Galeri
Beranda » Berita » Bayu Skak Bawa Penyegaran lewat Komedi Sci-fi di Film Foufo, Trailer Tampilkan Tretan Muslim Jadi Anak yang Berbakti Pada Ibu

Bayu Skak Bawa Penyegaran lewat Komedi Sci-fi di Film Foufo, Trailer Tampilkan Tretan Muslim Jadi Anak yang Berbakti Pada Ibu

Foto bersama para pemain Film Foufo. (Foto: Dok RUZKA INDONESIA)

Film Foufo tayang mulai 9 Juli 2026 di bioskop Indonesia

RUZKA INDONESIA — Setelah sukses dengan genre horor komedi, sutradara Bayu Skak merilis film terbarunya bergenre komedi sci-fi berjudul Foufo, yang dipersembahkan oleh Skak Studios dan Sinemart.

Menyambut penayangannya di bioskop pada 9 Juli 2026, film Foufo merilis official trailer dan poster yang menampilkan persahabatan dan kisah haru cinta seorang anak terhadap ibunya yang ingin naik haji.

Film Foufo dibintangi oleh Tretan Muslim, Habib Jafar, Ade ‘Bibier’ Kurniyawan, Benidictus Siregar, Bambang Ceper, Siti Kam, Fuad Sasmita, Sangat Mahendra, Anggun Dwi, Ina Pogang, Rifqy Abdillah, Kiano, dan Hari Otong.

Film ini diproduseri oleh Bayu Skak dan Ricky R. Setiawan, dengan produser eksekutif David Suwarto.

Pameran Seni Rupa EPARTS 2 Kembali Hadir di Balai Kota Depok, Bertema Colourfull

Official trailer film Foufo menampilkan perjalanan Muslim yang diperankan oleh Tretan Muslim, sebagai anak yang menjadi tulang punggung keluarga hidup sebagai pengepul besi bekas.

Di tengah keterbatasan ekonomi, Muslim memiliki cita-cita untuk memberangkatkan ibunya, Saiqonah, naik haji ke Mekah. Namun, di tengah semuanya, datang alien dari planet asing yang mendarat ke Bumi dan mengubah jalan hidup keluarga Muslim.

Situasi pun menjadi semakin rumit. Alien yang mereka panggil Foufo itu butuh pertolongan keluarga Muslim untuk bisa kembali ke kapal induknya.

Di satu sisi, batas pelunasan keberangkatan haji semakin dekat dan mendesak, dan membawa film ini memiliki drama yang mengharukan dari trailernya.

Bagaiamna perjalanan persahabatan antara keluarga Madura dan alien? Apa yang akan dilakukan Muslim dan Foufo?

Bayu Skak mengungkapkan ide tentang film Foufo berawal dari sebuah keinginan untuk keluar dari zona nyamannya.

Ritual Budaya Malam 1 Suro Bersama Direktorat Kebudayaan UI, Komoenitas Makara, Urban Spiritual Indonesia, dan Prodi Sastra Jawa FIB UI

Selama ini, Bayu dikenal dengan signature
sutradara komedi dan bahasa Jawanya. Namun, untuk pertama kalinya Bayu menggarap film berbahasa Madura.

Kisah yang dibawa pun sangat universal, tentang cinta yang begitu besar dari seorang anak terhadap sang ibu.

“Semua orang punya pengalaman dan perasaan bagaimana rasanya mencintai ibu kita masing-masing dan keinginan untuk membahagiakan orang yang kita paling sayangi di dunia ini, yaitu ibu. Perasaan itu yang ingin kami sajikan di film ini,” ujar produser dan sutradara film Foufo Bayu Skak.

Film Foufo sekaligus menandai debut Tretan Muslim sebagai pemeran utama di film layar lebar.

Jika biasanya Tretan tampil sebagai karakter yang komedik, justru di film ini ia ditantang untuk menampilkan karakter yang serius.

Tre Amor Vati, Grup Band Pendatang Baru dengan Rasa Lawas, Perkenalkan Single Perdana Bertajuk Perih

“Ini pertama kalinya saya menjadi pemeran utama, ditambah kalian akan melihat sisi lain saya yang belum pernah dilihat selama ini. Saya bangga identitas Madura ditampilkan dengan baik dan unik oleh Bayu di film Foufo ini,” ungkap Tretan Muslim.

Film Foufo membawa beberapa terobosan yang menjadi penyegaran di perfilman Indonesia. Di antaranya adalah film pertama berbahasa Madura, dengan hampir 80% pemeran adalah berdarah Madura dan non-aktor, serta berkolaborasi dengan studio animasi lokal asal Surabaya, Hompimpa, untuk secara khusus mendesain karakter alien.

Dalam prosesnya, film Foufo juga melakukan open casting yang melibatkan partisipasi 2.500 peserta! Skala yang sangat besar dan menjadi bentuk keseriusan Skak Studios dan Sinemart dalam mencari talenta otentik Madura.

Film ini juga menggandeng pengisi suara (dubber) legendaris Indonesia, Ade ‘Bibier’ yang sudah sangat dikenal suaranya oleh masyarakat Indonesia, untuk mengisi suara alien.

Ia juga untuk pertama kalinya debut di layar lebar, dan secara khusus pertama kalinya melakukan live dubbing.

“Ide tentang UFO yang crash landing di Madura sudah sangat lucu. Film ini membawa komedi dengan sentuhan sci-fi, namun juga ada kedalaman dramanya tentang cinta seorang anak yang ingin berbakti pada ibunya, sebuah perasaan yang rasanya sangat relate untuk kita semua. Sinemart percaya dengan mendukung penuh film Foufo sejak awal dikembangkan dan akhirnya siap tayang mulai 9 Juli 2026 di bioskop Indonesia,” ujar produser eksekutif David Suwarto.
Film Foufo akan tayang di bioskop Indonesia mulai 9 Juli 2026. (***)

Jurnalis: Koesbiantoro
Editor: Rusdy Nurdiansyah
Email: rusdynurdiansyah69@gmail.com

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terpopuler

01

Merasa Dibackingi, Disegel Tetap Beroperasi, Satpol PP Depok Akhirnya Tutup Paksa Koat Coffee

02

Sempat Terhenti, Pembongkaran Bangunan Jogging Track di Badan Air Situ 7 Muara Sawangan Depok Dilanjutkan

03

Lapor KDM, Diintimidasi Preman, Pembongkaran Bangunan di Atas Air Situ 7 Muara Depok Terhenti!

04

Berlaku Nasional, Polres Garut Imbau Masyarakat Manfaatkan Layanan Gratis Contact Center 110

05

Ekonomi Jakarta Moncer, Disokong Stabilnya Inflasi dan Terjaganya Aktivitas Perdagangan

06

Sekolah dan Upaya Membumikan Gapura Pancawaluya di SMAN 1 Cikijing

07

Galeri Indonesia Kaya, Gelar Konser Kidung Natal Indonesia, Semangat Inklusivitas Berjalan Beriringan dalam Harmoni Musik Keroncong

Sorotan






Kolom