Komunitas
Beranda ยป Berita ยป Muktamar VIII IPHI: Momentum Islah dan Konsolidasi Nasional, Satukan Kembali Persaudaraan Haji Indonesia

Muktamar VIII IPHI: Momentum Islah dan Konsolidasi Nasional, Satukan Kembali Persaudaraan Haji Indonesia

Ikatan Persaudaraan Haji Indonesia (IPHI) akan menggelar Muktamar VIII. (Foto: Dok RUZKA INDONESIA)

RUZKA INDONESIA — Ikatan Persaudaraan Haji Indonesia (IPHI) akan menggelar Muktamar VIII IPHI di Hotel Maxone Jakarta, pada Sabtu, 19 September 2026.

Ketua Panitia Muktamar H. Gatot Salahudin mengatakan, Muktamar VIII bukan semata-mata agenda konstitusional organisasi yang berlangsung setiap lima tahun.

Forum permusyawaratan tertinggi IPHI tersebut sekaligus menjadi momentum penting untuk melakukan konsolidasi nasional, memperkuat ukhuwah, serta meneguhkan semangat islah di antara seluruh keluarga besar IPHI.

Semangat islah menjadi salah satu pijakan penting penyelenggaraan Muktamar VIII. Bahkan, dalam Panduan Penyelenggaraan Muktamar VIII disebutkan bahwa panitia penyelenggara dibentuk โ€œdengan semangat ISLAH” dimana fungsionaris Muktamar VII Jakarta 2021 banyak yang ikut serta.

Konsolidasi Nasional IPHI

Muktamar VIII diproyeksikan diikuti sekitar 300 peserta, yang terdiri atas Pengurus Pusat, utusan Pengurus Wilayah IPHI se-Indonesia, serta utusan/perwakilan Pengurus Daerah IPHI.

Solusi Islam Mengatasi Kemiskinan

Dari sekitar 300 peserta tersebut, sebanyak 30 pimpinan wilayah dari berbagai provinsi akan menjadi bagian penting dalam proses pengambilan keputusan organisasi, bersama perwakilan pimpinan daerah kabupaten/kota.

Kehadiran para pimpinan wilayah dan daerah tersebut sekaligus menunjukkan bahwa IPHI tetap memiliki struktur organisasi dan basis kepengurusan yang solid di berbagai daerah.

Soliditas tersebut, menurut panitia, antara lain tercermin dari terlaksananya berbagai forum konsolidasi nasional, termasuk Rakernas, serta semakin banyaknya surat mandat dari jajaran IPHI daerah yang telah diterima Sekretariat Panitia Muktamar VIII.

Pelaksanaan Muktamar VIII juga untuk memastikan keberlanjutan estafet kepemimpinan demi kelangsungan Program-program organisasi sejalan dengan Program Pemerintah sesuai visi Asta Cita khususnya Cita 1 yaitu memperkokoh ideologi Pancasila, demokrasi, dan hak asasi manusia (HAM); dan Cita 8 yaitu memperkuat penyelarasan kehidupan yang harmonis dengan lingkungan, alam, dan budaya, serta peningkatan toleransi antarumat beragama untuk mencapai masyarakat yang adil dan makmur, sebagai wujud implementasi haji mabrur sepanjang hayat ditengah-tengah kehidupan berbangsa dan bernegara.

Sesuai Panduan Penyelenggaraan Muktamar VIII, forum tersebut memiliki sejumlah agenda strategis, antara lain mengevaluasi perjalanan pengabdian IPHI selama lima tahun, meningkatkan komunikasi dan konsolidasi organisasi, serta merumuskan kebijakan dan program aksi yang berorientasi pada kemaslahatan umat.

Multaqo Ulama Cianjur 2026: Meneladani Nabi dan Menyongsong Masa Depan Indonesia dengan Islam

Muktamar juga akan menyempurnakan dan menetapkan Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga IPHI; menerima pertanggungjawaban Pengurus Pusat IPHI; menetapkan Program Umum IPHI periode 2026โ€“2031; memilih dan menetapkan Ketua Umum Pengurus Pusat serta Formatur Muktamar; dan menetapkan berbagai hal penting lainnya, termasuk rekomendasi Muktamar.

