Nasional
Beranda ยป Berita ยป Pemkot Depok akan Bentuk Komisi Perlindungan Anak Daerah

Pemkot Depok akan Bentuk Komisi Perlindungan Anak Daerah

Pemkot Depok berencana akan bentuk KPAD. (Foto: Dok REPUBLIKA)ย 
Pemkot Depok berencana akan bentuk KPAD. (Foto: Dok REPUBLIKA)

RUZKA-REPUBLIKA NETWORK — Pemerintah Kota (Pemkot) Depok akan betekad membentuk perlindungan anak daerah yakni Komisi Perlindungan Anak Daerah (KPAD).

Hal itu guna, memaksimalkan peran Pemerintah dalam memberikan perlindungan terhadap anak dari berbagai tindak kekerasan.

Tekad membangun KPAD diungkapkan Wali Kota Depok, Supian Suri, usai bertemu dengan Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) di Gedung Balai Kota Depok, Jumat (11/04/2025).

Baca juga: KONI Ajak Warga Suksesksn Ajang PON yang Digelar di Depok

Kehadiran KPAD ini sebagai upaya pemerintah dalam melakukan pengawasan dalam rangka mempercepat upaya perlindungan anak dari tindak kekerasan yang terjadi di Kota Depok.

Data Perlinsos Bali Tembus 652.858 KK, Meutya Hafid Ingatkan Layanan Gratis

"Di tengah keprihatinan kita banyak kasus-kasus kekerasan terhadap anak, untuk itu kami bersama KPAI (Komisi Perlindungan Anak Indonesia) berikhtiar dan punya tekad untuk membentuk KPAD Kota Depok," jelas Supian.

Menurut Supian, berbagai upaya telah dilakukan Pemkot Depok untuk melindungi anak-anak. Serta mendorong terwujudnya hak mereka.

Baca juga: Pemkot Launching Program Depok Sayang Ama Emak

"Mudah-mudahan ini bagian ikhtiar kita untuk melindungi hak-hak anak di Kota Depok," harapnya.

Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) Kota Depok, Nessi Annisa Handari menuturkan, pihaknya dan bagian hukum Sekretariat Daerah (Setda) Depok akan berkoordinasi dengan KPAI untuk membuat kajian.

Lima Tersangka Terseret Kasus Eksploitasi Seksual, Polres Garut Bongkar Kasus TPPO di Cikelet

Serta mengumpulkan pemangku kepentingan anak yang ada di Kota Depok untuk dapat menjadi komisioner.

"Kami akan melibatkan keterwakilan unsur pemerhati anak, aparatur sipil negara, tokoh agama, tokoh masyarakat dan dunia usaha untuk menjadi komisioner," ungkapnya. (***)

Baca juga: Disdik Depok Sebut Festival Tunas Bahasa Ibu Jadi Gerakan Nyata Lestarikan Bahasa Daerah

Kurang dari 24 Jam, Polres Majalengka Tangkap 5 Terduga Pelaku Pembacokan di Jatiwangi

Terpopuler

01

Merasa Dibackingi, Disegel Tetap Beroperasi, Satpol PP Depok Akhirnya Tutup Paksa Koat Coffee

02

Sempat Terhenti, Pembongkaran Bangunan Jogging Track di Badan Air Situ 7 Muara Sawangan Depok Dilanjutkan

03

Lapor KDM, Diintimidasi Preman, Pembongkaran Bangunan di Atas Air Situ 7 Muara Depok Terhenti!

04

Ekonomi Jakarta Moncer, Disokong Stabilnya Inflasi dan Terjaganya Aktivitas Perdagangan

05

Galeri Indonesia Kaya, Gelar Konser Kidung Natal Indonesia, Semangat Inklusivitas Berjalan Beriringan dalam Harmoni Musik Keroncong

06

Gaya Hidup Modern Picu Risiko Penyakit Kronis, Primaya Hospital Bekasi Barat Luncurkan Wellness Center

07

Komunitas Bakul Budaya Meriahkan Pembukaan Pameran Arsip Bagong Kussudiardja

Sorotan



Yogi Kurniawan, dari Suporter Jadi CEO Klub




Kolom