Nasional
Beranda ยป Berita ยป Polres Depok Periksa Dua Kubu Ormas Batak Usai Bentrok Berdarah di Limo

Polres Depok Periksa Dua Kubu Ormas Batak Usai Bentrok Berdarah di Limo

Masa ormas di kantor polisi Polsek Cinere, Kota Depok. (Foto: Dok RUZKA INDONESIA)

RUZKA INDONESIA — Aparat kepolisian sedang menyelidiki bentrokan antara organisasi masyarakat Horas Bangso Batak (HBB) dan Pemuda Batak Bersatu (PBB) yang terjadi di Jalan Benda, Kecamatan Limo, Kota Depok, pada Senin malam (22/06/2026).

Peristiwa tersebut mengakibatkan sejumlah orang mengalami luka dan kedua kubu saling membuat laporan polisi.

Keributan terlaporkan terjadi sekitar pukul 23.44 WIB. Petugas Polsek Cinere yang menerima informasi langsung mendatangi lokasi untuk mengamankan situasi dan mencegah bentrokan meluas.Saat ini penyidik masih mengumpulkan keterangan saksi serta mendalami laporan dari kedua belah pihak.

Berdasarkan keterangan pihak HBB, keributan bermula saat sejumlah anggotanya memasang bendera organisasi di kawasan Jalan Benda pada tengah malam. Mereka mengaku memilih waktu tersebut agar tidak mengganggu aktivitas masyarakat sekitar.

Menurut Frenki Hutasoit dan Edward Napitupulu, setelah pemasangan bendera selesai, sebuah kendaraan yang tertera bertuliskan Pemuda Batak Bersatu (PBB) datang ke lokasi sambil membunyikan sirene. Situasi kemudian memanas hingga terjadi adu mulut yang berujung dugaan penganiayaan.

Terlihat di Pengadilan Tipikor, Jaksa Atang Terduga Penerima Suap Rp28 Miliar Tidak Ditahan

โ€œAwalnya kami hanya memasang bendera organisasi. Tidak lama kemudian terjadi perdebatan dan situasi berubah menjadi keributan,โ€ kata Frenki.

Dalam laporan ke Polres Metro Depok, Frenki mengaku mengalami pendarahan pada hidung akibat pukulan.

Sementara Edward Napitupulu mengaku mengalami luka pada bagian kepala setelah dugaan dipukul menggunakan gelas oleh sejumlah orang.

Korban Pengeroyok dan Keributan

Di sisi lain, kubu PBB membantah menjadi pihak yang memulai kekerasan. Tombus Silaban, yang juga melaporkan kejadian tersebut ke polisi, mengaku justru menjadi korban pengeroyokan saat keributan berlangsung.

โ€œPada saat terjadi keributan saya mengalami pemukulan dan luka pada bagian wajah serta kaki. Karena itu saya membuat laporan polisi agar kejadian ini terproses sesuai hukum,โ€ ujar Tombus.

Menaker Beberkan 10 Poin Penting UU Pelindungan Ketenagakerjaan

Tombus menuding sejumlah anggota HBB melakukan tindakan kekerasan terhadapnya, mulai dari pemukulan hingga pencekikan.

Akibat kejadian itu, ia mengaku mengalami luka pada wajah sebelah kanan dan lecet pada bagian kaki.

Kepolisian mencatat kedua kubu telah menjalani pemeriksaan medis di Rumah Sakit Bhayangkara Brimob untuk kepentingan visum.

Setelah proses pelaporan dan visum selesai, para korban kembali ke rumah masing-masing.

Polres Metro Depok memastikan kasus tersebut akan ditindaklanjuti oleh Satuan Reserse Kriminal.

4 Gagasan Ade Ahmad jika Terpilih Jadi Kades Kudangwangi, Fokus Petani

Penyidik saat ini masih memeriksa saksi-saksi dan mengkaji hasil visum guna menentukan unsur pidana serta pihak yang bertanggung jawab dalam bentrokan tersebut. (***)

Jurnalis/Editor: Rusdy Nurdiansyah
Email: rusdynurdiansyah69@gmail.com

Terpopuler

01

Merasa Dibackingi, Disegel Tetap Beroperasi, Satpol PP Depok Akhirnya Tutup Paksa Koat Coffee

02

Sempat Terhenti, Pembongkaran Bangunan Jogging Track di Badan Air Situ 7 Muara Sawangan Depok Dilanjutkan

03

Lapor KDM, Diintimidasi Preman, Pembongkaran Bangunan di Atas Air Situ 7 Muara Depok Terhenti!

04

Ekonomi Jakarta Moncer, Disokong Stabilnya Inflasi dan Terjaganya Aktivitas Perdagangan

05

Galeri Indonesia Kaya, Gelar Konser Kidung Natal Indonesia, Semangat Inklusivitas Berjalan Beriringan dalam Harmoni Musik Keroncong

06

Gaya Hidup Modern Picu Risiko Penyakit Kronis, Primaya Hospital Bekasi Barat Luncurkan Wellness Center

07

Komunitas Bakul Budaya Meriahkan Pembukaan Pameran Arsip Bagong Kussudiardja

Sorotan



Yogi Kurniawan, dari Suporter Jadi CEO Klub




Kolom