Home > Komunitas

Depok Punya Pemimpin Baru, Ini Harapan Ketua Ramah Anak di RW 16 Kelurahan Mekarjaya

Ketua RW Ramah Anak di RW 16 Kelurahan Mekarjaya, Kecamatan Sukmajaya, Suryadi mengatakan, anak merupakan generasi penerus kepemimpinan bangsa. Mereka memiliki peran untuk membentuk dan mengarahkan masa depan bangsa.
Ketua RW Ramah Anak di RW 16 Kelurahan Mekarjaya, Kecamatan Sukmajaya, Kota Depok, Suryadi. (Foto: Dok RUZKA INDONESIA) 
Ketua RW Ramah Anak di RW 16 Kelurahan Mekarjaya, Kecamatan Sukmajaya, Kota Depok, Suryadi. (Foto: Dok RUZKA INDONESIA)

RUZKA-REPUBLIKA NETWORK -- RW Ramah Anak merupakan salah satu program turunan dari kebijakan nasional Kabupaten/Kota Layak Anak (KLA), sebagai upaya dalam pemenuhan hak-hak anak sekaligus memberikan perlindungan kepada anak di tingkat RT maupun RW.

Penyelenggaraan KLA oleh Pemerintah Kota (Pemkot) Depok diantaranya dimaksudkan untuk menjamin terpenuhinya hak anak, melindungi anak serta mengembangkan potensi, bakat dan kreatifitas anak.

Ketua RW Ramah Anak di RW 16 Kelurahan Mekarjaya, Kecamatan Sukmajaya, Suryadi mengatakan, anak merupakan generasi penerus kepemimpinan bangsa. Mereka memiliki peran untuk membentuk dan mengarahkan masa depan bangsa.

Di usianya yang masih sangat muda, anak rentan terpengaruh oleh lingkungan sekitar. Oleh karena itu, perlu adanya upaya untuk bisa melindungi anak dari setiap perlakuan negatif agar mereka bisa tumbuh dan berkembang secara optimal.

Baca juga: Wali Kota Depok Jadikan Momentum Idul Fitri untuk Wujudkan Generasi Hebat Masa Depan

"RW Ramah Anak merupakan fokus Kota Depok sebagai program untuk mempercepat proses terealisasinya ramah anak di lingkungan masyarakat," terang Suryadi dalam keterangan yang diterima, Rabu (02/04/2025).

Menurut Suryadi, Kota Depok telah memiliki Peraturan Daerah Nomor 15 Tahun 2013 tentang Penyelenggaraan Kota Layak Anak, sehingga ini menjadi pondasi yang kuat untuk menjalankan program Ramah Anak di Kota Depok, ditambah Peraturan Wali Kota (Perwal) Nomor 106 Tahun 2022 Tentang Rencana Aksi Daerah Kota Layak Anak Tahun 2022-2026.

"Sebagian RW di Kota Depok sudah membentuk pengurus RW Ramah Anak bahkan sudah di SK-kan oleh pihak Kelurahan, namun sangat disayangkan support dari pemerintah berupa fisik masih belum dijalankan. Seperti pengadaan taman bermain, taman baca ataupun hal-hal yang berkaitan dengan sarana anak belum bisa disupport," ungkap Suryadi yang juga Wakil Ketua KNPI Kota Depok bidang Pendidikan.

Ia menambahkan, bahkan non fisik pun hanya sekedar sosialisasi, koordinasi dan edukasi kepada kami sebagai penanggung jawab di RW masing-masing.

Baca juga: Warga Depok Diimbau Dukung Gerakan Lebaran Minim Sampah

Untuk menjalankan program pun, pihaknya selalu berkolaborasi dengan PAUD, Posyandu, Posbindu dan TPA/TPQ di tingkat RW, karena keterbatasan anggaran, karena rata-rata menggunakan anggaran swadaya di lingkup RW.

Suryadi berharap Wali Kota dan Wakil Wali Kota Depok baru Periode 2025-2030 bisa mengambil langkah-langkah terbaik agar bisa memaksimalkan program KLA hingga lingkup RW Ramah Anak, bukan hanya sosialisasi ataupun koordinasi, tetapi benar-benar menjadi program yang nyata.

"Program alokasi dana Rp 300 juta per RW yang akan mulai digulirkan tahun 2026 oleh Pemkot Depok. Nah sebagian dana ini bisa juga dimaksimalkan untuk program RW Ramah Anak di setiap RW yang menjalankannya, baik untuk pengadaan fasilitas fisik maupun non fisik dalam mendukung Kota Depok KLA," jelas Suryadi. (***)

× Image