Mancanegara Sekolah
Beranda » Berita » Sekolah Bintara dan Cakra Buana Depok Gelar Program Pertukaran Pelajar dengan Singapura dan Malaysia

Sekolah Bintara dan Cakra Buana Depok Gelar Program Pertukaran Pelajar dengan Singapura dan Malaysia

Para pelajar dari Sekolah Cakra Buana Depok dan Westwood Secondary School Singapura sedang diskusi dalam program pertukaran pelajar SIM-MERANTI Project 2026 di Kompleks Sekolah Bintara dan Cakra Buana, Kota Depok pada 26–28 Oktober 2026. (Foro: Rusdy Nurdiansyah/RUZKA INDONESIA)

RUZKA INDONESIA — Sudah 19 tahun Sekolah Bintara dan Cakra Buana Depok menggelar pertukaran pelajar internasional dengan Singapura dan Malaysia.

Pertukaran pelajar Singapura, Indonesia dan Malaysia (SIM) kembali digelar bertajuk SIM-MERANTI Project 2026 di Kompleks Sekolah Bintara dan Cakra Buana, Kota Depok pada 26–28 Oktober 2026.

Adapun kolaborasi pendidikan internasional ini mempertemukan sebanyak 20 pelajar dari tiga negara, yakni Westwood Secondary School Singapura, Bintara & Cakra Buana School Indonesia, dan Maktab Sabah Malaysia.

Perwakilan dari Malaysia (Maktab Sabah) terpaksa absen pada edisi kali ini disebabkan kendala bencana kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

Sedangkan dari Westwood Secondary School Singapura, para pelajar didampingi Principal (Kepala Sekolah) Westwood Secondary School, Mr Brian Tan Weiming, Madam Fauziah Ahmad dan Ms Madeline Teo Shi Yun.

Kepala TK Prestasi Global Depok Sulistiowarti Raih STEM Leader Award di KRON 2026

Memasuki usianya yang ke-19 tahun sejak dirintis pada 10 November 2007, kolaborasi pendidikan antarnegara ini dipastikan akan terus berlanjut hingga tahun-tahun mendatang.

Owner Sekolah Bintara dan Cakra Buana, Siti Nurul atau yang akrab disapa Eyang Titi menyambut hangat keberlanjutan kerja sama ini sebagai wujud komitmen panjang dalam mencetak generasi muda berwawasan global.

“Kerja sama ini juga sejalan dengan prinsip utama yang diusung Sekolah Cakra Buana sejak 1999 bahwa Setiap Anak Adalah Cerdas, Setiap Anak Istimewa di Bidangnya Masing-Masing Sesuai Ciptaan Tuhan Yang Maha Esa melalui penerapan Kurikulum Nasional Plus,” tutur Eyang Titi di Sekolah Cakra Buana Depok, Senin (26/10/2026).

Di tengah pesatnya perkembangan teknologi kecerdasan buatan atau Artificial intelligence (AI) dan robotik, program ini menegaskan pentingnya sisi kemanusiaan dan hubungan antarmanusia.

“Teknologi tidak boleh mengatur manusia, melainkan manusialah yang mengatur teknologi,” tegas Eyang Titi.

Cetak Regenerasi Pembatik, Yayasan Batik Jabar Luncurkan Kurikulum Batik ke Sekolah

Pembentukan Karakter dan Global Citizen di Era AI

Lebih dari sekadar pertukaran budaya dan akademis, SIM-MERANTI dirancang sebagai sarana character building yang seimbang antara Intelligence Quotient (IQ), Emotional Quotient (EQ), dan Spiritual Quotient (SQ).

“Melalui pendekatan Project-Based Learning, para siswa ditantang mengasah design thinking, critical thinking, dan decision making untuk menciptakan produk yang berdampak bagi komunitas (valuable for community),” papar Eyang Titi.

Ketua Yayasan Sekolah Bintara dan Cakra Buana Depok, Safira Lestari mengutarakan pelaksanaan SIM-MERANTI Project 2026 yang mengusung tema “Inspire – Collaborate – Empower” tahun ini diikuti oleh perwakilan dari dua negara, yaitu Singapura (Westwood Secondary School) dan Indonesia (Sekolah Bintara dan Cakra Buana).

