RUZKA INDONESIA — Bunda Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) Kota Depok, Siti Barkah Hasanah atau yang akrab disapa Cing Ikah, mengajak seluruh guru PAUD untuk terus meningkatkan kapasitas diri dan mengembangkan kreativitas dalam mendidik anak sebagai bagian dari upaya menyiapkan Generasi Emas 2045.
Adapun ajakan tersebut disampaikan Cing Ikah saat menghadiri kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) Pembelajaran Mendalam dan Aplikasi Data Pokok Pendidikan (Dapodik) di Balai Kota Depok, Selasa (18/08/2026).
Menurut Cing Ikah, peningkatan kualitas pendidikan anak usia dini menjadi salah satu langkah penting dalam membangun sumber daya manusia yang unggul.
Terlebih, Kota Depok dikenal sebagai kota pendidikan dengan keberadaan berbagai perguruan tinggi.
โPembelajaran mendalam menuntut guru untuk lebih kreatif dan sabar dalam menggali potensi anak-anak. Mari kita bimbing mereka dengan penuh keikhlasan, karena dari tangan para guru PAUD inilah, cikal bakal generasi hebat Depok bermula,โ ungkap Cing Ikah.
Untuk mendukung peningkatan kualitas pendidik sekaligus pelaksanaan wajib belajar 13 tahun, Pemerintah Kota (Pemkot) Depok telah menghadirkan 22 sekolah PAUD gratis di 11 kecamatan bagi masyarakat kurang mampu.
Selain itu, Pemkot Depok menyediakan 200 kuota beasiswa kuliah bagi guru PAUD yang masih berpendidikan SMP atau SMA melalui program Bunga Anggrek pada 2026. Program tersebut ditujukan untuk meningkatkan kualifikasi dan pemerataan kualitas tenaga pendidik PAUD.
โPemkot Depok saat ini tengah melakukan pemetaan terhadap 1.056 lembaga PAUD dalam rangka pelaksanaan Survei Lingkungan Belajar. Pemantauan ini melibatkan kolaborasi antara Bunda PAUD tingkat kelurahan dan kecamatan bersama para penilik serta pengawas,โ jelas Cing Ikah.
Dia juga menargetkan seluruh lembaga PAUD di Kota Depok dapat meraih akreditasi B, bahkan A. Hal tersebut menjadi bagian dari upaya memastikan mutu pendidikan dan menciptakan lingkungan belajar yang mendukung tumbuh kembang anak.
โSelain metode belajar yang menarik, lingkungan sekolah juga harus diperhatikan. Bangunan sekolah tidak harus megah, namun wajib bersih, rapi, dan tertata agar menciptakan suasana belajar yang nyaman bagi anak-anak untuk berkreasi,โ pungkas Cing Ikah. (***)
Jurnalis: Hanny
Editor: Rusdy Nurdiansyah
Email: rusdynurdiansyah69@gmail.com











