RUZKA INDONESIA — Setelah sukses box office dengan dua horornya, Lembayung dan Sukma, Baim Wong bersama Tiger Wong Entertainment menantang diri dengan menyajikan kisah hangat lewat drama keluarga terbaru.
Drama keluarga bertajuk Semua Akan Baik-Baik Saja yang akan tayang di bioskop mulai 13 Mei 2026.
Film ini menampilkan sederet ikon drama Indonesia, seperti Reza Rahadian, Christine Hakim, Raihaanun, dan Teuku Rifnu Wikana.
Mereka berkolaborasi dengan para bintang muda Ari Irham dan pendatang baru seperti Aquene Djorghi, Malika Shaquena.
Lalu, ada penampilan pendatang baru aktor down syndrome Alim, memberikan drama realis yang lengkap dan matang.
Film ini turut dibintangi oleh Happy Salma, Asri Welas, Chew Kin Wah, Aimee Saras, Erick Estrada, Amanda Soekasah, Janna Soekasah, Muzakki Ramdhan.
Kemudian, Nagra Pakusadewo, Rebecca Tamara, Kenzo Eldrago Wong, Kiano Tiger Wong, serta debut layar lebar Ade Rai.
Mengaduk Emosi Penonton
Semua Akan Baik-Baik Saja akan mengaduk emosi penonton dengan kisah keluarga yang relate dengan banyak orang.
Membawa pesan tentang masalah dan beban yang dihadapi oleh satu keluarga, namun akan terasa ringan dan terlewati jika memikulnya bersama.
Ini adalah cerita tentang manusia yang mengalami pergulatan batinnya masing-masing. Sebuah cerita tentang keluarga, tentang seorang ibu dengan anak-anaknya.
“Mereka punya punya luka batinnya sendiri-sendiri, dan menemukan satu titik bersama. bahwa semua akan baik-baik aja pada waktunya,โ ujar penulis dan sutradara Baim Wong.
Baim turut menulis skenarionya bersama penulis dari banyak film laris box office Oka Aurora.
Kolaborasi keduanya mampu menghasilkan cerita yang kuat, dramatis secara natural, dan berbagai lapisan komedi yang tak terduga.
Sentuhan Komedi
Sentuhan komedi menjadi refleksi terhadap kehidupan dunia nyata, bahwa terkadang juga harus tetap tertawa dalam menghadapi berbagai masalah.Selalu ada sisi positif dari setiap kekurangan.
Reza Rahadian, yang memerankan karakter Langit, mengungkapkan salah satu yang ia cintai dari karakternya adalah Langit digambarkan sebagai sosok yang sangat manusiawi.
Langit memiliki masalah hidupnya sendiri, namun karena cintanya terhadap salah satu anggota keluarganya, membuat ia memperbaiki hubungannya bersama keluarga dari kesempatan kedua.
Dari yang hidupnya sempat tak punya arah,
jadi punya tujuan, saat tiba-tiba harus menjadi sosok orangtua untuk anak-anak dari kakaknya.
Setiap keluarga yang banyak anggotanya, pasti ada salah satu yang complicated. Tapi ada satu satu yang bisa mengubah hidup seseorang.
“Yang saya suka adalah betapa realistis karakternya. Dia bukan sosok satu-satunya hero. Dia memiliki kekurangan, tapi dia memiliki satu hal yang mengetuknya, yakni hubungan cinta dengan seseorang di anggota keluarganya,โ jelas Reza Rahadian.
Aktor Down Syndrom
Salah satu poin menarik dari proses produksi film Semua Akan Baik-Baik Saja adalah bahwa Baim benar-benar memberikan kesempatan untuk aktor down syndrom Alim terlibat secara penuh dengan kemampuannya berakting.
Saat reading pertama, Alim itu kesulitan untuk berdialog, jadi hampir gagal. Kemudian Alim pulang dan dia berlatih lagi bersama ibunya, dan kembali lagi ke Tiger Wong Entertainment untuk reading. Kemampuannya pun meningkat jauh.
“Saya di sini ingin memberikan kesempatan bukan karena Alim unik, tapi karena memang dia mampu dan punya kemampuan, inilah kesempatan talenta baru bersama dengan jajaran aktor yang sudah sangat berpengalaman,โ cerita Baim Wong.
Semua Akan Baik-Baik Saja adalah kisah tentang manusia-manusia yang memiliki cerita dan perjalanan mereka masing-masing.
Dan, setiap cerita, valid. Film Semua Akan Baik-Baik Saja juga sangat relate di tengah situasi saat ini yang dialami oleh banyak keluarga Indonesia. (***)
Jurnalis: Koesbiantoro/Editor: Rusdy Nurdiansyah
Email: rusdynurdiansyah69@gmail.com




















Komentar