Ekonomi
Beranda ยป Berita ยป Minat Besar Investor Global, PSEL Jadi Proyek Waste to Energy Terbesar di Dunia

Minat Besar Investor Global, PSEL Jadi Proyek Waste to Energy Terbesar di Dunia

Sesi seremoni pembuangan sampah pada tempatnya dalam acara 'Waste to Energy' yang dilakukan secara simbolis oleh Menteri Koordinator (Menko) Bidang Pangan, Zulkifli Hasan (tengah), Menteri Lingkungan Hidup, Jumhur Hidayat (keempat dari kiri), Chief Investment Officer BPI Danantara, Pandu Sjahrir (keempat dari kanan), Direktur Manajemen Proyek dan Energi Baru Terbarukan PLN, Suroso Isnandar (kedua dari kanan), Direktur Transformasi & Keberlanjutan Bisnis PT Pertamina (Persero), Agung Wicaksono (kedua dari kiri), Wali Kota Bogor, Didie Rachim (ketiga dari kiri), serta Wali Kota Medan, Rico Waas (ketiga dari kanan). (Foto: PLN/RUZKA INDONESIA)

RUZKA INDONESIA โ€“ Proyek Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL) kian menarik minat investor multinasional. Investasi hijau ini dinilai sangat menjanjikan bagi pasar privat berkat adanya kepastian skema kontrak jual-beli listrik Power Purchase Agreement (PPA) bersama PT PLN (Persero) berdurasi 30 tahun.

Merespons tingginya minat pasar, Menko Bidang Pangan Zulkifli Hasan menegaskan pemerintah bergerak cepat menyederhanakan regulasi pembangunan proyek PSEL untuk mempercepat penanganan sampah perkotaan dan menciptakan iklim investasi kondusif.

โ€œTugas saya cuma satu, regulasi diperbaiki. Dari ratusan tinggal tiga aturan. Kalau ada hambatan, saya tinggal undang. Kalau masih tidak bisa saya atasi, saya lapor. Presiden yang memimpin,” ujar Zulkifli dalam acara โ€˜Waste to Energy Talks 2026โ€™ di Jakarta, Kamis (16/7/2026).

Menteri Lingkungan Hidup, Jumhur Hidayat memaparkan bahwa reduksi emisi dari tata kelola sampah tidak hanya menyelesaikan masalah lingkungan, tetapi juga membuka peluang ekonomi baru melalui pasar perdagangan karbon nasional.

“Begitu Bapak mengurangi emisi 20 juta ton, ya mungkin Rp100 miliar – Rp150 miliar bisa dapat karena dijual di pasar karbon. Saya telah berhasil mengurangi emisi sekian juta atau sekian giga ton ekuivalen CO2, maka dijual ke pasar karbon. Nanti, dari KLHK akan dapat Sertifikat Pengurangan Emisi Indonesia dan itu dijual di pasar karbon,” tutur Jumhur.

BRI Menara BRILiaN Turut Berpartisipasi dalam Seminar Nasional KDMP, Dorong Kedaulatan Ekonomi Rakyat

Antusiasme Investor Global Tinggi

Chief Investment Officer BPI Danantara, Pandu Sjahrir menyebut PSEL sebagai proyek pengelolaan sampah menjadi energi terbesar di dunia yang menarik minat besar investor global.

“Alhamdulillah banyak sekali interest baik dari luar negeri dan juga dari dalam negeri, dan ini malah banyak juga nonbank himbara yang ingin masuk. Artinya kan semua partisipan semangat masuk ke proyek ini. Jadi, proyek ini secara akumulatif memang proyek waste to energy terbesar di dunia, makanya untuk orang yang berpartisipasi investment semua berlomba-lomba untuk hadir ke sini. Jadi, ya alhamdulillah antusiasmenya amat tinggi,” ujar Pandu.

Direktur Manajemen Proyek dan Energi Baru Terbarukan PLN, Suroso Isnandar menilai Perpres Nomor 109 Tahun 2025 menjadi angin segar bagi ekosistem ketenagalistrikan dan pengelolaan lingkungan.

“Kami memberikan jaminan kepada para mitra bahwa listrik yang dihasilkan akan diambil oleh PLN sebagai offtaker. Para mitra tidak perlu khawatir, komitmen jangka panjang PLN sudah teruji di berbagai sektor pembangkit lainnya yang bahkan memiliki Power Purchase Agreement (PPA) lebih dari 30 tahun. Jaminan ini akan terjaga dengan sangat baik,” tegas Suroso.

Desa Sejahtera Astra Bugisan Jadi Destinasi Wisata Budaya Berbasis SDGs

Dukung Atasi Darurat Sampah & Target NZE 2060

Ke depan, proyek PSEL diharapkan tidak hanya menjadi solusi mengatasi darurat sampah di berbagai daerah, tetapi juga langkah taktis mempercepat transisi energi baru terbarukan (EBT) milik PLN demi mengejar target Net Zero Emissions (NZE) pada 2060.

“Dalam konteks transisi energi dari berbasis termal ke energi baru terbarukan, PSEL menambah portofolio sumber energi kami sekaligus mengatasi darurat sampah. Karena itu, jika perlu program ini diterapkan di semua kota di Indonesia, PLN sangat siap,” pungkas Suroso. ***

Editor: Yoyok Bepe
Email: yoyokbp@gmail.com

Tambah Daya Listrik Hemat 50% Lewat PLN Mobile, Cek Syarat Promo Terbaru PLN

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terpopuler

01

Merasa Dibackingi, Disegel Tetap Beroperasi, Satpol PP Depok Akhirnya Tutup Paksa Koat Coffee

02

Sempat Terhenti, Pembongkaran Bangunan Jogging Track di Badan Air Situ 7 Muara Sawangan Depok Dilanjutkan

03

Lapor KDM, Diintimidasi Preman, Pembongkaran Bangunan di Atas Air Situ 7 Muara Depok Terhenti!

04

Berlaku Nasional, Polres Garut Imbau Masyarakat Manfaatkan Layanan Gratis Contact Center 110

05

Ekonomi Jakarta Moncer, Disokong Stabilnya Inflasi dan Terjaganya Aktivitas Perdagangan

06

Sekolah dan Upaya Membumikan Gapura Pancawaluya di SMAN 1 Cikijing

07

Galeri Indonesia Kaya, Gelar Konser Kidung Natal Indonesia, Semangat Inklusivitas Berjalan Beriringan dalam Harmoni Musik Keroncong

Sorotan






Kolom