Kolom
Beranda ยป Berita ยป MBG: ‘Sapu Lidi’ Raksasa Prabowo untuk Bersih-bersih Birokrasi

MBG: ‘Sapu Lidi’ Raksasa Prabowo untuk Bersih-bersih Birokrasi

Foto ilustrasi MBG: 'Sapu Lidi' Raksasa Prabowo untuk Bersih-bersih Birokrasi. (Foto: Dok RUZKA INDONESIA)

RUZKA INDONESIA — Ada satu hal menarik yang luput dari obrolan warung kopi soal program Makan Bergizi Gratis (MBG). Banyak yang sibuk menghitung kalori atau jenis lauknya, tapi jarang yang sadar bahwa program ini sebenarnya adalah ‘sapu lidi’ raksasa yang sedang dipake pemerintah buat bersih-bersih rumah.

โ€‹Kenapa saya bilang begitu? Karena MBG butuh duit yang nggak main-main. Dan justru di situlah letak “senjatanya”.

โ€‹Bukan kebetulan, tapi pembersihan yang di paksa, kita semua lihat sendiri belakangan ini: kasus-kasus di instansi ‘basah’ seperti Pajak dan Bea Cukai mendadak naik ke permukaan.

Satu per satu oknum yang selama ini hobi main mata mulai gerah. Apakah ini kebetulan? Saya rasa tidak.

โ€‹Logikanya begini: kalau pemerintah punya proyek raksasa yang menyentuh rakyat langsung, mereka nggak boleh lagi ada celah buat duit itu bocor.

Mahasiswi Serang Tewas di Cengkareng, Mas Tete Martha Ungkap Keunikan Hukum PIK 2 dan Desak Penutupan THM

Setiap rupiah yang dikantongi oknum nakal di Bea Cukai atau Pajak sekarang punya konsekuensi nyata: mengurangi jatah susu dan nasi anak sekolah.

โ€‹Dulu, mungkin kebocoran anggaran dianggap ‘angin lalu’ di balik angka-angka statistik yang rumit.

Tapi sekarang, dengan adanya MBG, korupsi jadi punya wajah. Korupsi bukan lagi soal angka di kertas, tapi soal mencuri hak makan anak bangsa. Inilah yang memaksa sistem pengawasan kita bekerja berkali-kali lipat lebih galak.

โ€‹Menutup Keran yang Bocor Demi Gizi Anak Bangsa

โ€‹Dana besar untuk MBG memaksa negara untuk bersikap tegas: “Kalau mau program ini jalan, keran pendapatan nggak boleh ada yang rembes!”

Catatan Cak AT: Negara yang Terlambat Memeriksa

Itulah kenapa kita lihat audit makin ketat dan transparansi digital makin dipaksakan. Pemerintah jadi punya alasan kuat untuk “menghajar” siapa pun yang berani menghambat aliran dana negara, karena taruhannya adalah janji politik paling nyata di mata rakyat.

โ€‹Maraknya pengungkapan kasus korupsi belakangan ini sebenarnya adalah kabar baik. Itu tandanya sistem imun kita lagi bekerja.

Kita lagi “cuci gudang” agar setiap sen pajak yang kita bayar benar-benar mendarat di piring anak-anak kita, bukan di rekening luar negeri para koruptor.

โ€‹Apresiasi untuk Langkah Berani

โ€‹Di titik ini, kita perlu memberikan apresiasi yang tulus. Selamat kepada Presiden Prabowo Subianto atas keberaniannya mengeksekusi program ini.

Catatan Cak AT: Anak Bukan Kertas Kosong

Bukan hanya karena visi gizinya, tapi karena lewat MBG, Bapak secara tidak langsung sedang memaksa seluruh jajaran birokrasi untuk lebih jujur dan bersih.

โ€‹Memang tidak mudah mengubah mentalitas lama, tapi dengan menjadikan perut anak bangsa sebagai prioritas, ruang gerak para koruptor secara otomatis makin terjepit.

โ€‹Semoga momentum bersih-bersih ini terus berlanjut. Karena pada akhirnya, negara yang kuat bukan cuma negara yang rakyatnya kenyang, tapi juga negara yang birokrasinya nggak hobi “makan” jatah rakyat. (***)

Penulis: Bobby Sumantri/Pemimpin Perusahaan Ruzka indonesia

Terpopuler

01

Merasa Dibackingi, Disegel Tetap Beroperasi, Satpol PP Depok Akhirnya Tutup Paksa Koat Coffee

02

Sempat Terhenti, Pembongkaran Bangunan Jogging Track di Badan Air Situ 7 Muara Sawangan Depok Dilanjutkan

03

Lapor KDM, Diintimidasi Preman, Pembongkaran Bangunan di Atas Air Situ 7 Muara Depok Terhenti!

04

Ekonomi Jakarta Moncer, Disokong Stabilnya Inflasi dan Terjaganya Aktivitas Perdagangan

05

Sekolah dan Upaya Membumikan Gapura Pancawaluya di SMAN 1 Cikijing

06

Galeri Indonesia Kaya, Gelar Konser Kidung Natal Indonesia, Semangat Inklusivitas Berjalan Beriringan dalam Harmoni Musik Keroncong

07

Gaya Hidup Modern Picu Risiko Penyakit Kronis, Primaya Hospital Bekasi Barat Luncurkan Wellness Center

Sorotan



Yogi Kurniawan, dari Suporter Jadi CEO Klub




Kolom