy, Nurfahmi Islami Kaffah. (Foto: Dok Ruzka Indonesia)

RUZKA INDONESIA — Lembaga Kajian Kebijakan Publik Daerah Urban Policy, menyambut baik rencana pembentukan Dewan Kawasan Aglomerasi yang diharapkan menjadi terobosan baru penataan Jakarta dan kota penyangga pasca Jakarta saat tidak lagi menjadi Ibu Kota.

Kendati istilah Dewan Kawasan Aglomerasi relatif baru dalam tata kelola antar Pemerintah Daerah, kehadiran Dewan Kawasan Aglomerasi dinilai sangat urgent menuntaskan masalah lintas batas wilayah Jabodetabekjur yang selama ini kurang berjalan efektif.

Terlepas dari perdebatan apakah Wakil Presiden terpilih yang akan mengambil alih otoritas Dewan Kawasan atau dikembalikan untuk ditunjuk oleh Presiden.

Urban Policy menilai ada 3 Catatan Serius tentang Dewan Kawasan Aglomerasi yang harus diperhatikan, yakni:.Dukungan Anggaran Pusat, Kejelasan Program dan Dukungan Pemerintah Daerah Kawasan Jabodetabekjur.

Direktur Eksekutif Urban Policy, Nurfahmi Islami Kaffah menilai penanganan masalah di kawasan aglomerasi lagi-lagi tidak bisa dibebankan secara parsial mengandalkan Pemerintah Daerah, faktanya APBD Kabupaten/Kota penyangga Jakarta sangatlah terbatas.

Geger Penemuan Mayat Wanita Terapung di Perairan Santolo, Satuan Polairud Polres Garut Gerak Cepat Lakukan Evakuasi

"Kalaulah Dewan Kawasan Aglomerasi didesain membina Jabodetabekjur, kuncinya harus ada politik anggaran pusat yang signifikan, karena penyelesain masalah transportasi, banjir, dan lingkungan, selama ini selalu terbentur alasan batas administrasi dan APBD yang minim, tanpa politik anggaran, kawasan aglomerasi hanya angan-anganโ€ ujar Nurfahmi pada awak media, Selasa (19/03/2024).

Urban Policy menaruh harapan yang tinggi, bahwa Dewan Kawasan Aglomerasi bisa lebih โ€œbertaringโ€ daripada Badan Kerja Sama Pembangunan (BKSP) Jabodetabekjur, yang diketahui selama ini lebih banyak mengkoordinasikan Dana Hibah Pemprov DKI Jakarta kepada Kabupaten/Kota sekitarnya.

Sebaliknya, Dewan Kawasan Aglomerasi harusnya bisa lebih โ€œpowerfullโ€ memastikan adanya dukungan anggaran alokasi khusus dari pemerintah pusat, Kementerian/Lembaga ataupun pendanaan Asing yang dieksekusi secara konkrit di kawasan Jabodetabekjur sebagai Kegiatan Strategis Nasional, sehingga mendukung Jakarta menjadi kota bisnis berskala global.

Sebagai informasi, Badan Legislasi (Baleg) DPR RI dalam rapat Pleno pada Senin (18/03/2024) di Gedung DPR, menyepakati Keputusan tingkat I untuk membawa Rancangan Undang-Undang Daerah Khusus Jakarta ke Sidang Rapat Paripurna DPR RI dimana dari 9 Fraksi, 8 Fraksi menyatakan setuju dan satu menolak

Urban Policy berharap Penyusunan RUU Daerah Khusus Jakarta (DKJ) sebagai sarana akselerasi dan penyetaraan pelayanan publik di kawasan Jabodetabekjur yang selama ini cenderung timpang satu sama lain.

Rencana Pembangunan 2027, Depok Prioritaskan Infrastruktur dan SDM

Menurut Nurfahmi, RUU DKJ ini momen penting bagi Bodetabekjur ikut terakselerasi menuju kota Global, konsekuensinya jelas.

"Setiap daerah wajib meningkatkan kinerja pelayanan dan daya saing daerahnya, agar layak disebut Global City," terangnya.

Urban Policy merupakan lembaga Think tank Independen yang berfokus pada riset dan kajian kebijakan Publik Daerah di Indonesia. (***)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terpopuler

01

Merasa Dibackingi, Disegel Tetap Beroperasi, Satpol PP Depok Akhirnya Tutup Paksa Koat Coffee

02

Sempat Terhenti, Pembongkaran Bangunan Jogging Track di Badan Air Situ 7 Muara Sawangan Depok Dilanjutkan

03

Lapor KDM, Diintimidasi Preman, Pembongkaran Bangunan di Atas Air Situ 7 Muara Depok Terhenti!

04

Berlaku Nasional, Polres Garut Imbau Masyarakat Manfaatkan Layanan Gratis Contact Center 110

05

Suzuki Carry Minivan 2026, Irit dengan Kegagahan dan Kenyamanan

06

Depok akan Bangun Pabrik Pengelolaan Sampah RDF di TPA Cipayung

07

Warga Dukung Pembangunan Jogging Track Diatas Air Situ 7 Muara Depok, Benarkah Itu?

Sorotan






Kolom