Nasional
Beranda » Berita » IKD Surabaya Tembus 99,67%, Digitalisasi Perlinsos Kejar 365 Ribu Warga Belum Terdata

IKD Surabaya Tembus 99,67%, Digitalisasi Perlinsos Kejar 365 Ribu Warga Belum Terdata

Direktur Jenderal Komunikasi Publik dan Media Kemkomdigi, Fifi Aleyda Yahya, menegaskan bahwa digitalisasi Perlinsos merupakan ikhtiar pemerintah memastikan tidak ada warga yang berhak menerima bantuan negara namun luput dari pendataan. Foto: Humas Kemkomdigi/Ruzkaindonesia

RUZKA INDONESIA – Kota Surabaya mencatat capaian aktivasi Identitas Kependudukan Digital (IKD) sebesar 99,67% saat menjadi lokasi uji coba Program Digitalisasi Perlindungan Sosial. Capaian itu mendukung target pemerintah menuntaskan pendataan 365.348 warga Surabaya yang belum masuk klaster desil kesejahteraan.

Ratusan warga memadati Aula Kelurahan Pakis, Kecamatan Sawahan, Jumat (12/6/2026), untuk ikut sosialisasi dan pendaftaran Portal Perlinsos. Kegiatan ini bagian dari kunjungan jurnalistik Kementerian Komunikasi dan Digital yang memperlihatkan langsung proses pendaftaran warga ke sistem perlindungan sosial nasional.

Direktur Jenderal Komunikasi Publik dan Media Kemkomdigi, Fifi Aleyda Yahya, menegaskan digitalisasi dilakukan agar warga berhak tidak luput dari bantuan. “Kalau memang berhak mendapatkan bantuan pemerintah, jangan sampai ada yang terlewat. Digitalisasi Perlinsos hadir untuk membantu negara mengenali kondisi warganya dengan lebih baik,” kata Fifi.

Fifi mengingatkan warga mewaspadai penipuan bansos. “Jangan berikan data pribadi, kode OTP, maupun kata sandi kepada pihak yang tidak dikenal serta jangan percaya pihak yang meminta imbalan dengan alasan mempercepat pencairan bantuan,” tegasnya.

Sekretaris Jenderal Kementerian Sosial, Robben Rico, menyebut pemerintah sedang mengonsolidasikan DTKS, Regsosek, dan P3KE menjadi basis data terpadu. Ia mengungkapkan masih ada 365.348 warga Surabaya yang belum terklaster. “Data yang semakin akurat akan membuat intervensi pemerintah menjadi lebih tepat,” ujar Robben.

Lewat Games dan Diskusi, PLN UP3 Pondok Kopi Ajak Siswa SDIT Al Muhajirin Kenal Bahaya dan Hemat Listrik

Koordinator Gugus Tugas Komite Percepatan Transformasi Digital Pemerintah, Rahmat Andika, menjelaskan Portal Perlinsos mempercepat verifikasi lewat identitas digital dan pertukaran data antar-kementerian. “Portal Perlinsos memungkinkan masyarakat mendaftarkan diri secara langsung sehingga proses verifikasi dapat berlangsung lebih cepat,” jelas Rahmat.

Surabaya menjadi satu dari 42 daerah percontohan bersama 41 kabupaten/kota lain. Sebelum uji coba, Pemkot Surabaya telah melatih agen Perlinsos. Aktivasi IKD agen tercatat 100%.

Pemerintah berharap digitalisasi membuat pendataan lebih akurat dan transparan agar bansos tepat sasaran. ***

Editor: Yoyok Bepe

Email: yoyokbp@gmail.com

Usai Penyesuaian Harga BBM Non-Subsidi, Pertamina Pastikan Stok Pertalite Tersedia

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terpopuler

01

Merasa Dibackingi, Disegel Tetap Beroperasi, Satpol PP Depok Akhirnya Tutup Paksa Koat Coffee

02

Sempat Terhenti, Pembongkaran Bangunan Jogging Track di Badan Air Situ 7 Muara Sawangan Depok Dilanjutkan

03

Lapor KDM, Diintimidasi Preman, Pembongkaran Bangunan di Atas Air Situ 7 Muara Depok Terhenti!

04

Berlaku Nasional, Polres Garut Imbau Masyarakat Manfaatkan Layanan Gratis Contact Center 110

05

Suzuki Carry Minivan 2026, Irit dengan Kegagahan dan Kenyamanan

06

Ekonomi Jakarta Moncer, Disokong Stabilnya Inflasi dan Terjaganya Aktivitas Perdagangan

07

Sekolah dan Upaya Membumikan Gapura Pancawaluya di SMAN 1 Cikijing

Sorotan






Kolom