RUZKA INDONESIA — Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Depok mengadakan Kegiatan Orientasi Kader Posyandu Tahun 2026.
Orientasi ini menjadi bagian penting dalam menyamakan pemahaman kader terkait kebijakan dan penyelenggaraan Posyandu enam Standar Pelayanan Minimun (SPM) di Kota Depok.
Kegiatan tersebut dilaksanakan secara hybrid dengan melibatkan 385 kader Posyandu dari 11 kecamatan di Kota Depok yang akan berlangsung sejak 18-21 Agustus 2026.
โOrientasi ini dilakukan sebagai upaya meningkatkan kapasitas dan pemahaman kader dalam menjalankan peran, tugas, fungsi, serta mekanisme penyelenggaraan Posyandu,” ujar Kepala Dinkes Kota Depok, Devi Maryori, Selasa (18/08/2026).
Devi menambahkan, para kader akan mendapatkan bekal pengetahuan dan keterampilan yang dapat diterapkan dalam pelaksanaan tugas di wilayah masing-masing.
Selain itu, kegiatan ini juga menjadi sarana untuk memperkuat koordinasi dan sinergi antara kader, pemerintah kelurahan, Puskesmas, perangkat daerah, serta pemangku kepentingan lainnya.
“Peningkatan kapasitas kader merupakan investasi penting dalam membangun masyarakat yang lebih mandiri dan berdaya,” ungkapnya.
Penggerak Perubahan Perilaku
Kader yang kompeten diharapkan mampu menjadi penggerak perubahan perilaku sekaligus meningkatkan partisipasi masyarakat dalam pembangunan kesehatan.
โPosyandu tidak hanya berorientasi pada kegiatan pelayanan, tetapi juga diharapkan mampu mendorong terwujudnya keluarga dan masyarakat yang lebih sehat, mandiri, produktif, dan maju,โ jelas Devi.
Dalam orientasi tersebut, jelas Devi, para kader akan mendapatkan sejumlah materi.
Mulai dari pengarahan program dan Building Learning Commitment, Posyandu dalam perencanaan dan penganggaran daerah, kebijakan transformasi Posyandu, hingga implementasi Posyandu Istimewa dalam mendukung transformasi layanan primer.
Selain itu, lanjutnya, peserta juga mendapatkan paparan dan diskusi mengenai Posyandu di berbagai bidang.
Seperti, pendidikan, pekerjaan umum, perumahan rakyat, ketenteraman dan ketertiban umum serta perlindungan masyarakat, sosial, dan kesehatan.
Dalam hal ini, Devi menyebutkan, melalui Orientasi Kader Posyandu Tahun 2026, Pemkot Depok berkomitmen untuk terus memperkuat Posyandu sebagai wadah partisipasi masyarakat sekaligus mitra pemerintah dalam pembangunan.
โKami berharap seluruh kader dapat menyerap pengetahuan dan pengalaman yang diberikan. Sehingga dapat mengimplementasikannya di wilayah masing-masing agar pelayanan Posyandu dapat semakin berkualitas dan memberikan manfaat yang optimal bagi masyarakat,โ pungkas Devi. (***)
Jurnalis: Hanny
Editor: Rusdy Nurdiansyah
Email: rusdynurdiansyah69@gmail.com











