RUZKA INDONESIA — Ajang ajang Indonesia QHSE Sustainability For Business Awards (IQSA) 2026, PLN Icon Plus meraih tiga penghargaan atas penerapan keselamatan dan kesehatan kerja (K3), inovasi digital dalam pengelolaan QHSE, serta kepemimpinan di bidang K3.
Adapun tiga penghargaan yang diraih PLN Icon Plus mencakup The Best QHSE Digital Innovation 2026, The Best Safety Culture 2026, dan The Best QHSE Director 2026.
Ketiga penghargaan ini menunjukkan penerapan QHSE yang memadukan kepatuhan terhadap standar keselamatan dengan pemanfaatan teknologi digital untuk mengidentifikasi dan mengelola risiko kerja, sekaligus memperkuat budaya keselamatan di lingkungan perusahaan.
Penghargaan tersebut diberikan setelah melalui proses penilaian terhadap lebih dari 400 perusahaan di Indonesia. PLN Icon Plus dinilai unggul melalui penerapan teknologi digital dalam pengelolaan QHSE (Quality, Health, Safety, and Environment), penguatan kepatuhan terhadap prosedur keselamatan, serta upaya pengendalian risiko kecelakaan kerja.
Direktur Utama PLN Icon Plus, Chipta Perdana, mengatakan K3 merupakan bagian dari proses bisnis perusahaan untuk menjaga keselamatan pekerja sekaligus memastikan operasional berjalan secara andal.
Pemanfaatan Teknologi Digital
Pemanfaatan teknologi digital menjadi salah satu cara perusahaan meningkatkan pengelolaan risiko secara lebih terukur.
“K3 bukan hanya soal kepatuhan, tetapi menjadi bagian dari cara kami menjalankan bisnis. Melalui digitalisasi, pengelolaan risiko dapat dilakukan lebih cepat, terukur, dan proaktif sehingga setiap insan dapat bekerja dengan aman dan operasional perusahaan tetap berjalan secara andal. Penghargaan ini menjadi bukti bahwa komitmen tersebut dijalankan secara konsisten oleh seluruh insan PLN Icon Plus,” ujar Chipta Perdana dalam siaran pers yang diterima, Kamis (03/09/2026).
Pemanfaatan teknologi dalam pengelolaan QHSE dilakukan untuk mendukung proses identifikasi potensi bahaya, pemantauan kepatuhan terhadap prosedur, hingga tindak lanjut perbaikan. Dengan pendekatan tersebut, perusahaan dapat mengambil langkah pencegahan sebelum risiko berkembang menjadi insiden.
Direktur Manajemen Human Capital dan Administrasi PLN Icon Plus, Dedi Budi Utomo, menekankan bahwa penerapan K3 perlu menjadi kebiasaan yang dijalankan oleh seluruh insan perusahaan, bukan hanya menjadi tanggung jawab fungsi tertentu.
“Budaya K3 harus tumbuh dari setiap individu dan diterapkan dalam setiap pekerjaan. Bagi kami, ukuran keberhasilannya sederhana: setiap insan PLN Icon Plus dapat bekerja dengan aman dan kembali ke rumah dengan selamat. Karena itu, kami terus membangun kesadaran, kedisiplinan, dan kepedulian terhadap keselamatan di seluruh jenjang organisasi,” ungkapnya.
IQSA 2026 mengangkat tema โMembangun Ekosistem Pengelolaan K3 Nasional Menuju Keberlanjutan Ekonomiโ.
Ajang yang diselenggarakan Majalah Business Asia Indonesia tersebut berlangsung di Auditorium Binakarna, Hotel Bidakara, Jakarta, dan dihadiri oleh sejumlah pejabat pemerintah serta pemangku kepentingan nasional.
PLN Icon Plus akan terus memanfaatkan teknologi digital untuk memperkuat pengelolaan QHSE dan memastikan budaya keselamatan diterapkan dalam setiap proses kerja.
Langkah tersebut menjadi bagian dari upaya menjaga operasional perusahaan tetap aman, andal, dan berkelanjutan. (***)
Jurnalis/Editor: Rusdy Nurdiansyah
Email: rusdynurdiansyah69@gmail.com



Komentar