Nasional
Beranda ยป Berita ยป Satpol PP Depok Tertibkan PKL dan Bangli di Jalan Akses UI

Satpol PP Depok Tertibkan PKL dan Bangli di Jalan Akses UI

Pembongkaran bangunan liar di Jalan Akses UI, Kota Depok, Rabu (06/05/2026). (Foto: Dok RUZKA INDONESIA)

RUZKA INDONESIA — Aparat Satpol PP Kota Depok, melakukan penertiban pedagang kaki lima (PKL) dan bangunan liar (bangli), yang berada pada Jalan Akses UI, Kelurahan Pondok Cina, Kecamatan Beji, Rabu (06/05/2026).

Penertiban sebagai bagian dari upaya penegakan Peraturan Daerah (Perda) Kota Depok Nomor 5 Tahun 2022 sekaligus mengembalikan fungsi fasilitas umum agar dapat bermanfaat sebagaimana mestinya.

Kegiatan tersebut secara tegas namun tetap mengedepankan pendekatan humanis.

โ€œPenertiban ini adalah langkah tegas namun tetap humanis untuk menegakkan aturan serta mengembalikan fungsi fasilitas umum,โ€ ujar Kepala Satpol PP Kota Depok, Dede Hidayat dalam keterangannya, Kamis (07/05/2026).

Kegiatan berlangsung sejak pukul 08.00 hingga 12.30 WIB dengan melibatkan lebih dari 60 personel gabungan dari Satpol PP, Dinas Perhubungan, Polres Metro Depok, Kodim, unsur kelurahan, dan aparat terkait lainnya.

Antisipasi Aksi Begal, Polres Garut Tingkatkan Patroli Malam

Sebelum pembongkaran, petugas terlebih dahulu memberikan imbauan secara persuasif kepada para pemilik bangunan dan pedagang agar proses berjalan kondusif.

Evakuasi Barang Milik Warga

Kepala Bidang Trantibum Pamwal Satpol PP Kota Depok, R. Agus Mohamad, menjelaskan bahwa petugas lebih dulu melakukan evakuasi barang milik warga sebelum pembongkaran.

โ€œPetugas melakukan evakuasi barang milik warga terlebih dahulu, kemudian pembongkaran bangunan liar yang berdiri pada fasilitas umum,โ€ terangnya.

Dalam kegiatan tersebut, petugas juga mengerahkan satu unit alat berat ekskavator serta perlengkapan manual seperti palu godam dan linggis.

Hasil penertiban mencakup 17 bangunan liar dan lapak PKL yang berlokasi, RT 03 dan RT 04 RW 06.

DKP3 Depok: Total Ada 29 Ribu Hewan Korban

Bangunan yang ditertibkan terdiri dari toko bunga permanen, warung kopi, warteg, hingga bangunan kosong yang berdiri atas trotoar dan saluran drainase.

Menurut Agus, langkah tersebut merupakan bagian dari sanksi administratif atas pelanggaran aturan daerah sekaligus upaya penataan kawasan agar lebih tertib dan nyaman.

โ€œTujuan akhirnya adalah mengembalikan fungsi jalan, trotoar, dan saluran air agar bisa bermanfaat sebagaimana mestinya,โ€ pungkasnya. (***)

Jurnalis: Risjadin Muhammad
Editor: Rusdy Nurdiansyah
Email: rusdynurdiansyah69@gmail.com

Antisipasi Kejahatan Jalanan Malam Hari, Tim Perintis Presisi Polres Metro Depok Intensifkan Patroli Rutin

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terpopuler

01

Merasa Dibackingi, Disegel Tetap Beroperasi, Satpol PP Depok Akhirnya Tutup Paksa Koat Coffee

02

Sempat Terhenti, Pembongkaran Bangunan Jogging Track di Badan Air Situ 7 Muara Sawangan Depok Dilanjutkan

03

Lapor KDM, Diintimidasi Preman, Pembongkaran Bangunan di Atas Air Situ 7 Muara Depok Terhenti!

04

Berlaku Nasional, Polres Garut Imbau Masyarakat Manfaatkan Layanan Gratis Contact Center 110

05

Suzuki Carry Minivan 2026, Irit dengan Kegagahan dan Kenyamanan

06

Ekonomi Jakarta Moncer, Disokong Stabilnya Inflasi dan Terjaganya Aktivitas Perdagangan

07

Sekolah dan Upaya Membumikan Gapura Pancawaluya di SMAN 1 Cikijing

Sorotan






Kolom