RUZKA INDONESIA — Mengantisipasi warga mengurus validasi dan verifikasi data kependudukan, Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kota Depok menambah loket layanan aktivasi Identitas Kependudukan Digital (IKD).
Hal tersebut untuk melayani kebutuhan warga dalam mengikuti pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) 2026.
Data kependudukan yang valid menjadi salah satu faktor penting dalam mendukung pelayanan publik yang tepat sasaran.
Tentunya pelayanan publik termasuk proses verifikasi calon peserta didik pada SPMB 2026.
โValidasi data kependudukan sangat penting, tidak hanya untuk keperluan pendidikan, tetapi juga sebagai dasar perencanaan program daerah,โ ujar Kepala Disdukcapil Kota Depok, Mary Liziawati, Kamis (21/05/2026).
Menurut Mary, warga dapat melakukan pembuatan maupun aktivasi IKD dalam loket Defast.
Loket tersebut berada samping Perpustakaan Kota Depok, lalu Mal Pelayanan Publik (MPP), serta loket pelayanan lantai 1 Gedung Dibaleka II.
“Warga dapat melakukan aktivasi sekaligus pengecekan data kependudukan secara langsung dan real time,” ungkapnya.
Pastikan Data Kependudukan
Dia juga mengimbau masyarakat, khususnya para orang tua, untuk memastikan data kependudukan anak telah sesuai sebelum proses pendaftaran sekolah.
“Dengan IKD, warga dapat menikmati berbagai kemudahan, mulai dari pengecekan data yang lebih cepat, akses praktis melalui smartphone, hingga data yang terintegrasi secara real time,” imbuh Mary.
Harapan Mary, warga segera melakukan aktivasi IKD agar dokumen kependudukan keluarga tetap akurat.
Dan, tentunya juga agar siap tergunakan untuk berbagai kebutuhan administrasi, termasuk SPMB 2026.
โAktivasi IKD dapat dilakukan di kantor pelayanan Disdukcapil Kota Depok baik di Balai Kota maupun di Satuan Pelayanan Disdukcapil (SDP) di 11 kecamatan. Kami mengajak seluruh warga memanfaatkan layanan ini demi mendukung pelayanan publik yang lebih efektif dan efisien,โ pungkasnya.
Berdasarkan pemantauan, tampak loket pelayanan Disdukcapil Kota Depok diserbu warga sejak Senin (18/05/2026) hingga Jumat (22/05/2026). (***)
Jurnalis: Risjadin Muhammad
Editor: Rusdy Nurdiansyah
Email: rusdynurdiansyah69@gmail.com



Komentar