RUZKA INDONESIA — PWI Jaya Seksie Musik dan Film bersama tim Tiga Jantung menggelar rapat pematangan Konser Musik Spiritual Mahabbah Allah Pakem 9, di kantor PWI DKI Jakarta Sie Musik dan Film, Gedung PPHUI, Jl.Rasuna Said, Jakarta Selatan (Jaksel).
Irish Riswoyo selaku ketua PWI Jaya Sie Musik dan Film sekaligus ketua panitia penyelenggara menjelaskan bahwa persiapan sudah mencapai 90%.
“Persiapan sudah mencapai 90%, sound system, lighting Sytem, audio visual dan man power serta pendukung acara sudah siap., Bahkan band penampil sudah mulai latihan sejak Kamis kemarin. nanti hari Jumat dan Ahad kita geber latihan lagi,” kata Irish, di Kawasan Kuningan Jakarta Selatan pada Rabu (13/05/2026).
Dalam kesempatan yang sama Mbah Kiyai Syaiful Umar dari Tiga Jantung yang sekaligus pencipta lagu mejelaskan bahwa Konser Mahabbah Allah Pakem 9 bukan konser musik biasa.
Bukan konser biasa tetapi konser Spiritual, yang bermakna sebagai ruwatan dan pertobatan Nasional.
“Konser ini memang konser musik, tapi memiliki makna spiritual yang mendalam, karena esensi dari konser ini mengajak para pemimpin kita dan semua elemen masyarakat untuk melakukan tobat nasional,” tegas Mbah Syaiful.
Bertobat
Ia menambahkan, pihaknya tidak ingin ada bencana lebih besar di negri ini, makanya mesti mohon sama Allah dan bertobat bersama-sama.
Beberapa bencana telah terjadi, banjir dan tanah lonsor Aceh dan Sumut, tabrakan kereta api, bahkan geopolitik perang Iran lawan Amerika dan Israel.
“Nah setelah konser pertobatan dan ruwatan ini. Kita Mohon kepada Allah SWT semoga kedepan bencana-bencana seperti ini tidak terjadi lagi,” lanjut Mbah Syaiful.
Budayawan Ngatawi Al-Zastrow yang hadir dalam rapat mematangan konser Mahabbah Allah mengaku senang bisa terlibat dalam acara ini.
Jadikan budaya sebagai media komunikasi yang mampu menembus segala lapisan masyarakat tanpa sekat, baik umaroh dan ulama.
“Ini acara yang luar biasa,” lewat musik ini juga kita jadikan media dialog dengan Alah SWT, karena lirik-lirik lagunya yang berisikan pertaubatan,” ungkap Kepala Makara Art Centre Universitas Indonesa (UI) itu.
Pentingnya Kesakralan Konser
Ulama dan tokoh spiritual Habib Sechan yang dalam acara ini akan membacakan do’a sakral menekankan pentingnya kesakralan konser.
“Saya minta, dalam konser nanti nilai kesakralan konser tetap terjaga, agar pesan dan kesannya bisa sampai kepada penonton, dengan demikian, makna pertobatan ini ener-benar bisa di ijabah oleh Allah SWT,” jelas purnawirawan Jenderal baret merah itu.
Selain menggelar rapat pematangan rencana konser, dalam waktu yang bersamaan juga menggelar technical meeting antara tim produksi dan perwakilan band pengisi acara.
Menteri Koordinator Bidang Hukum, Hak Asasi Manusia, Imigrasi, dan Pemasyarakatan Indonesia, Yusril Ihza Mahendra terkonfirmasi bakal hadir dalam konser ini.
Sementara panitia penyelenggara masih menunggu konfirmasi kehadiran Gubernur Jakarta, Pramono Anung dan Mendagri Tito Karnavian. (***)
Jurnalis/Editor: Rusdy Nurdiansyah
Email: rusdynurdiansyah69@gmail.com



Komentar