Mancanegara
Beranda ยป Berita ยป Penembakan Brutal di Sydney Australia, 20 Orang Terluka

Penembakan Brutal di Sydney Australia, 20 Orang Terluka

Sejumlah mobil polisi mendatangi lokasi penembakan. (Foto: ABC News)
Sejumlah mobil polisi mendatangi lokasi penembakan. (Foto: ABC News)

RUZKA-REPUBLIKA NETWORK–Korban penembakan di Sydney, Australia, bertambah menjadi 20 orang, menurut pernyataan terkini Kepolisian Negara Bagian New South Wales, Senin (06/10/2025).

Polisi mengonfirmasi bahwa satu orang mengalami luka tembak dan dirawat di rumah sakit dalam kondisi serius, sedangkan tiga lainnya mengalami luka ringan dan 16 orang menerima perawatan medis di lokasi kejadian.

"Tidak ada laporan polisi terluka," tulis pernyataan tersebut.

Sebelumnya dilaporkan bahwa seorang pria berusia 60 tahun ditangkap setelah melepaskan sekitar 100 tembakan di Sydney barat pada Minggu (5/10).

Menurut aparat penegak hukum, aksi penembakan tersebut dilakukan tanpa pandang bulu, menyasar semua kendaraan yang melintas, termasuk mobil polisi.

3.623 Orang Terjebak di Pegunungan Jepang, Termasuk 246 Wisatawan Mancanegara

Kedutaan Besar Rusia di Australia mengatakan kepada RIA Novosti bahwa tidak ada warga negara mereka yang menghubungi Kedubes sehubungan dengan insiden penembakan di Sydney.(*/Sputnik-OANA)

Terpopuler

01

Merasa Dibackingi, Disegel Tetap Beroperasi, Satpol PP Depok Akhirnya Tutup Paksa Koat Coffee

02

Sempat Terhenti, Pembongkaran Bangunan Jogging Track di Badan Air Situ 7 Muara Sawangan Depok Dilanjutkan

03

Lapor KDM, Diintimidasi Preman, Pembongkaran Bangunan di Atas Air Situ 7 Muara Depok Terhenti!

04

Berlaku Nasional, Polres Garut Imbau Masyarakat Manfaatkan Layanan Gratis Contact Center 110

05

Ekonomi Jakarta Moncer, Disokong Stabilnya Inflasi dan Terjaganya Aktivitas Perdagangan

06

Sekolah dan Upaya Membumikan Gapura Pancawaluya di SMAN 1 Cikijing

07

Galeri Indonesia Kaya, Gelar Konser Kidung Natal Indonesia, Semangat Inklusivitas Berjalan Beriringan dalam Harmoni Musik Keroncong

Sorotan






Kolom