Nasional
Beranda ยป Berita ยป Ancaman Peredaran Obat Telarang, Kades Limusnunggal Ambil Langkah Tegas

Ancaman Peredaran Obat Telarang, Kades Limusnunggal Ambil Langkah Tegas

Kepala Desa Limusnunggal, Galih Rakasiwi. (Foto: Dok Dwi Retno Sari)

RUZKA INDONESIA — Ancaman peredaran obat-obatan terlarang jenis psikotropika seperti Tramadol dan Excimer, dan jenis lainnya kian meresahkan.

Menyikapi hal ini, Kepala Desa Limusnunggal, Kecamatan Cileungsi, Kabupaten Bogor, Jawa Barat (Jabar), Galih Rakasiwi, mengambil langkah tegas.

Ia mengimbau sekaligus mengajak seluruh elemen masyarakat untuk memperketat pengawasan terhadap lingkungan dan pergaulan remaja.

Galih menegaskan bahwa penyalahgunaan obat-obatan ilegal ini merupakan musuh nyata yang dapat menghancurkan masa depan generasi muda, khususnya di wilayah Desa Limusnunggal.

โ€œKami berharap para remaja jangan sampai terjerumus dalam penyalahgunaan obat-obatan terlarang. Dampaknya sangat merusak masa depan generasi muda kita,โ€ ujar Galih dalam keterangannya, Senin (18/05/2026).

Satresnarkoba Polres Depok Komit Komitmen Tekan Peredaran Obat Daftar G

Harus Ada Sinergi

Menurutnya, benteng utama dalam menghalau peredaran barang haram ini adalah sinergi yang kuat antara pemerintah, aparat penegak hukum, dan lingkungan keluarga.

Galih, juga menyampaikan apresiasi yang tinggi kepada jajaran Polres Bogor dan Polsek Cileungsi.

Pihak kepolisian dinilai bergerak cepat dan agresif dalam menggencarkan penertiban terhadap toko-toko atau tempat yang diduga menjadi sarang peredaran obat-obatan ilegal.

โ€œKami sangat mengapresiasi pihak kepolisian yang terus bergerak menertibkan tempat-tempat peredaran obat-obatan ilegal di wilayah Bogor, khususnya Cileungsi,โ€ terangnya.

Lebih lanjut, Galih mengingatkan para orang tua untuk tidak lengah dalam memantau aktivitas anak-anak mereka.

Polisi Tangani Kebakaran Rumah Panggung di Desa Sinarjaya Bungbulang Garut

Ia menyebut, efek dari konsumsi obat terlarang sering kali menjadi pemicu utama terjadinya tindak kriminalitas di jalanan.

โ€œKita harus saling menjaga dan mengawasi anak-anak kita. Jangan sampai mereka terjerumus, karena biasanya tindak kejahatan berawal dari hal-hal seperti itu (konsumsi obat terlarang),โ€ jelas Galih.

Satgas Linmas Desa Limusnunggal Rutin Patroli

Pemerintah Desa (Pemdes) Limusnunggal sendiri tidak tinggal diam. Selama ini, lewat berbagai kegiatan kemasyarakatan, sosialisasi penolakan obat terlarang terus digaungkan.

Bahkan, Satgas Linmas Desa Limusnunggal rutin menggelar patroli wilayah untuk memantau dan menegur aktivitas-aktivitas warga yang mencurigakan.

Namun, karena keterbatasan wewenang dalam hal penegakan hukum, Galih meminta peran aktif warga untuk menjadi “mata dan telinga” di lingkungan masing-masing.

Oligarki dan Kaki Tangannya Tak Akan Mampu Ciptakan Ketegangan Politik

โ€œHarus ada kerja sama antara pemerintah desa, masyarakat, dan pihak kepolisian. Jika ada tempat yang dicurigai menjadi lokasi jual beli atau transaksi Tramadol dan obat lainnya, segera laporkan kepada pihak berwajib atau melalui pemerintah desa. Kami akan segera berkoordinasi dengan Bhabinkamtibmas untuk tindakan lebih lanjut,โ€ pungkasnya. (***)

Jurnalis: Dwi Retno Sari
Editor: Rusdy Nurdiansyah
Email: rusdynurdiansyah69@gmail.com

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terpopuler

01

Merasa Dibackingi, Disegel Tetap Beroperasi, Satpol PP Depok Akhirnya Tutup Paksa Koat Coffee

02

Sempat Terhenti, Pembongkaran Bangunan Jogging Track di Badan Air Situ 7 Muara Sawangan Depok Dilanjutkan

03

Lapor KDM, Diintimidasi Preman, Pembongkaran Bangunan di Atas Air Situ 7 Muara Depok Terhenti!

04

Berlaku Nasional, Polres Garut Imbau Masyarakat Manfaatkan Layanan Gratis Contact Center 110

05

Suzuki Carry Minivan 2026, Irit dengan Kegagahan dan Kenyamanan

06

Depok akan Bangun Pabrik Pengelolaan Sampah RDF di TPA Cipayung

07

Ekonomi Jakarta Moncer, Disokong Stabilnya Inflasi dan Terjaganya Aktivitas Perdagangan

Sorotan






Kolom