RUZKA INDONESIA — Hujan yang kerap mengguyur Kota Depok akhir-akhir ini menyebabkan banjir dan longsor.
Berbagai upaya penanganan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Depok, salah satunya dengan membersihkan saluran yang tersumbat sampah.
Untuk itu, Dinas PUPR Kota Depok menyiagakan puluhan Satuan Tugas (Satgas) setiap harinya.
Satgas melakukan secara rutin penanganan longsor, banjir, pembangunan turap, normalisasi situ, perbaikan jalan dan lain sebagainya.
โSetiap hari Satgas berjibaku melakukan penanganan kejadian berdasarkan laporan yang masuk, juga hasil dari monitoring tim lapangan,โ ujar Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas PUPR Kota Depok, Yodi Joko Bintoro, Jumat (08/05/2026).
Menurut Yodi, penanganan pengerjaan akhir-akhir ini meliputi penanganan turap roboh outlet Situ Cilodong, penanganan longsor Jalan Sawangan Permai.
Lalu, perbaikan turap Jalan Swadaya Tapos, normalisasi saluran RW 15 Bukit Cengkeh dan normalisasi Kali Jantung saluran inlet Situ Pengarengan dan lain sebagainya.
โKemarin kami bersama Pak Wali Kota Supian Suri juga melakukan monitoring longsor Jalan Abdul Wahab dan titik banjir perbatasan Pasir Putih-Cipayung atau dekat Tempat Pembuangan Akhir (TPA),” ungkapnya.
Lapor Satgas Dinas PUPR Depok
Lanjut Yodo, akan ada beberapa langkah penaganan dengan anggaran Biaya Tak Terduga (BTT) sebagai solusi dari penanganan masalah tersebut.
โKami mengimbau masyarakat untuk segera melapor jika terdapat potensi longsor maupun banjir wilayah masing-masing,” imbuhnya.
Laporan bisa disampaikan melalui WhatsApp Call Center Dinas PUPR Kota Depok di nomor 0851-1160-6567 dengan waktu operasional SeninโJumat pukul 08.00โ 20.00 WIB dan Sabtu pukul 08.00 – 16.00 WIB.
Ia menambahkan, imbauan tersebut merupakan langkah antisipasi agar potensi bencana dapat segera tertangani dan tidak menimbulkan kerugian yang lebih besar.
Masyarakat juga diminta untuk menjaga kebersihan lingkungan, terutama tidak membuang sampah sembarangan ke saluran air yang dapat memicu penyumbatan.
โFaktor terbesar penyebab tersumbatnya aliran kali adalah sampah. Kami terus mendorong kesadaran masyarakat untuk tidak membuang sampah sembarangan, agar tidak terjadi banjir,โ pungkasnya. (***)
Jurnalis: Risjadin Muhammad
Editor: Rusdy Nurdiansyah
Email: rusdynurdiansyah69@gmail.com




















Komentar