RUZKA INDONESIA — Palari Films merilis teaser trailer film terbarunya berjudul Desember Jani, yang menjadi โAll Women Projectโ saat media gathering di ForkSteel, Kuningan, Jakarta Selatan.
Mengangkat dinamika sebuah keluarga terdiri dari empat perempuan dari tiga generasi; Oma, Mama, dan dua remaja putri (kakak & adik).
Dalam teaser trailer, diceritakan Sigi Wimala memerankan seorang Ibu bernama Winnie yang
tinggal bersama anak keduanya, Jani (Chempa Puteri), dan ibunya, Oma (Tutie Kirana).
Sementara anak pertamanya, Julia (Hyori Mika) kabur dari rumah. Winnie merasa harus
bertanggung jawab terhadap keluarganya, sembari menavigasi perasaan dan emosinya.
Tak hanya teaser trailer, Desember Jani juga merilis music video dari OST film berjudul Kopi
Kaleng ciptaan Harlan Boer, yang kini diaransemen ulang dan dibawakan oleh dua pemeran film, Hyori Mika dan Chempa Puteri.
Music video ini disutradarai dan di-edit oleh Hyori Mika, menampilkan relasi sisterhood yang kompak dan hangat antara karakter Jani dan Julia.
Desember Jani digarap oleh para sineas perempuan, dari sutradara Ariani Darmawan, yang
menandai kembalinya ke dunia film setelah lama hiatus, dengan produser Meiske Taurisia,
dan debut penulisan skenario dari novelis Cyntha Hariadi.
Film ini juga dibintangi seluruhnya oleh pemeran perempuan dari lintas generasi: Chempa Puteri, Sigi Wimala, Tutie Kirana, dan Hyori Mika.
Selain merilis teaser trailer, Palari Films juga mengumumkan bergabungnya Luna Maya
sebagai produser eksekutif film Desember Jani, sekaligus menguatkan proyek film yang
digawangi oleh para perempuan, baik di jajaran pemeran, sutradara, produser, hingga
produser eksekutif.
โSaat ruang interaksi semakin luas dan tak berbatas, termasuk dunia digital, maka
kemampuan โberbicaraโ & โmendengarkanโ are the muscle we need to exercise. Dan latihan
di rumah bersama keluarga, idealnya menjadi tempat utama bagi anak dan remaja.
Sayangnya keluarga tak pernah ideal, tidak terkecuali keluarga Jani,โ ujar produser Meiske
Taurisia dalam siaran pers yang diterima, Kamis (17/09/2026).
Desember Jani adalah film tentang sebuah keluarga yang tidak sempurna tapi masih mau
mencoba.
“Bagaimana hubungan keluarga yang terkadang tidak selalu bisa mengatakan apa yang ingin dikatakan. Rasanya berbicara jujur apa adanya, mungkin cara terbaik untuk mendekatkan kembali satu sama lain,โ tambah sutradara Ariani Darmawan.
Bagi Sigi Wimala, yang memerankan Winnie, seorang ibu kehilangan anaknya, mengungkapkan bahwa Desember Jani bisa menggambarkan tentang dinamika emosi empat Perempuan tiga generasi yang ada di dalam sebuah keluarga.
“Tidak semua yang pergi benar-benar hilang.. Mungkin itu juga bisa menggambarkan
bahwa yang pergi itu bisa jadi tidak selamanya, bisa jadi sementara. Apa yang terjadi di
keluarga ini adalah bentuk ekspresi cinta, dengan berbagai layer dan kompleksitas. Gengsi tapi rindu, namun lebih baik tidak bertemu. Semua itu rasanya ada di dalam keluarga dan itu yang tetap menjadikannya sebuah keluarga,โ jelas Sigi Wimala.
Pengalaman Baru
Sementara itu, Luna Maya, yang bergabung sebagai produser eksekutif mengungkapkan
antusiasmenya.
Bagi Luna, film Desember Jani menjadi warna baru bagi perfilman Indonesia dan memberikan pengalaman baru untuknya.
โSaya merasa sangat senang bisa menjadi bagian dari produser eksekutif film Desember
Jani. Sebuah film dengan warna lain yang hangat dari Palari Films, yang selama ini selalu
menjaga kualitas filmnya di bioskop, dan berdaya saing di festival film internasional. Saya
juga bangga menjadi bagian dari All Women Project ini,โ ungkap Luna Maya.
Seluruh rangkaian perilisan teaser trailer, music video OST Kopi Kaleng, hingga pengenalan
Luna Maya sebagai produser eksekutif dilakukan saat media gathering di ForkSteel, sebuah
restoran 24 jam yang bergaya industrial yang baru dibuka di Kuningan, Jakarta Selatan.
ForkSteel sendiri berada di bawah ekosistem Fork, sebuah grup F&B yang besar di Bandung,
dan kini mengembangkan ekspansinya ke Jakarta.
Dukungan ForkSteel untuk film Desember Jani sendiri juga bukan tanpa alasan. Sebab, film
ini sepenuhnya syuting di Bandung, dan kota ini menjadi napas selaras semangat kreatifitas
Bandung antara Desember Jani dan ekosistem Fork yang lahir di Bandung.
Film ini mengangkat tema yang dekat dengan keseharian keluarga Indonesia: jarak emosional antargenerasi, cinta yang hadir dalam diam, dan keberanian untuk memulai kembali.
Desember, Jani akan tayang pada akhir tahun 2026 di di bioskop. (***)
Jurnalis: Koesbiantoro
Editor: Rusdy Nurdiansyah
Email: rusdynurdiansyah69@gmail.com



Komentar