Adanya bencana kebakaran hutan, Maktab Sabah Malaysia tidak ikut pada gelaran SIM-MERANTI Project 2026.

Meski tanpa kehadiran peserta dari Malaysia, apresiasi dan kehangatan hubungan antara Indonesia dan Singapura tetap terjalin kuat.

HUT ke-81 PGRI dan Hari Guru Nasional 2026 di Depok, Gelar Pekan Olahraga, Seni dan Pembelajaran

“Pertukaran yang telah berlangsung selama hampir dua dekade ini membuktikan bahwa kualitas pendidikan Indonesia mampu berdiri sejajar di kancah internasional,” ungkap Safira.

Nama SIM-MERANTI mengandung makna filosofis “Si Meranti” atau rantai tiga. Pohon Meranti yang berakar kuat menjadi simbol ketahanan karakter, kolaborasi, dan konektivitas erat antara siswa dan guru dari tiga negara: Singapura, Indonesia, dan Malaysia.

Berbagai Kegiatan

Rangkaian kegiatan selama tiga hari dipadatkan dengan berbagai agenda akademis, sosial, dan budaya.

Hari pertama pada Senin, 26 Oktober 2026) diawali penyambutan di Plaza Atrium, Upacara Selamat Datang, Formasi Paskibraka di lapangan, dan Opening Ceremony di Auditorium & Gallery.

Agenda dilanjutkan dengan School Tour, Seminar Best Practice untuk guru bersama Mr. Brian, serta workshop Green Crafter: Earth Painting Lab.

Hari kedua pada Selasa, 27 Oktober 2026 menjadi puncak acara yang ditandai dengan Inauguration of the Tower (Menara Setiap Anak Cerdas Setiap Anak Istimewa), Project Showcase, serta workshop seni budaya Gamelan dan Degung di Joglo Puri Kinasih.

Malam harinya diisi dengan The Night Show, pertukaran cinderamata, pertunjukan seni dari kedua negara, dan ditutup dengan flashmob kolaborasi.

“Peresmian Menara Setiap Anak Cerdas Setiap Anak Istimewa menjadi penanda fisik komitmen jangka panjang Sekolah Bintara dan Cakra Buana dalam mendidik anak bangsa menjadi Global Citizens yang berakar kuat pada nilai karakter dan kebudayaan,” papar Safira.

Hari ketiga pada Rabu, 28 Oktober 2026 bertepatan dengan Hari Sumpah Pemuda, kegiatan diakhiri dengan penyelesaian jurnal, refleksi bersama, penyerahan sertifikat, dan Closing Ceremony. (***)

Jurnalis/Editor: Rusdy Nurdiansyah
Email: rusdynurdiansyah69@gmail.com

.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terpopuler

01

Merasa Dibackingi, Disegel Tetap Beroperasi, Satpol PP Depok Akhirnya Tutup Paksa Koat Coffee

02

Sempat Terhenti, Pembongkaran Bangunan Jogging Track di Badan Air Situ 7 Muara Sawangan Depok Dilanjutkan

03

Lapor KDM, Diintimidasi Preman, Pembongkaran Bangunan di Atas Air Situ 7 Muara Depok Terhenti!

04

Ekonomi Jakarta Moncer, Disokong Stabilnya Inflasi dan Terjaganya Aktivitas Perdagangan

05

Galeri Indonesia Kaya, Gelar Konser Kidung Natal Indonesia, Semangat Inklusivitas Berjalan Beriringan dalam Harmoni Musik Keroncong

06

Gaya Hidup Modern Picu Risiko Penyakit Kronis, Primaya Hospital Bekasi Barat Luncurkan Wellness Center

07

Komunitas Bakul Budaya Meriahkan Pembukaan Pameran Arsip Bagong Kussudiardja

Sorotan



Yogi Kurniawan, dari Suporter Jadi CEO Klub




Kolom