Nasional
Beranda ยป Berita ยป Menaker Bagikan Lima Bekal Sukses Hadapi Persaingan Dunia Kerja kepada Siswa SMK

Menaker Bagikan Lima Bekal Sukses Hadapi Persaingan Dunia Kerja kepada Siswa SMK

Menaker Yassierli saat memberi motivasi di SMK Nasyrul Ulum Gegesik, Jumat (6/11/2026). (Foto Kemnaker/Ruzka Indonesia)

RUZKA INDONESIA โ€“ Menteri Ketenagakerjaan Yassierli membagikan lima bekal penting kepada siswa SMK Nasyrul Ulum Gegesik, Cirebon, Jawa Barat, agar mampu menghadapi persaingan dunia kerja yang semakin ketat.

Kelima bekal tersebut meliputi cita-cita tinggi, keterampilan yang teruji, penguasaan bahasa asing, keyakinan pada kemampuan diri, serta kedekatan dengan Tuhan dan berbakti kepada orang tua.

Bekal pertama, generasi muda harus memiliki cita-cita besar sebagai energi untuk terus belajar, bekerja keras, dan memberi manfaat bagi orang lain.

“Jadi kalau kita punya mimpi yang besar, cita-cita yang besar, maka mimpi dan cita-cita itu akan menjadi energi untuk kita senantiasa bekerja keras,” kata Menaker saat memberi motivasi di SMK Nasyrul Ulum Gegesik, Jumat (6/11/2026).

Menurut Yassierli, cita-cita tidak hanya diukur dari jabatan atau kekayaan, tetapi dari seberapa besar manfaat yang diberikan kepada masyarakat.

Seskab Teddy Dampingi Presiden Prabowo Ungkap Rencana Pembangunan Kereta dari Bandara ke Canggu

Bekal kedua, memiliki keterampilan yang benar-benar dikuasai dan teruji. Persaingan kerja saat ini tidak cukup dimenangkan hanya dengan ijazah.

“Sudah tidak zamannya lagi datang ke perusahaan hanya membawa ijazah dan berharap diterima. Yang dicari adalah orang yang punya skill. Kalau mengaku bisa desain visual, tunjukkan hasil desainnya,” ujarnya.

Bekal ketiga, menguasai bahasa asing untuk memperluas peluang kerja di dalam dan luar negeri. Ia menyebut Jepang, Korea Selatan, Taiwan, Hong Kong, dan Jerman memiliki kebutuhan tenaga kerja yang besar. Penguasaan bahasa menjadi keunggulan, termasuk saat melamar di perusahaan asing di Indonesia.

Bekal keempat, memiliki keyakinan bahwa kemampuan orang lain dapat dipelajari. Ia menceritakan pengalamannya melanjutkan pendidikan doktoral di Amerika Serikat dan sempat mengajar di sana.

“Kalau orang bisa, saya juga harus bisa. Ini penting agar kita tidak mudah minder dan menyerah sebelum mencoba,” tuturnya.

Haram Bersekutu dengan Zionis Yahudi dan Pendukungnya

Bekal kelima, senantiasa meminta pertolongan Allah SWT, tidak melupakan doa, serta menjaga hubungan baik dengan orang tua.

“Adik-adik yang saya cintai, cari siapapun orang yang sukses di dunia, adik-adik akan temukan benang merahnya satu. Dia adalah orang yang senantiasa berbuat baik kepada orang tuanya. Pasti itu,” ujarnya. ***
Editor: Yoyok BP
Email: yoyokbp@gmail.com

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terpopuler

01

Merasa Dibackingi, Disegel Tetap Beroperasi, Satpol PP Depok Akhirnya Tutup Paksa Koat Coffee

02

Sempat Terhenti, Pembongkaran Bangunan Jogging Track di Badan Air Situ 7 Muara Sawangan Depok Dilanjutkan

03

Lapor KDM, Diintimidasi Preman, Pembongkaran Bangunan di Atas Air Situ 7 Muara Depok Terhenti!

04

Ekonomi Jakarta Moncer, Disokong Stabilnya Inflasi dan Terjaganya Aktivitas Perdagangan

05

Galeri Indonesia Kaya, Gelar Konser Kidung Natal Indonesia, Semangat Inklusivitas Berjalan Beriringan dalam Harmoni Musik Keroncong

06

Gaya Hidup Modern Picu Risiko Penyakit Kronis, Primaya Hospital Bekasi Barat Luncurkan Wellness Center

07

Komunitas Bakul Budaya Meriahkan Pembukaan Pameran Arsip Bagong Kussudiardja

Sorotan



Yogi Kurniawan, dari Suporter Jadi CEO Klub




Kolom