RUZKA INDONESIA — Aroma semangat dan optimisme begitu terasa di Kecamatan Cimanggis, Kota Depok, Senin (15/06/2026), saat berlangsung seremoni pelepasan kontingen catur Kota Depok yang akan berlaga pada Kejuaraan Daerah (Kejurda) Catur Jawa Barat (Jabar) 2026.
Kejuaraan tersebut dijadwalkan berlangsung di Kota Sukabumi pada 15โ19 Juni 2026.
Selain dihadiri para atlet yang sebagian besar merupakan atlet junior, acara ini juga diikuti para orang tua atlet yang tampak antusias memberikan dukungan.
Kontingen Kota Depok terdiri atas 30 atlet junior yang akan bertanding pada berbagai kelompok umur, mulai dari Kelompok Umur A hingga G, serta masing-masing satu atlet kategori senior dan veteran.
Dalam acara pelepasan tersebut, Ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kota Depok, Herry Suprianto, Ketua Umum Pengurus Cabang (Pengcab) Percasi Kota Depok, Abdul Rahman, serta Sekretaris Kecamatan Cimanggis, Achmad Munandar secara bergantian memberikan sambutan dan motivasi kepada para atlet yang akan mewakili Kota Depok di ajang Kejurda.
Dalam sambutannya, Herry memberikan apresiasi tinggi terhadap soliditas organisasi dan tata kelola Percasi Kota Depok di bawah kepemimpinan Abdul Rahman yang akrab disapa Abra.
Menurutnya, pengelolaan organisasi yang baik, disertai perencanaan dan pembinaan yang berkelanjutan, telah berbanding lurus dengan berbagai prestasi yang berhasil diraih Percasi Kota Depok selama beberapa tahun terakhir.
Ia juga menilai perkembangan komunitas dan klub catur yang semakin menjamur di berbagai wilayah Kota Depok menjadi indikator positif keberhasilan pembinaan yang dilakukan.
Kehadiran klub-klub tersebut dinilai mampu melahirkan atlet-atlet potensial yang terus mengharumkan nama Kota Depok melalui berbagai prestasi.
“Saya mengapresiasi Ketua Percasi beserta jajarannya yang telah berupaya mengirimkan atlet-atletnya ke Kejurda Jabar 2026. Di tengah kondisi efisiensi anggaran, Percasi Kota Depok justru mampu memberangkatkan kontingen secara penuh,” ujar Herry.
Ia juga mengucapkan selamat kepada para atlet yang terpilih mewakili Kota Depok serta berharap ajang Kejurda dapat menjadi sarana evaluasi sekaligus pembinaan bagi para pecatur muda.
“Ajang Kejurda ini menjadi sarana evaluasi yang sangat penting untuk mengukur kemampuan atlet sekaligus melihat hasil dari proses latihan yang selama ini dilakukan oleh tim pelatih,” katanya.
Herry berharap para atlet mampu memberikan hasil terbaik dan memenuhi target yang telah dicanangkan, yakni menembus tiga besar Jawa Barat.
Meski demikian, ia mengakui target tersebut tidak mudah dicapai mengingat tingginya tingkat persaingan olahraga di Jawa Barat.
“Terus terang, Jawa Barat merupakan barometer prestasi olahraga nasional, sehingga tingkat persaingannya sangat ketat, termasuk pada cabang olahraga catur,” ungkapnya.
Optimistis
Sementara itu, optimisme juga ditunjukkan Ketua Umum Percasi Kota Depok, Abdul Rahman. Menurutnya, Kejurda bukan sekadar ajang kompetisi, tetapi juga menjadi sarana menjaring atlet-atlet potensial untuk menghadapi ajang yang lebih bergengsi, yakni Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jabar 2026 yang akan digelar pada November mendatang.
Pada perhelatan tersebut, Kota Depok bersama Kota Bekasi akan bertindak sebagai tuan rumah.
“Kami memiliki banyak agenda yang dapat menjaring atlet-atlet potensial dan berprestasi, seperti Liga Catur yang diselenggarakan Percasi, hasil O2SN, pembinaan klub, hingga berbagai turnamen antarklub,” ujar Abdul Rahman yang akrab disapa Abra.
Ia juga menyampaikan terima kasih kepada KONI Kota Depok dan Pemerintah Kota (Pemkot) Depok atas dukungan yang terus diberikan kepada Percasi.
“Tadi Pak Supian Suri selaku Wali Kota Depok juga telah menyampaikan dukungannya secara virtual dalam rangka melepas keberangkatan atlet catur Kota Depok ke Kejurda ini,” katanya.
Menurut Abra, dukungan yang tidak kalah penting datang dari kekompakan para pengurus, atlet, serta orang tua yang terus mendampingi dan memberikan motivasi kepada putra-putrinya.
“Kami telah menjalankan sistem pembinaan dan perekrutan atlet secara berkesinambungan. Proses ini membutuhkan kerja keras dan komitmen yang luar biasa. Dengan kebersamaan seluruh unsur yang ada, saya optimistis target menembus tiga besar Jabar dapat tercapai tahun ini,” jelasnya.
Sebagai bentuk motivasi tambahan bagi para atlet, Abra juga menyiapkan bonus pribadi bagi peraih medali.
Atlet yang berhasil meraih medali emas akan mendapatkan bonus sebesar Rp1 juta, peraih medali perak Rp750 ribu, dan peraih medali perunggu Rp500 ribu. (***)
Jurnalis: Asliatama Ahmad
Editor: Rusdy Nurdiansyah
Email: rusdynurdiansyah69@gmail.com






Komentar