RUZKA INDONESIA — Peringatan Hari Kartini 2026 menjadi hari bersejarah bagi Sekolah Cakra Buana Depok.
Dalam giat tersebut sekaligus diresmikan Ruang Auditorium dan Galeri Siti Nurul, Selasa (21/04/2026).
Acara tersebut dihadiri langsung tiga orang Wali Kota Depok, yakni Wali Kota Depok saat ini Supian Suri, Wali Kota Administratif Depok ke-6 peroode 1997-1999 sekaligus Wali Kota Depok ke-1 periode 1999-2005 Badrul Kamal, dan Wali Kota Administratif Depok ke-5 periode 1992-1996, Sofyan Safari Hamin.
Tampak hadir pula dua Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Depok, yaitu Sekda saat ini Mangnguluang Mansur dan Sekda periode 2003-2009 Winwin Winantika.
Peresmian galeri berlangsung semarak dirangkai dengan peringatan Hari Kartini sekaligus menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) Kota Depok ke-27.
Ruang Siti Nurul Auditorium dan Galeri merupakan persembahan sekolah Bintara dan Cakra Buana, berfungsi sebagai tempat pameran, apresiasi dan edukasi.
Ruang ini berisi informasi tentang sejarah Kota Depok, sejarah Sekolah Bintara, sejarah Sekolah Cakra Buana, karya-karya siswa dan guru, serta ruang presentasi dan unjuk potensi siswa dan guru.
Wali Kota Depok, Supian Suri mengutarakan Pemerintah Kota (Pemkot) Depok akan terus mendukung inovasi yang diinisiasi oleh Sekolah Cakra Buana.
“Apresiasi terhadap keberadaan Galeri dan Auditorium Siti Nurul. Saya bangga dan ini semangat kita sama, yaitu bagaimana mencerdaskan anak bangsa. Galeri ini salah satunya berisi tentang sejarah Kota Depok dari awal berdiri hingga perkembangannya saat ini,” ujarnya.
Fasilitas tersebut, lanjut Wali Kota, merupakan inovasi pendidikan yang dapat memperkuat pembentukan karakter di lingkungan sekolah.
“Galeri ini juga menjadi bagian dari pendidikan karakter agar anak-anak mengenal dan mencintai kota tempat mereka belajar,” terang Supian.
Ia berharap galeri tersebut terbuka untuk umum dan bisa dinikmati siapa saja, tidak terbatas hanya untuk kalangan sekolah, karena isinya bagus dan menarik.
โKami berharap Galeri dan Auditorium Siti Nurul tidak hanya diperuntukkan bagi warga sekolah Cakra Buana dan Bintara, tetapi juga dapat dimanfaatkan oleh masyarakat luas,” harap Supian.
Ketua Yayasan Cakra Buana, Safira Lestari mengutarakan galeri dan auditorium tersebut tidak hanya difungsikan sebagai fasilitas sekolah, tetapi juga dikembangkan menjadi mini museum yang menampilkan sejarah Kota Depok.
Galeri tersebut juga memuat perjalanan pendidikan Cakrabuana dan Bintara, termasuk berbagai karya siswa, capaian prestasi, serta dokumentasi sejarah kedua lembaga pendidikan tersebut.
Kehadiran fasilitas ini juga diharapkan dapat menjadi wadah bagi lahirnya generasi kreatif dan berprestasi.
โKami ingin menghadirkan ruang kreatif yang dapat mendukung potensi mereka di masa depan, karena setiap anak itu istimewa,” ungkapnya.
Di dalamnya juga ditampilkan konsep pendidikan karakter โ7 Gates of Loveโ yang menanamkan nilai cinta diri, sesama, bangsa, dan lingkungan.
“Mudah-mudahan bisa memberi warna baru dalam dunia pendidikan,” pungkas Safira. (***)
Jurnalis/Editor: Rusdy Nurdiansyah
Email: rusdynurdiansyah69@gmail.com


Komentar