Nasional
Beranda » Berita » Menaker Yassierli: Pekerja dan Perusahaan Harus Naik Kelas Jadi Mitra Strategis

Menaker Yassierli: Pekerja dan Perusahaan Harus Naik Kelas Jadi Mitra Strategis

Menaker Yassierli usai menyaksikan penandatanganan Perjanjian Kerja Bersama (PKB) antara manajemen PT Jasa Raharja dan Serikat Pekerja Jasa Raharja (SPJR) periode 2026–2028 di Jakarta, Rabu (24/6/2026). Foto: Kemnaker/Ruzka ndonesia

RUZKA INDONESIA – Menteri Ketenagakerjaan Yassierli menegaskan pekerja dan perusahaan tidak bisa lagi sekadar akur. Keduanya harus naik kelas menjadi mitra strategis untuk menghadapi tantangan dunia kerja yang makin dinamis.

Pernyataan itu disampaikan Menaker usai menyaksikan penandatanganan Perjanjian Kerja Bersama (PKB) antara manajemen PT Jasa Raharja dan Serikat Pekerja Jasa Raharja (SPJR) periode 2026–2028 di Jakarta, Rabu, 24 Juni 2026.

Menurut Yassierli, hubungan industrial yang kuat tidak cukup hanya harmonis. Harus ada kolaborasi yang mendorong kemajuan perusahaan sekaligus meningkatkan kesejahteraan pekerja.

“Hubungan industrial harus naik kelas. Tak hanya harmonis, tetapi juga transformatif sehingga pekerja dan perusahaan menjadi mitra strategis yang tumbuh bersama,” ujar Yassierli.

Kemnaker sendiri sudah menetapkan lima tingkat kematangan hubungan industrial. Level 1 Terfragmentasi, Level 2 Patuh, Level 3 Harmonis, Level 4 Proaktif, dan Level 5 Transformatif.Yassierli menilai sebagian besar perusahaan baru sampai di level harmonis. Padahal tantangan ke depan menuntut lompatan ke level proaktif dan transformatif.

Abdul Goni Pimpin DPMPTSP di Tengah Upaya Majalengka Menarik Investor

“Pada level ini, hubungan industrial dibangun tidak hanya untuk menjaga keharmonisan, tetapi juga untuk mendorong kemajuan perusahaan, peningkatan produktivitas, dan penciptaan nilai tambah bagi masyarakat,” jelasnya.Level transformatif menempatkan pekerja dan perusahaan sebagai mitra strategis dalam mencapai tujuan bersama.

Tiga Fokus untuk Jasa Raharja

Dalam kesempatan itu, Menaker memberi tiga fokus perhatian untuk Jasa Raharja agar hubungan industrial lebih proaktif dan transformatif. Pertama, meningkatkan kualitas layanan kepada masyarakat. Kedua, mempercepat transformasi digital di lingkungan kerja. Ketiga, memperkuat kontribusi nyata perusahaan bagi bangsa dan negara.

Yassierli berharap PKB yang disepakati bisa dijalankan konsisten. PKB harus jadi landasan untuk menaikkan produktivitas perusahaan dan kesejahteraan pekerja.

“Lebih dari itu, PKB ini diharapkan mampu mendorong terciptanya hubungan industrial yang tidak hanya harmonis, tetapi juga kolaboratif, adaptif, dan berkelanjutan,” ujarnya.

Jaksa Agung: Idealnya Pidum dan Pidsus Digabung Jadi JAM Operasi

Direktur Utama Jasa Raharja, Muhammad Awaludin, menyambut baik arahan Menaker. Ia menegaskan komitmen perusahaan membangun lingkungan kerja yang sehat, inklusif, dan kolaboratif.

“PKB ini menjadi momentum untuk semakin memperkuat sinergi antara perusahaan dan pekerja, membangun budaya kerja yang positif, serta memperkokoh komitmen bersama dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat Indonesia,” kata Awaludin.***

Editor: Yoyok Bepe Email: yoyokbp@gmail.com

Egga Bramasta Dilantik sebagai Direktur RSUD Majalengka, Ini Harapan Bupati

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terpopuler

01

Merasa Dibackingi, Disegel Tetap Beroperasi, Satpol PP Depok Akhirnya Tutup Paksa Koat Coffee

02

Sempat Terhenti, Pembongkaran Bangunan Jogging Track di Badan Air Situ 7 Muara Sawangan Depok Dilanjutkan

03

Lapor KDM, Diintimidasi Preman, Pembongkaran Bangunan di Atas Air Situ 7 Muara Depok Terhenti!

04

Berlaku Nasional, Polres Garut Imbau Masyarakat Manfaatkan Layanan Gratis Contact Center 110

05

Ekonomi Jakarta Moncer, Disokong Stabilnya Inflasi dan Terjaganya Aktivitas Perdagangan

06

Sekolah dan Upaya Membumikan Gapura Pancawaluya di SMAN 1 Cikijing

07

Galeri Indonesia Kaya, Gelar Konser Kidung Natal Indonesia, Semangat Inklusivitas Berjalan Beriringan dalam Harmoni Musik Keroncong

Sorotan






Kolom