RUZKA INDONESIA — Tim Masjid Pantai Bali kembali menghadirkan inovasi berbasis budaya maritim melalui Omplok Layar, sebuah pengembangan dari perahu tradisional Omplok yang selama ini digunakan masyarakat pesisir sebagai Sampan dayung tanpa layar.
Inovasi yang digagas oleh Tim Masjid Pantai Bali ini mulai diperkenalkan pada tahun 2024 sebagai bagian dari upaya pelestarian sekaligus revitalisasi kearifan lokal masyarakat pesisir.
Omplok Layar memadukan bentuk tradisional Sampan (Omplok) dengan teknologi layar sederhana yang membuatnya lebih menarik, efisien, dan mudah dioperasikan.
Berbeda dengan Jukung atau perahu layar pada umumnya yang membutuhkan beberapa awak untuk mengendalikan perahu, Omplok Layar dapat dijalankan hanya oleh satu hingga dua orang.
Hal itu lebih praktis dan berpotensi dikembangkan sebagai sarana wisata air berbasis masyarakat.
Sebagaimana Balap Omplok Layar pada Festival Budaya Masjid Pantai Bali 2025, keunikan dan daya tarik Omplok Layar akan ditampilkan kembali oleh Yayasan Masjid Pantai Nusantara dan Tim Masjid Pantai Bali.
Festival Masjid Pantai Bali 2026
Keunikan tersebut dapat disaksikan dalam Lomba Balap Omplok Layar pada rangkaian Festival Masjid Pantai Bali 2026, yang Insya Allah dilaksanakan pada tgl. 27 September 2026 – 3 Oktober 2026.
Puluhan perahu layar beraneka warna diperkirakan akan menghiasi perairan dan pesisir Jembrana, menciptakan panorama yang memadukan keindahan alam, tradisi maritim, dan kreativitas masyarakat lokal.
Selain menjadi atraksi budaya dan olahraga bahari, Omplok Layar juga diharapkan mampu membuka peluang ekonomi baru bagi masyarakat pesisir Jembrana.
Tentu, khususnya Wisata Religi Masjid Pantai Bali yang “Viral”, menjadi destinasi baru yang ramai dikunjungi oleh masyarakat setelah menjadi “Bali Manasik Center” (Pusat Manasik Haji di Bali).
Tempat tersebut diresmikan Ketua Umum Dewan Masjid Indonesia (DMJ) dan Mantan Wakil Presiden RI, Jusuf Kalla pada 7 Februari 2026.
Dengan biaya operasional yang relatif rendah, mudah dipelajari, serta ramah lingkungan, Omplok Layar memiliki potensi untuk dikembangkan sebagai salah satu produk wisata unggulan yang memperkaya destinasi bahari Jembrana.
Kehadiran Omplok Layar menjadi bukti bahwa pelestarian budaya dapat berjalan seiring dengan inovasi.
Dengan karakter yang unik dan secara visual memikat pandangan mata, Omplok Layar diharapkan menjadi salah satu ikon baru wisata bahari Jembrana.
Dan, sekaligus memperkuat citra daerah sebagai kawasan pesisir yang kreatif, berdaya saing, dan berakar kuat pada tradisi maritim Nusantara. (***)
Kontributor: Firmansyah Dimmy/Marbot Masjid Pantai Bali
Editor: Rusdy Nurdiansyah
Email: rusdynurdiansyah69@gmail.com




Komentar