RUZKA INDONESIA — Nampaknya diktum “Hasil Manis tak mengkhianati kerja keras” berlaku untuk tim catur (Percasi) Kota Depok yang berlaga di Kejuaraan Daerah (Kejurda) catur provinsi Jawa Barat (Jabar) pada 15-19 Juni lalu di Kota Sukabumi.
Target menembus tiga besar di ajang tersebut, terlampaui dengan menempati peringkat kedua dari 24 kota dan kabupaten se-Jabar yang ikut diperhelatan Kejurda ini.
Berkekuatan 32 atlit yang mayoritas berlaga di kelompok umur (KU) atau yunior, akhirnya Percasi kota Depok membuktikan hasil upaya keras dan berkesinambungannya dengan menyabet dua emas dan tiga perunggu, yang menghantarkannya pada posisi runner up, dibawah kota Sukabumi sebagai tuan rumah.
Kota Sukabumi mendominasi dengan perolehan enam emas, dua perak, dan dua perunggu sebagai juara umum.
Tentu saja, dengan berhasilnya menembus target ini disambut gembira oleh Abdul Rahman yang karib disapa Abra sebagai Ketua Umum (Ketum) Percasi Kota Depok dan segenap jajaran pengurusnya.
“Hasil ini membuktikan kita berada pada jalur yang benar dalam pembinaan dan pencapaian prestasi atlit-atlit kita,” ujarnya bangga, seraya mengucapkan terima kasih kepada seluruh tim yang telah berjuang di ajang bergengsi ini.
Tak lupa, Abra mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Kota (Pemkot) Depok (Wali Kota) dan KONI Kota Depok yang selalu mendukung organisasi yang dipimpinnya ini dalam segala upaya mengharumkan nama kota Depok dengan segala capaian pembinaan dan prestasinya.
“Pak Wali Kota Depok sangat mendukung kami dan mengapresiasi atas hasil yang telah dicapai oleh atlit kita, dan KONI Kota Depok juga meminta kita untuk tetap konsisten meraih prestasi di ajang regional maupun nasional,” imbuhnya.
Potensi Pembinaan dan Prestasi
Menurut Abra, hasil dari Kejurda ini juga semakin menasbihkan Kota Depok sebagai potensi menjadi barometer pembinaan dan prestasi atlit di Jabar.
“Hasil Kejurda ini juga sebagai bahan evaluasi bagi kita, bahwa diatas langit masih ada langit,” ujarnya berfilosofi.
Karenanya, ia mendorong jajarannya, terutama tim kepelatihan untuk terus membina dan memberikan metoda kepelatihan yang baik untuk menghadapi event yang lebih besar yakni Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) yang akan dihelat bulan November, dan Kejuaraan Nasional (Kejurnas) dimana atlet Kota Depok meloloskan dua atlitnya diajang ini.
Selaras dengan Ketum, Andrianto E. Ariwibowo, Wakil Ketua (Waka) Percasi Kota Depok juga mengapresiasi raihan para atlitnya.
“Alhamdulillah, atas kerja keras, dedikasi, dan kebersamaan kita semua, Percasi Kota Depok berhasil meraih prestasi yang membanggakan dengan menempati peringkat ke-2 dari 27 kota/kabupaten se-Jawa Barat. Capaian ini bukan hanya milik para atlet, klub, pelatih, dan official, tetapi juga merupakan hasil kerja kolektif seluruh keluarga besar komunitas catur Kota Depok,” ucapnya sumringah.
Untuk itu, lanjut pria kalem yang disapa Andrie ini, mengajak seluruh pengurus Percasi Kota Depok, untuk turut menggaungkan prestasi ini melalui kanal media sosial masing-masing, baik melalui Status WhatsApp, Facebook, Instagram, YouTube, maupun media lainnya yang dimiliki.
“Mari kita sebarkan semangat dan kebanggaan ini kepada masyarakat luas, karena euforia dan kebahagiaan ini adalah milik kita bersama, sekaligus milik Kota Depok yang kita cintai,” ucapnya lagi.
Namun, menurut Andrie, perjalanan dalam membina dan menggapai prestasi belum selesai.
“Setelah keberhasilan ini, tantangan yang lebih besar telah menanti di depan mata. Kejuaraan Nasional (Kejurnas) dan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) sudah semakin dekat. Oleh karena itu, setelah menikmati momen kebanggaan ini, mari kita kembali mempersiapkan diri, memperkuat soliditas, dan bekerja lebih keras lagi demi meraih prestasi yang lebih tinggi bagi Kota Depok,” ujar Andri semangat.
Tentu saja atas capaian ini Andrie juga mengucapkan terima kasih kepada pihak-pihak yang telah mendukung Percasi Kota Depok selama ini.
“Sekali lagi, selamat dan terima kasih kepada seluruh atlet, klub, pelatih, official, pengurus, orang tua, sponsor, serta seluruh pihak yang telah memberikan dukungan dan kontribusi terbaiknya,” ucapnya.
Sebagaimana diketahui, dalam beberapa tahun terakhir, kota Depok dalam perhelatan Kejurda maupun Porprov tak pernah lepas dari posisi lina besar.
Peran tim pelatih yang dikomandani oleh Master Nasional (MN), Riza Ahmad tentu sangat besar atas raihan prestasi di ajang Kejurda tahun 2026 ini.
Dapat Dukungan Seluruh Komponen
Menurur pria yang berkutat didunia olahraga catur hampir separuh usianya ini, Kota Depok memang diproyeksikan sebagai barometer pembinaan dan prestasi olahraga catur di Provinsi Jabar, walau jalan menuju cita-cita tersebut sangat terjal.
“Pesaing kita di Jabar juga sangat banyak dan bagus, tapi dengan dukungan dari seluruh komponen yang terlibat saya optimis itu bisa terwujud,” ungkap Riza yang pernah sumbangkan medali emas di nomor beregu diajang Porprov tahun 2010 silam.
Optimisme yang diusungnya juga meliputi event selanjutnya, yakni Porprov Jabar dimana Kota Depok dan Kota Bekasi akan menjadi tuan rumah bersama diperhelatan yang bakal digelar bulan november ini.
Seperti di ajang Kejurda, lantaran Kota Depok banyak tersedia atlit yunior, maka Riza mencoba memaksimalkan para atlitnya di ajang Porprov ini dengan strategi khusus pelatihan.
“Pelatihan akan dibagi-bagi dengan tim pelatih yang menangani yunior dan senior, agar kita lebih fokus untuk meraih hasil yang maksimal,” terangnya.
“Kita konsisten dengan pembinaan atlit muda, dan akan menurunkan banyak atlit-atlit muda di ajang Porprov,” jelasnya lagi seraya menjelaskan ia akan lebih memfokuskan atlit yunior.
“Sesuai arahan pak Ketum, supaya kota Depok menjadi barometer pembinaan dan prestasi catir di provinsi Jabar,” harapnya.
Ia berkeyakinan tim yang dilabelinya “The Young Guns” ini mampu menjadi tim yang punya potensi meraih hasil yang maksimal. “Saya optimis, kota Depok di olahraga catur bisa menjadi kuda hitam diajang Porprov nanti,” pungkasnya yakin. (***)
Jurnalis: Asliatama Ahmad
Editor: Rusdy Nurdiansyah
Email: rusdynurdiansyah69@gmail.com






Komentar