RUZKA INDONESIA — Calon Presiden Perancis, Jean-Luc Mélenchon, berjanji jika
terpilih pada tahun 2027 akan melaksanakan surat perintah penangkapan dari Mahkamah Pidana Internasional (ICC) terhadap Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu.
Hal ini diungkapkan dalam buku yang diterbitkan pada Jumat (06/11/2026), sebagaimana dilaporkan Anadolu.
Adapun buku tersebut merupakan edisi baru dari “Masa Depan Bersama” (“The Common Future”), yang memuat program pemilihan resmi dari kandidat partai France Unbowed (LFI) tersebut.
Dalam buku tersebut menjabarkan sekitar 1.000 janji yang mencakup berbagai topik, termasuk pertahanan, NATO, dan isu Palestina.
Dalam program tersebut, Mélenchon berjanji melaksanakan surat perintah penangkapan ICC terhadap Netanyahu serta segera menarik Prancis dari komando terintegrasi NATO.
Ia juga menyerukan agar peristiwa pembunuhan ratusan orang Aljazair oleh polisi Prancis—yang terjadi saat demonstrasi damai di Paris pada 17 Oktober 1961—diakui sebagai “kejahatan negara.” (***)
Jurnalis/Editor: Rusdy Nurdiansyah
Email: rusdynurdiansyah69@gmail.com



Komentar