Nasional
Beranda ยป Berita ยป Saatnya Prabowo Reshuffle 11 Menteri di Kabinet Bidang Ekonomi, Politik, dan Hukum

Saatnya Prabowo Reshuffle 11 Menteri di Kabinet Bidang Ekonomi, Politik, dan Hukum

Besarnya penurunan itu berkaitan dengan kepuasan yang rendah dalam bidang ekonomi, politik, dan penegakan hukum yang berpengaruh besar terhadap menurunnya kepuasan publik terhadap kinerja Presiden Prabowo. (Foto: Dok RUZKA INDONESIA)
Besarnya penurunan itu berkaitan dengan kepuasan yang rendah dalam bidang ekonomi, politik, dan penegakan hukum yang berpengaruh besar terhadap menurunnya kepuasan publik terhadap kinerja Presiden Prabowo. (Foto: Dok RUZKA INDONESIA)

RUZKA INDONESIA โ€“ Kepuasan publik pada kinerja Presiden Prabowo Subianto dalam 9 bulan turun 30,1 persen. Hal itu terekam dari hasil survei Saiful Mujani Research and Consulting (SMRC) pada November 2025 sebesar 81,2 persen dan pada Juli 2026 turun menjadi 51,1 persen.

Pengamat Komunikasi Politik Universitas Esa Unggul Jakarta M Jamiluddin Ritonga melihat hasil survei tersebut ada yang menarik perhatiannya. Besarnya penurunan itu berkaitan dengan kepuasan yang rendah dalam bidang ekonomi, politik, dan penegakan hukum yang berpengaruh besar terhadap menurunnya kepuasan publik terhadap kinerja Presiden Prabowo.

“Temuan itu menunjukkan, publik menilai kinerja menteri di bidang ekonomi, politik, dan hukum rendah. Hal ini memunculkan ketidakpuasan publik terhadap para menteri yang menangani tiga bidang tersebut,” ungkap Jamil kepada RUZKA INDONESIA, Selasa (28/07/2027) siang.

Di bidang ekonomi misalnya, publik merasakan harga-harga yang terus merangkak naik. Sementara penghasilan publik cenderung stagnasi, bahkan nilainya terus merosot.

“Sulitnya mencari pekerjaan juga menjadi penyebab ketidakpuasan publik. Hal ini ditambah banyaknya PHK sehingga tingkat pengangguran bertambah tinggi,” jelasnya.

PPATK Catat Perputaran Dana Judol Turun Rp286,84 Triliun, Hikmahanto Dorong Penegakan Hukum Maksimal

Di bidang politik, khususnya demokrasi di Indonesia, menunjukkan adanya kemunduran, yang ditandai masih menguatnya pengaruh oligarki, lemahnya fungsi pengawasan parlemen, serta penurunan kebebasan sipil. Hal ini membuat ketidakpuasan publik terhadap pemerintahan Prabowo semakin tinggi.

Dalam penegakan hukum, publik juga menilai masih tebang pilih. Hukum dikesankan masih tajam kepada si miskin dan tumpul kepada pejabat dan si kaya.

“Jadi, hasil survei SMRC itu tampaknya mencerminkan apa yang dirasakan publik. Karena itu, sudah saatnya Prabowo me-reshuffle kabinetnya, terutama menteri yang menangani bidang ekonomi, politik, dan penegakan hukum,” jelas pengamat yang juga mantan Dekan Fikom IISIP Jakarta ini.

Beberapa menteri bidang ekonomi yang layak diโ€“reshuffle adalah Menko Perekonomian Airlangga Hartarto, Menko Pangan Zulkifli Hasan, Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa, dan Menteri Perdagangan Budi Santoso.

Menteri Energi dan Sumber Daya Manusia (ESDM) Bahlil Lahadalia juga layak diโ€“reshuffle akibat kebijakannya yang kontroversial di bidang energi kerap mempengaruhi bidang ekonomi.

Kemnaker Gandeng Toyota Tsusho Lippo Perluas Jaminan Sosial TKM di Bekasi

Dalam bidang politik yang layak di-reshuffle Menteri Dalam Negeri Muhammad Tito Karnavian, Menteri Komunikasi dan Digital Meutya Hafid, dan Badan Komunikasi Pemerintah Muhammad Qodari.

Sememtara dalam bidang penegakan hukum, yang layak diโ€“reshuffle Menteri Hukum Supratman Andi Agtas, Jaksa Agung Sanitiar Burhanudin, dan Kapolri Listyo Sigit Prabowo.

“Jadi, untuk mendongkrak kinerja bidang ekomomi, politik, dan penegakan hukum, para menteri tersebut kiranya layak diโ€“reshuffle,” tandas Jamil. (***/Jie)

Editor: Ao S Dwiyantho Putra
Email: aodwiyantho@gmail.com

Depok Gelar Job Fair di Detos, Ada 1.000 Lowongan Kerja

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terpopuler

01

Merasa Dibackingi, Disegel Tetap Beroperasi, Satpol PP Depok Akhirnya Tutup Paksa Koat Coffee

02

Sempat Terhenti, Pembongkaran Bangunan Jogging Track di Badan Air Situ 7 Muara Sawangan Depok Dilanjutkan

03

Lapor KDM, Diintimidasi Preman, Pembongkaran Bangunan di Atas Air Situ 7 Muara Depok Terhenti!

04

Berlaku Nasional, Polres Garut Imbau Masyarakat Manfaatkan Layanan Gratis Contact Center 110

05

Ekonomi Jakarta Moncer, Disokong Stabilnya Inflasi dan Terjaganya Aktivitas Perdagangan

06

Sekolah dan Upaya Membumikan Gapura Pancawaluya di SMAN 1 Cikijing

07

Galeri Indonesia Kaya, Gelar Konser Kidung Natal Indonesia, Semangat Inklusivitas Berjalan Beriringan dalam Harmoni Musik Keroncong

Sorotan






Kolom