Lingkungan Nasional
Beranda ยป Berita ยป Karhutla Hanguskan 2,5 Hektare Hutan di Sumedang, Petugas Gabungan Berjibaku Padamkan Api

Karhutla Hanguskan 2,5 Hektare Hutan di Sumedang, Petugas Gabungan Berjibaku Padamkan Api

Gabungan anggota TNI & Polri padamkan api dengan alat seadanya. (Foto:Dok Danang)

RUZKA INDONESIA — Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) melanda kawasan Perum Perhutani KPH Sumedang, tepatnya di wilayah BKPH Ujungjaya, Kabupaten Sumedang, Jawa Barat, Kamis (23/07/2026).

Kebakaran yang terjadi di sekitar ruas Jalan Raden Ali Sadikin, Desa Ujungjaya, Kecamatan Ujungjaya, itu menghanguskan sekitar 2,5 hektare kawasan hutan.

Tak hanya vegetasi hutan, sejumlah tanaman milik petani penggarap lahan turut terdampak. Tanaman palawija seperti jagung serta beberapa pohon mangga dilaporkan ikut terbakar akibat kobaran api.

Pemadaman dilakukan secara manual

Petugas Perhutani BKPH Ujungjaya, Otong, mengatakan proses pemadaman melibatkan berbagai unsur. Karena keterbatasan akses dan peralatan, petugas melakukan pemadaman secara manual dengan peralatan seadanya.

“Pemadaman dilakukan bersama-sama melibatkan Polhut, Perum Perhutani BKPH Ujungjaya, Forkopimcam Ujungjaya, Polsek Ujungjaya, Koramil 1009/Tomo, Damkar Kabupaten Sumedang, Satpol PP Kecamatan Ujungjaya, serta personel Yon TP Jaya Perkasa,” ujarnya.

UKW Jabar, 93 Persen Lebih Wartawan Dinyatakan Kompeten

Upaya pemadaman dimulai sekitar pukul 12.00 WIB. Setelah lebih dari empat jam berjibaku melawan api, petugas akhirnya berhasil memadamkan kebakaran pada pukul 16.23 WIB.

Yon TP Jaya Perkasa ikut membantu pengendalian api

Dalam operasi pemadaman tersebut, personel Yon TP Jaya Perkasa yang dipimpin Danru Provos Serda Usep H. turut membantu mempercepat pengendalian api agar tidak merambat lebih luas ke kawasan hutan lainnya.

Danpos Ramil Ujungjaya, Peltu Danang Giarto, mengapresiasi kerja sama seluruh pihak yang terlibat dalam proses pemadaman.

“Alhamdulillah, berkat kerja sama seluruh unsur, api berhasil dipadamkan. Namun, kebakaran ini menghanguskan tanaman palawija berupa jagung hingga pohon mangga milik masyarakat,” kata Danang.

Keterbatasan alat jadi kendala pemadaman

Menurut Danang, salah satu kendala yang dihadapi petugas selama proses pemadaman adalah minimnya sarana dan prasarana. Kondisi tersebut membuat petugas harus bekerja ekstra dengan metode manual.

Kapolri Hadiri Bazar Kreasi Bhayangkari Nusantara 2026, Perkuat Pemberdayaan UMKM dan Budaya Lokal

Ia berharap ke depan tersedia peralatan pemadam yang lebih memadai untuk mengantisipasi kejadian serupa, terutama saat musim kemarau ketika risiko kebakaran hutan dan lahan meningkat.

Selain itu, masyarakat diimbau untuk segera melaporkan apabila menemukan titik api di kawasan hutan. Laporan cepat dinilai penting agar penanganan dapat dilakukan lebih awal sehingga kebakaran tidak meluas.

“Segera laporkan apabila ada titik api kepada Perum Perhutani BKPH Ujungjaya maupun Forkopimcam Ujungjaya. Kecepatan informasi sangat membantu proses penanganan,” tuturnya. (***)

Jurnalis: Eko Widiantoro
Editor: Rusdy Nurdiansyah
Email: rusdynurdiansyah69@gmail.com

Kejaksaan Depok Tetapkan Dua Tersangka Korupsi Antena RRI, Kerugian Negara Capai Rp 8 Miliar

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terpopuler

01

Merasa Dibackingi, Disegel Tetap Beroperasi, Satpol PP Depok Akhirnya Tutup Paksa Koat Coffee

02

Sempat Terhenti, Pembongkaran Bangunan Jogging Track di Badan Air Situ 7 Muara Sawangan Depok Dilanjutkan

03

Lapor KDM, Diintimidasi Preman, Pembongkaran Bangunan di Atas Air Situ 7 Muara Depok Terhenti!

04

Berlaku Nasional, Polres Garut Imbau Masyarakat Manfaatkan Layanan Gratis Contact Center 110

05

Ekonomi Jakarta Moncer, Disokong Stabilnya Inflasi dan Terjaganya Aktivitas Perdagangan

06

Sekolah dan Upaya Membumikan Gapura Pancawaluya di SMAN 1 Cikijing

07

Galeri Indonesia Kaya, Gelar Konser Kidung Natal Indonesia, Semangat Inklusivitas Berjalan Beriringan dalam Harmoni Musik Keroncong

Sorotan






Kolom