RUZKA INDONESIA — Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Perikanan (DKP3) Kota Depok menerjunkan sebanyak 83 petugas gabungan untuk mengawasi pelaksanaan pemotongan hewan kurban di berbagai lokasi saat Idul Adha 2026.
Tim tersebut terdiri dari 21 petugas Direktorat Kesehatan Masyarakat Veteriner Kementerian Pertanian, 21 petugas DKP3 Kota Depok, tujuh dokter hewan dari Perhimpunan Dokter Hewan Indonesia (PDHI) Cabang Jawa Barat VII, serta 34 mahasiswa Sekolah Kedokteran Hewan dan Biomedis Institut Pertanian Bogor (IPB).
โKeterlibatan tim gabungan ini sangat penting karena lokasi pemotongan hewan kurban tersebar di berbagai wilayah dan membutuhkan dukungan tenaga teknis yang memadai,โ ujar Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Perikanan (DKP3) Kota Depok, Dadan Rustandi, Selasa (26/05/2026).
Menurut Dadan, para petugas akan difokuskan pada pemeriksaan daging dan jeroan setelah pemotongan (post mortem) guna memastikan daging yang didistribusikan kepada masyarakat aman, sehat, dan layak konsumsi.
Selain melakukan pemeriksaan, petugas juga memberikan pendampingan kepada panitia kurban terkait aspek higiene dan sanitasi di lokasi pemotongan.
โMereka akan memberikan masukan terkait penanganan daging, pemisahan jeroan, kebersihan lokasi, hingga pengelolaan limbah pemotongan,โ jelasnya.
Bekerja Optimal
Ia menegaskan, seluruh petugas diminta bekerja secara cermat dan bertanggung jawab serta mencatat setiap temuan di lapangan sebagai bahan evaluasi pelaksanaan kurban.
โDengan pengawasan yang optimal, kami ingin memastikan seluruh proses pemotongan hewan kurban berjalan sesuai ketentuan dan hasilnya aman bagi masyarakat,โ tegas Dadan. (***)
Jurnalis: Risjadin Muhammad
Editor: Rusdy Nurdiansyah
Email: rusdynurdiansyah69@gmail.com



Komentar