“Dengan demikian, keputusan Muktamar VIII akan menentukan arah perjalanan IPHI untuk lima tahun mendatang sekaligus merumuskan kontribusi organisasi terhadap berbagai persoalan keumatan dan kebangsaan,” kata Ketua SC Dra. Hj. Nurhasanah AJ dalam siaran pers, Jumat (18/09/2026).

Mengembalikan Energi Besar Persaudaraan Haji

Ketua Umum Pengurus Pusat IPHI Mayjen TNI (Pur) Dr. H. Ahmad Yani Basuki, M.Si. menempatkan Muktamar sebagai momentum untuk menjawab berbagai tantangan yang dihadapi organisasi, baik tantangan dari luar maupun dari dalam.

Muktamar VIII akan merespons perubahan di tengah masyarakat yang akan memengaruhi langkah pengabdian IPHI, terutama dalam memberikan kontribusi terhadap kesejahteraan umat dan pengokohan persaudaraan kebangsaan.

โ€œMuktamar sebagai forum permusyawaratan tertinggi organisasi yang dilaksanakan secara regular setiap lima tahun perlu dilakukan untuk menjawab tantangan luar dan dalam dengan semangat Lillahi Taโ€™ala untuk mewujudkan Visi dan Misi IPHI,โ€ ungkap Ahmad Yani Basuki.

Maulid Nabi Desa Limusnunggal Meriah, Doorprize Umroh Bikin Warga Makin Antusias

Ia menambahkan bahwa IPHI ke depan perlu semakin memperkuat perannya dalam pembinaan dan pengembangan organisasi sekaligus mengoptimalkan potensi jamaah haji sebagai kekuatan moral, sosial, dan ekonomi dalam kehidupan bangsa.

Sekjen PP IPHI Dr. H. Abidinsyah Siregar, MBA, MKes menyampaikan bahwa Tema Muktamar VIII IPHI tahun ini adalah : โ€œDengan Kemabruran Haji Kita Teguhkan Tekad dan Semangat Pengabdian Terbaik, Mewujudkan Indonesia Emas Tahun 2045.โ€

Tema tersebut menegaskan bahwa kemabruran haji tidak berhenti setelah seseorang menyelesaikan rangkaian ibadah haji, tetapi harus diwujudkan dalam bentuk pengabdian dan kontribusi nyata di tengah masyarakat.

Dengan semangat Haji Mabrur Sepanjang Hayat, warga haji dan hajjah Indonesia memiliki ruang yang luas untuk terlibat langsung dalam pembangunan nasional.

Karena itu, Muktamar VIII juga akan menjadi forum untuk memperkuat posisi IPHI dalam pembangunan bangsa, antara lain melalui program di bidang ekonomi, pendidikan, kesehatan, ketakwaan, dan peningkatan ukhuwah sebagai manifestasi dakwah bilhal.

Lebih dari itu, Muktamar diharapkan mampu menjadi titik temu seluruh kekuatan IPHI, mengakhiri berbagai perbedaan yang ada, dan mengembalikan energi organisasi kepada tujuan utamanya: pengabdian, kemaslahatan umat, persaudaraan kebangsaan, serta menjaga dan mengaktualisasikan kemabruran haji sepanjang hayat. (***)

Jurnalis/Editor: Rusdy Nurdiansyah
Email: rusdynurdiansyah69@gmail.com

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terpopuler

01

Merasa Dibackingi, Disegel Tetap Beroperasi, Satpol PP Depok Akhirnya Tutup Paksa Koat Coffee

02

Sempat Terhenti, Pembongkaran Bangunan Jogging Track di Badan Air Situ 7 Muara Sawangan Depok Dilanjutkan

03

Lapor KDM, Diintimidasi Preman, Pembongkaran Bangunan di Atas Air Situ 7 Muara Depok Terhenti!

04

Ekonomi Jakarta Moncer, Disokong Stabilnya Inflasi dan Terjaganya Aktivitas Perdagangan

05

Sekolah dan Upaya Membumikan Gapura Pancawaluya di SMAN 1 Cikijing

06

Galeri Indonesia Kaya, Gelar Konser Kidung Natal Indonesia, Semangat Inklusivitas Berjalan Beriringan dalam Harmoni Musik Keroncong

07

Gaya Hidup Modern Picu Risiko Penyakit Kronis, Primaya Hospital Bekasi Barat Luncurkan Wellness Center

Sorotan



Yogi Kurniawan, dari Suporter Jadi CEO Klub




Kolom