Lingkungan
Beranda ยป Berita ยป Launching Gerakan Pilah Sampah, Munjirin: Jangan Wariskan Masalah Lingkungan

Launching Gerakan Pilah Sampah, Munjirin: Jangan Wariskan Masalah Lingkungan

Wali Kota Administrasi Jakarta Timur (Jaktim), Munjirin, saat menghadiri Launching Gerakan Sampah Pilah dari Sumbernya, RPTRA Pulo Indah, Kelurahan Penggilingan, Kecamatan Cakung, Jaktim, Selasa (12/05/2026). (Foto: Dok RUZKA INDONESIA)

RUZKA INDONESIA — Persoalan sampah saat ini bukan lagi sekadar kebiasaan membuang sampah pada tempatnya, melainkan menjadi tanggung jawab bersama dalam menjaga kelestarian lingkungan hidup.

Hal tersebut ditegaskan Wali Kota Administrasi Jakarta Timur (Jaktim), Munjirin, saat menghadiri Launching Gerakan Sampah Pilah dari Sumbernya.

Giat berlangsung dalam RPTRA Pulo Indah, Kelurahan Penggilingan, Kecamatan Cakung, Jaktim, Selasa (12/05/2026).

Kegiatan tersebut dirangkaikan dengan Deklarasi Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STBM) serta penyerahan Alat Pemadam Api Ringan (APAR) kepada masyarakat.

Munjirin mengapresiasi langkah konkret Kecamatan Cakung yang menggelar deklarasi pemilahan sampah secara serentak di seluruh kelurahan se-Kecamatan Cakung.

Gerakan Penanaman Pohon, UIII Bersama ASN Depok Tanami Ratusan Pohon di Sepadan Kali Cijantung

Menurutnya, gerakan tersebut menjadi simbol penting bahwa perubahan besar dalam pengelolaan lingkungan berawal dari rumah tangga.

โ€œJaktim memproduksi sekitar 2.400 ton sampah setiap harinya. Jika kita tidak bergerak sekarang, maka warisan yang kita tinggalkan kepada anak cucu hanyalah tumpukan masalah lingkungan,โ€ ujar Munjirin.

Gerakan Pemilahan Sampah

Ia menegaskan, gerakan pemilahan sampah tersebut sejalan dengan Instruksi Gubernur Nomor 5 Tahun 2026 tentang Gerakan Pemilahan dan Pengolahan Sampah dari Sumber.

Dalam kebijakan tersebut, seluruh warga Jakarta berkewajiban melakukan pemilahan dan pengolahan sampah sejak dari sumbernya, mulai dari sampah organik, anorganik, B3, hingga residu.

Menurutnya, pemilahan sampah menjadi langkah penting dalam mengurangi beban sampah yang dikirim ke TPST Bantargebang.

Dinas PUPR Depok Lakukan Normalisasi Situ dan Kali di 8 Lokasi

Pemilahan sampah sekaligus membuka peluang pemanfaatan sampah menjadi sesuatu yang bernilai ekonomi.

โ€œPemilahan dan pengolahan sampah adalah kunci keberhasilan pengelolaan lingkungan. Sampah bukan lagi sesuatu yang harus terbuang, tetapi dapat diolah kembali dan memiliki nilai ekonomi,โ€ jelasnya.

Munjirin berharap semangat memilah sampah tidak berhenti pada seremoni semata, melainkan menjadi budaya baru dalam kehidupan sehari-hari.

Hal tersebut tentunya untuk menciptakan lingkungan yang bersih, sehat, dan berkelanjutan.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Ketua Tim Penggerak PKK Kota Administrasi Jaktim, Essie Feransie Munjirin, para Asisten Kota Administrasi Jaktim dan Camat Cakung Rohmad.

Majalengka Tetapkan Siaga Darurat Kekeringan dan Karhutla Hingga Oktober 2026

Lalu, juga hadir para lurah se-Kecamatan Cakung, tokoh agama, tokoh masyarakat, Ketua RT/RW, kader PKK, LMK, Dasawisma, serta Staf Khusus Gubernur Provinsi Pemprov Jakarta Bidang Pembangunan dan Tata Kota, Nirwono Yoga. (***)

Jurnalis/Editor: Rusdy Nurdiansyah
Email: rusdynurdiansyah69@gmail.com

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terpopuler

01

Merasa Dibackingi, Disegel Tetap Beroperasi, Satpol PP Depok Akhirnya Tutup Paksa Koat Coffee

02

Sempat Terhenti, Pembongkaran Bangunan Jogging Track di Badan Air Situ 7 Muara Sawangan Depok Dilanjutkan

03

Lapor KDM, Diintimidasi Preman, Pembongkaran Bangunan di Atas Air Situ 7 Muara Depok Terhenti!

04

Berlaku Nasional, Polres Garut Imbau Masyarakat Manfaatkan Layanan Gratis Contact Center 110

05

Ekonomi Jakarta Moncer, Disokong Stabilnya Inflasi dan Terjaganya Aktivitas Perdagangan

06

Sekolah dan Upaya Membumikan Gapura Pancawaluya di SMAN 1 Cikijing

07

Galeri Indonesia Kaya, Gelar Konser Kidung Natal Indonesia, Semangat Inklusivitas Berjalan Beriringan dalam Harmoni Musik Keroncong

Sorotan






Kolom