RUZKA INDONESIA โ Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) melalui Kemnaker Peduli Bencana memberikan dukungan kepada masyarakat terdampak gempa di Nusa Tenggara Timur (NTT) berupa pelatihan vokasi untuk meningkatkan kompetensi dan keterampilan sebagai bekal kembali bekerja maupun mengembangkan usaha.
Staf Khusus Menteri Ketenagakerjaan, Sukro Muhab, mengatakan dukungan melalui pelatihan tersebut menjangkau berbagai wilayah di Provinsi NTT.
“Kemnaker hadir untuk membantu masyarakat terdampak bencana melalui peningkatan kompetensi dan keterampilan. Dengan keterampilan yang sesuai kebutuhan, masyarakat diharapkan memiliki bekal untuk kembali bekerja atau mengembangkan usaha secara mandiri,” kata Sukro melalui siaran pers Biro Humas Kemnaker, Jumat (9/10/2026).
Dukungan tersebut diwujudkan melalui Program Pelatihan Vokasi Nasional (PVN) sebanyak 40 paket yang tersebar di seluruh UPTD binaan di kabupaten-kabupaten wilayah Provinsi NTT.
Selain PVN, Kemnaker juga menghadirkan Tailor Made Training (TMT) yang dirancang berdasarkan kebutuhan masyarakat dan potensi daerah. Hingga saat ini, sebanyak 38 paket TMT telah disalurkan ke seluruh wilayah Provinsi NTT.
Menurut Sukro, pendekatan TMT memungkinkan pelatihan disesuaikan dengan kondisi masyarakat sehingga keterampilan yang diperoleh lebih mudah diterapkan.
“Pelatihan tidak hanya berhenti pada peningkatan keterampilan. Yang penting, keterampilan tersebut relevan dengan kebutuhan masyarakat dan potensi daerah sehingga bisa dimanfaatkan untuk bekerja ataupun mengembangkan usaha secara mandiri,” ujar Sukro.
Melalui berbagai pelatihan tersebut, Kemnaker berharap dapat memberikan modal bagi masyarakat untuk bangkit, produktif, dan kembali mandiri secara ekonomi. ***
Editor: Yoyok BP
Email: yoyokbp@gmail.com



Komentar