Mancanegara
Beranda ยป Berita ยป Wabah Ebola ‘Ngamuk’ di Kongo, 438 Orang Tewas

Wabah Ebola ‘Ngamuk’ di Kongo, 438 Orang Tewas

Wabah Ebola menewaskan ratusan warga Kongo. (Foto: AP Photo/Moses Sawasawa)

Wabah tersebut terkonsentrasi di 34 zona kesehatan yang tersebar di provinsi Ituri, Kivu Utara, dan Kivu Selatan.

RUZKA INDONESIA–Jumlah korban jiwa akibat wabah Ebola di Republik Demokratik Kongo meningkat di atas 400 orang setelah hampir 40 kematian baru tercatat dalam 24 jam terakhir, menurut laporan terbaru situasi dari Kementerian Kesehatan, Kamis (02/07/2026).

Kementerian menyatakan jumlah kasus yang dikonfirmasi meningkat menjadi 1.406, termasuk 438 kematian dengan tingkat kematian 31,2 persen sejak wabah diumumkan pada 15 Mei.

Wabah tersebut terkonsentrasi di 34 zona kesehatan yang tersebar di provinsi Ituri, Kivu Utara, dan Kivu Selatan.

Kementerian juga mengatakan zona kesehatan ke-24 yang dikenal sebagai Lolwa, provinsi Ituri yang menjadi episentrum wabah saat kini turut terdampak penyebaran Ebola. Hingga kini, setidaknya 192 orang telah dinyatakan pulih, sementara 609 pasien masih dalam isolasi atau rawat inap.

Israel Larang Azan, Sekjen OKI Sebut Diskriminatif dan Rasis

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) memperingatkan bahwa angka kematian kasus yang dilaporkan di Kongo kemungkinan besar masih lebih rendah dari kondisi sebenarnya, karena banyak kematian yang terjadi sebelum wabah diumumkan masih dalam penyelidikan.

Otoritas kesehatan menyebut situasi keamanan yang tidak kondusif, perpindahan penduduk, penolakan masyarakat, dan tekanan pada fasilitas kesehatan sebagai faktor-faktor yang melemahkan respons terhadap strain Ebola Bundibugyo.

Pada Selasa, dua orang, termasuk seorang petugas polisi, tewas dan sebuah pusat perawatan terbakar ketika kekerasan meletus terkait jenazah seorang pria yang diyakini meninggal karena Ebola di Ituri.

Menurut media setempat, insiden lain terjadi di zona kesehatan Nia-Nia di wilayah Mambasa, setelah sebagian orang menolak untuk menyerahkan jenazah seseorang yang diduga meninggal karena Ebola kepada tim yang bertanggung jawab atas pemakaman yang layak dan aman.

Awal pekan ini, Presiden Kongo Fรฉlix Tshisekedi mengumumkan rencana penanganan wabah Ebola senilai 319 juta dolar AS (sekitar Rp5,65 triliun)

FTA Diaspora Indonesia Desak Presiden Selesaikan UKT Mahal

Sementara itu, para negara donor dan mitra telah menjanjikan bantuan sebesar 910 juta dolar AS (sekitar Rp16,11 triliun) untuk mendukung respons Ebola di Kongo dan Uganda, di mana 20 kasus telah dikonfirmasi, menurut Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Afrika.(*/Anadolu)

Editor: Amiruddin

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terpopuler

01

Merasa Dibackingi, Disegel Tetap Beroperasi, Satpol PP Depok Akhirnya Tutup Paksa Koat Coffee

02

Sempat Terhenti, Pembongkaran Bangunan Jogging Track di Badan Air Situ 7 Muara Sawangan Depok Dilanjutkan

03

Lapor KDM, Diintimidasi Preman, Pembongkaran Bangunan di Atas Air Situ 7 Muara Depok Terhenti!

04

Berlaku Nasional, Polres Garut Imbau Masyarakat Manfaatkan Layanan Gratis Contact Center 110

05

Ekonomi Jakarta Moncer, Disokong Stabilnya Inflasi dan Terjaganya Aktivitas Perdagangan

06

Sekolah dan Upaya Membumikan Gapura Pancawaluya di SMAN 1 Cikijing

07

Galeri Indonesia Kaya, Gelar Konser Kidung Natal Indonesia, Semangat Inklusivitas Berjalan Beriringan dalam Harmoni Musik Keroncong

Sorotan






Kolom