RUZKA IINDONESIA – Tren kebugaran global kini bergeser. Jika dulu olahraga identik dengan menurunkan berat badan, kini membangun dan menjaga massa otot disebut sebagai investasi kesehatan jangka panjang.
Pergeseran ini didorong meningkatnya gaya hidup sedentari. Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) memperkirakan hampir sepertiga populasi dewasa dunia atau sekitar 1,8 miliar orang tidak melakukan aktivitas fisik cukup. Kondisi itu meningkatkan risiko penyakit jantung, diabetes, demensia, hingga kanker.
Kurang gerak juga mempercepat penurunan massa otot seiring usia atau age-related muscle loss. Dampaknya tidak hanya pada penampilan, tapi juga pada kekuatan, postur, keseimbangan, metabolisme, hingga kemandirian dalam aktivitas sehari-hari.
Menurut American College of Sports Medicine (ACSM), latihan kekuatan secara rutin adalah cara paling efektif mempertahankan massa otot dan mendukung proses penuaan yang sehat. Kini fokus bergeser dari ukuran otot ke “kualitas otot” atau yang dikenal sebagai lean muscle โ otot kuat dengan komposisi lemak sehat.
Manfaatnya pun melampaui estetika. Riset menunjukkan resistance training dapat memperbaiki suasana hati, mengurangi stres dan depresi. Pakar longevity Peter Attia juga menekankan bahwa kekuatan dan massa otot adalah faktor kunci menjaga fungsi fisik dan kemandirian di usia lanjut.
Industri Wellness Tumbuh, Bodyform Hadir di Senopati
Pergeseran mindset ini mengerek industri wellness. Global Wellness Institute mencatat nilai ekonomi wellness dunia mencapai 6,3 triliun dolar AS pada 2023 dan diproyeksi jadi 9 triliun dolar AS pada 2028.
Melihat peluang itu, hadir Bodyform, studio kebugaran baru di Senopati, Jakarta Selatan. Mengusung konsep pilates-inspired strength training, Bodyform memadukan prinsip presisi, alignment, dan body awareness dari Pilates dengan latihan resistensi terkontrol.
“Kami ingin mengubah cara pandang masyarakat terhadap olahraga. Berolahraga bukan hanya tentang bagaimana kita terlihat hari ini, tetapi tentang bagaimana kita dapat bergerak, berfungsi, dan menikmati hidup dengan lebih baik dalam puluhan tahun ke depan. Membangun kekuatan adalah investasi bagi kualitas hidup jangka panjang,” ujar Stefanny Tam, Founder Bodyform.
Dua Kelas Unggulan: Bodyformer & Inferno
Bodyform menghadirkan 2 kelas utama:
- Bodyformer: Menggunakan metode Slow Resistance Training (SRT) yang populer di Los Angeles. Latihan presisi dengan mesin khusus dan konsep time under tension untuk membangun massa otot, core, postur dan keseimbangan. Bodyform juga jadi pelopor di Indonesia yang memakai real-time heart rate tracking di setiap sesi.
- Inferno: Kelas low-impact berbasis matras di ruangan dengan teknologi panas infrared. Menurut dr. Angela Dalimarta, http://Sp.GK dari CellScience, paparan panas inframerah membantu sirkulasi darah sehingga distribusi oksigen dan nutrisi lebih optimal untuk pemulihan.
“Masyarakat sering berfokus pada penurunan berat badan, padahal menjaga kekuatan otot dan kemampuan tubuh untuk pulih juga penting dalam menjaga kualitas hidup seiring bertambahnya usia,” ujar dr. Angela.
Bodyform diklaim sebagai studio pertama di Indonesia yang menghadirkan kelas SRT dan infrared hot mat di bawah satu atap. Studio ini menawarkan lingkungan premium, kelas kecil, dan instruktur profesional untuk pendampingan personal. ***
Editor: Yoyok Bepe






Komentar