Nasional
Beranda ยป Berita ยป Menteri Bintang Kawal Penanganan Kasus Kekerasan Seksual Guru Ngaji

Menteri Bintang Kawal Penanganan Kasus Kekerasan Seksual Guru Ngaji

Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Bintang Puspayoga (kiri) mengunjungi para korban kekerasan seksual yang dilakukan oleh guru ngaji di Purwakarta, Jawa Barat.ย 
Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Bintang Puspayoga (kiri) mengunjungi para korban kekerasan seksual yang dilakukan oleh guru ngaji di Purwakarta, Jawa Barat.

RUZKA INDONESIA – Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Bintang Puspayoga memastikan pihaknya mengawal penanganan kasus kekerasan seksual terhadap anak yang dilakukan oknum guru ngaji di Purwakarta, Jawa Barat, hingga tuntas.

"Kami akan terus mengawal kasus ini hingga tuntas. Korban dan keluarga mereka membutuhkan kepastian hukum. Putusan cepat dan tegas juga akan memberikan efek jera bagi pelaku. Putusan hakim saat ini di Pengadilan Negeri Purwakarta, yang dihadiri oleh tim layanan SAPA bersama tim Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK), ditunda," kata dia dalam keterangan di Jakarta, Kamis (5/9/2024).

Dia mengatakan hal itu saat mengunjungi para korban kekerasan seksual dalam kasus ini.

Pihaknya berharap, putusan hakim nanti dapat memberikan keadilan bagi para korban.

"Kami berharap putusan hakim nanti sesuai dengan tuntutan jaksa dan memberikan keadilan bagi para korban. Pelaku harus dihukum seberat-beratnya agar kasus seperti ini tidak terulang kembali," katanya.

Sunatan Massal di Polres Majalengka Diikuti 40 Anak, Tangisan Warnai Proses Khitan

Menteri PPPA menyampaikan proses pendampingan bagi para korban telah dilakukan secara intensif oleh Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan Dan Perlindungan Anak (Dinsos P3A) dan Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Anak (P2TP2A) Kabupaten Purwakarta.

Terdapat empat korban yang diduga telah menjadi korban persetubuhan oleh pelaku sesuai hasil visum et repertum dan 11 korban lainnya diduga menjadi korban pencabulan oleh pelaku.

Tersangka dalam kasus ini dijerat dengan Pasal 81 jo Pasal 76D dan/atau Pasal 82 jo 76E UU Nomor 17 Tahun 2016 tentang Perubahan Kedua atas UU Nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak.

Pelaku juga dapat dikenai tambahan pidana sepertiga masa tahanan karena tersangka merupakan tenaga pendidik.

Dalam kasus ini dapat disertai proses pelaksanaan restitusi kepada korban demi pemulihan fisik dan psikis korban. ***

Setelah 19 kali Beraksi, 3 Pelaku Pembobol Minimarket Diamankan Polres Garut

Terpopuler

01

Merasa Dibackingi, Disegel Tetap Beroperasi, Satpol PP Depok Akhirnya Tutup Paksa Koat Coffee

02

Sempat Terhenti, Pembongkaran Bangunan Jogging Track di Badan Air Situ 7 Muara Sawangan Depok Dilanjutkan

03

Lapor KDM, Diintimidasi Preman, Pembongkaran Bangunan di Atas Air Situ 7 Muara Depok Terhenti!

04

Ekonomi Jakarta Moncer, Disokong Stabilnya Inflasi dan Terjaganya Aktivitas Perdagangan

05

Sekolah dan Upaya Membumikan Gapura Pancawaluya di SMAN 1 Cikijing

06

Galeri Indonesia Kaya, Gelar Konser Kidung Natal Indonesia, Semangat Inklusivitas Berjalan Beriringan dalam Harmoni Musik Keroncong

07

Gaya Hidup Modern Picu Risiko Penyakit Kronis, Primaya Hospital Bekasi Barat Luncurkan Wellness Center

Sorotan



Yogi Kurniawan, dari Suporter Jadi CEO Klub




Kolom