Nasional
Beranda ยป Berita ยป Kemnaker Beri 78 Paket Pelatihan Vokasi untuk Korban Gempa NTT

Kemnaker Beri 78 Paket Pelatihan Vokasi untuk Korban Gempa NTT

Mayarakat terdampak gempa di Nusa Tenggara Timur (NTT) mendapatkan pelatihan vokasi dari Kementerian Ketenagakerjaan guna meningkatkan kompetensi dan keterampilan sebagai bekal kembali bekerja maupun mengembangkan usaha. (Foto Kemnaker/Ruzka Indonesia)

RUZKA INDONESIA โ€“ Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) melalui Kemnaker Peduli Bencana memberikan dukungan kepada masyarakat terdampak gempa di Nusa Tenggara Timur (NTT) berupa pelatihan vokasi untuk meningkatkan kompetensi dan keterampilan sebagai bekal kembali bekerja maupun mengembangkan usaha.

Staf Khusus Menteri Ketenagakerjaan, Sukro Muhab, mengatakan dukungan melalui pelatihan tersebut menjangkau berbagai wilayah di Provinsi NTT.

“Kemnaker hadir untuk membantu masyarakat terdampak bencana melalui peningkatan kompetensi dan keterampilan. Dengan keterampilan yang sesuai kebutuhan, masyarakat diharapkan memiliki bekal untuk kembali bekerja atau mengembangkan usaha secara mandiri,” kata Sukro melalui siaran pers Biro Humas Kemnaker, Jumat (9/10/2026).

Dukungan tersebut diwujudkan melalui Program Pelatihan Vokasi Nasional (PVN) sebanyak 40 paket yang tersebar di seluruh UPTD binaan di kabupaten-kabupaten wilayah Provinsi NTT.

Selain PVN, Kemnaker juga menghadirkan Tailor Made Training (TMT) yang dirancang berdasarkan kebutuhan masyarakat dan potensi daerah. Hingga saat ini, sebanyak 38 paket TMT telah disalurkan ke seluruh wilayah Provinsi NTT.

Polisi Respon Call Center 110, Keributan di Kadungora Garut Dapat Ditangani dengan Cepat

Menurut Sukro, pendekatan TMT memungkinkan pelatihan disesuaikan dengan kondisi masyarakat sehingga keterampilan yang diperoleh lebih mudah diterapkan.

“Pelatihan tidak hanya berhenti pada peningkatan keterampilan. Yang penting, keterampilan tersebut relevan dengan kebutuhan masyarakat dan potensi daerah sehingga bisa dimanfaatkan untuk bekerja ataupun mengembangkan usaha secara mandiri,” ujar Sukro.

Melalui berbagai pelatihan tersebut, Kemnaker berharap dapat memberikan modal bagi masyarakat untuk bangkit, produktif, dan kembali mandiri secara ekonomi. ***
Editor: Yoyok BP
Email: yoyokbp@gmail.com

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terpopuler

01

Merasa Dibackingi, Disegel Tetap Beroperasi, Satpol PP Depok Akhirnya Tutup Paksa Koat Coffee

02

Sempat Terhenti, Pembongkaran Bangunan Jogging Track di Badan Air Situ 7 Muara Sawangan Depok Dilanjutkan

03

Lapor KDM, Diintimidasi Preman, Pembongkaran Bangunan di Atas Air Situ 7 Muara Depok Terhenti!

04

Ekonomi Jakarta Moncer, Disokong Stabilnya Inflasi dan Terjaganya Aktivitas Perdagangan

05

Galeri Indonesia Kaya, Gelar Konser Kidung Natal Indonesia, Semangat Inklusivitas Berjalan Beriringan dalam Harmoni Musik Keroncong

06

Gaya Hidup Modern Picu Risiko Penyakit Kronis, Primaya Hospital Bekasi Barat Luncurkan Wellness Center

07

Komunitas Bakul Budaya Meriahkan Pembukaan Pameran Arsip Bagong Kussudiardja

Sorotan



Yogi Kurniawan, dari Suporter Jadi CEO Klub




Kolom