RUZKA INDONESIA — Warga melaporkan adanya tumpukan sampah liar yang menimbulkan bau tak sedap ke Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kota Depok. Tumpukkan sampah liar tersebut menyebabkan pencemaran lingkungan.
Petugas DLHK Kota Depok Bersama Tim Maung Asri bergerak cepat menindaklanjuti laporan warga terkait tumpukan sampah liar yang meresahkan di wilayah Limo, Jumat (27/03/2026).
Petugas mengangkut volume sampah yang diperkirakan mencapai hampir 4.000 kilogram atau sekitar 4 ton, yang didominasi sampah basah.
โPerkiraan sampah hampir 4.000 kilogram karena sebagian besar merupakan sampah basah,โ ujar
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala DLHK Depok, Reni Siti Nuraeni dalam keterangan yang diterima, Selasa (31/03/2026).
Menurut Reni, karena volume sampah yang cukup besar, proses pengangkutan tidak dapat diselesaikan dalam satu hari dan dilanjutkan keesokan harinya.
โKarena sampahnya cukup banyak, pengangkutan dilakukan selama dua hari. Hari Sabtu kami lanjutkan untuk mengangkut sisa sampah yang masih ada,โ ungkapnya.
Selain melakukan pembersihan, DLHK Kota Depok juga tengah menelusuri pihak yang bertanggung jawab atas pembuangan sampah liar tersebut.
โKami juga sedang mencari informasi terkait siapa penanggung jawabnya, sehingga bisa dilakukan tindakan lebih tegas dan memberikan efek jera,โ tegasnya.
Melalui langkah cepat ini, DLHK Kota Depok berharap permasalahan sampah liar dapat segera teratasi sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat untuk tidak membuang sampah sembarangan. (***)
Jurnalis: Risjadin Muhammad
Editor: Rusdy Nurdiansyah
Email: rusdynurdiansyah69@gmail.com


Komentar