Film Empat Musim Pertiwi akan tayang
di bioskop Indonesia mulai 8 Oktober 2026
RUZKA INDONESIA — Film Empat Musim Pertiwi persembahan Forka Films dari penulis dan sutradara Kamila Andini, serta produser Ifa Isfansyah, terpilih untuk mewakili Indonesia di ajang Academy Awards (Oscars) ke-99 pada
tahun 2027.
Komite Seleksi Oscars Indonesia (The Indonesian Oscars Selection Committee/IOSC) resmi memilih Empat Musim Pertiwi menjadi wakil negara untuk
kategori Best International Feature Film di Oscars.
Sebelumnya, Empat Musim Pertiwi telah melakukan penayangan perdana (world
premiere) di Toronto International Film Festival (TIFF) 2026, dalam program Centerpiece.
Film ini juga akan tayang di Busan International Film Festival (BIFF) 2026 pada waktu yang bersamaan dengan tanggal rilis di bioskop Indonesia, 8 Oktober 2026, serta resmi terpilih untuk tayang di Tokyo International Film Festival
pada akhir tahun ini.
Penonton Indonesia dapat berkesempatan menonton lebih dahulu di pemutaran terbatas selama 7 hari dari 22 September-28 September.
Film Empat Musim Pertiwi akan mewakili Indonesia di Academy Awards. Sebagai sutradara, Kamila Andini membuat film ini sangat bernuansa
Indonesia dalam latar dan perspektifnya, sekaligus berbicara tentang pengalaman universal mengenai trauma, ketangguhan, dan pencarian tempat pulang.
“Kami berterima kasih kepada para mitra internasional kami dan kepada semua pihak yang
telah mendukung perjalanan film ini,โ ujar produser Ifa Isfansyah dalam siaran pers yang diterima, Sabtu (19/09/2026).
Berakar Indonesia
โSaya merasa sangat terhormat film Empat Musim Pertiwi akan mewakili Indonesia di ajang Academy Awards. Film ini bercerita tentang kepulangan, tidak hanya ke suatu tempat, tetapi ke bagian-bagian dari diri kita yang terpaksa harus kita
tinggalkan,โ ujar penulis dan sutradara Kamila Andini.
โFilm ini sangat berakar pada Indonesia, namun pertanyaan-pertanyaan yang diajukannya tentang trauma, ingatan, kekerasan, dan penyembuhan bersifat universal,โ tambah Kamila.
Keputusan Komite Seleksi Oscars Indonesia (The Indonesian Oscars Selection Committee/IOSC) ditetapkan dalam rapat pleno Komite Seleksi pada Senin (14/09/2026), setelah seluruh film unggulan menjalani proses penilaian dan penayangan khusus di Bioskop XXI Senayan City, Jakarta.
Persatuan Perusahaan Film Indonesia (PPFI) bertindak sebagai Pelaksana Resmi Seleksi Oscars Indonesia 2026, dengan Deddy Mizwar sebagai Ketua Pelaksana.
FIlm Empat Musim Pertiwi dibintangi oleh Putri Marino, Arya Saloka, Christine Hakim, dan Hana Malasan. Film ini mengikuti kisah Pertiwi (Putri Marino).
Setelah 20 tahun, Pertiwi akhirnya pulang. Namun kepulangannya bukan sesuatu yang dinantikan oleh warga, bahkan keluarganya sendiri enggan menerimanya. Hanya Mak Ira (Christine Hakim) dan Bisma (Arya Saloka) yang menyambutnya.
Pertiwi tahu, pulang berarti membuka kembali masa lalu yang membawanya ke sel penjara.
Pencapaian Besar dalam Karier Kamila Andini
Namun kali ini ia tidak datang untuk melarikan diri. Ia datang untuk menghadapi empat musim dalam hidupnya yang pernah membuat dunianya gelap
gulita, sebelum perlahan ia menemukan jalan untuk kembali mekar dan menuju cahaya.
Terpilihnya Empat Musim Pertiwi menandai pencapaian besar dalam karier internasional Kamila Andini yang terus berkembang.
Film-filmnya telah diakui secara internasional dengan pencapaian sinematik yang kuat, di sirkuit festival internasional, termasuk Toronto International Film Festival, Busan International
Film Festival, Tokyo International Film Festival, dan telah dinominasikan untuk Sinematografi Terbaik di Asian Pacific Screen Awards 2026
Film Yuni (2021), tayang perdana di TIFF, di mana film tersebut memenangkan Platform Prize, dan kemudian terpilih sebagai perwakilan Indonesia untuk Academy Awards. Before, Now & Then (Nana) tayang perdana dalam kompetisi di Berlinale, di mana Laura Basuki memenangkan Silver Bear untuk Pemeran Pendukung Terbaik.
Diproduksi oleh Forka Films, Empat Musim Pertiwi juga menjadi ko-produksi internasional yang mempertemukan mitra kreatif dan jajaran produser eksetutif dari Indonesia, Prancis, Belanda, Norwegia, Polandia, Arab Saudi, dan Singapura.
Penjualan internasional film Empat Musim Pertiwi ditangani oleh Goodfellas, perusahaan penjualan yang berbasis di Paris di balik deretan film berbasis auteur yang diakui secara internasional.
Saksikan di layar lebar saat Pertiwi pulang. Film Empat Musim Pertiwi tayang 8 Oktober 2026 di bioskop Indonesia. (***)
Jurnalis: Koesbiantoro
Editor: Rusdy Nurdiansyah
Email: rusdynurdiansyah69@gmail.com



Komentar