Nikmati Menu Lebaran, Waspada Kolesterol dan Lonjakan Gula Darah

RUZKA-REPUBLIKA NETWORK -- Saat rayakan Hari Raya Idul Fitri, tentu menu makanan cukup beragam disajikan.
Makanan bersantan, seperti opor ayam, rendang, dan sayur godok, menjadi menu wajib dihidangkan. Masakan bersantan tidak hanya dikonsumsi sekali, tetapi sering dihangatkan berulang kali.
Namun, ada hal penting yang perlu diperhatikan di menu makanan yang disajikan yakni kadar kolesterol dan gula darah.
Mengonsumsi makanan bersantan yang berlebihan dapat menyebabkan risiko meningkatnya kadar Lemak Jahat (LDL) di dalam darah.
Baca juga: Ola Ramlan Lebaran Tanpa Pasangan, Iklas dan Tetap Bersyukur
"Masakan santan yang dipanaskan berulang bisa berubah menjadi lemak jenuh yang berpotensi meningkatkan kadar kolesterol di tubuh," ungkap Kepala Dinas Kesehatan Kota Depok, Mary Liziawati, dalam keterangan yang diterima, Rabu (02/04/2025).
Lanjut Mary menjelaskan selain hidangan utama, kue-kue lebaran juga mempunyai daya tarik tersendiri.
Kue kering seperti nastar, kastengel, dan putri salju memang menggugah selera, terutama karena hanya tersedia setahun sekali.
"Kue-kue ini mengandung karbohidrat kompleks seperti gula pasir dan tepung terigu," terangnya.
Baca juga: Libur Lebaran 2024, Kawasan Wisata Puncak Macet, Tercatat Ada 70 Ribu Kendaran yang Melintas
Dia menegaskan, konsumsi kue-kue lebaran yang berlebihan dapat menyebabkan lonjakan kadar gula darah dan jika terus-menerus terjadi, bisa memicu diabetes melitus.
"Menikmati hidangan khas Idul Fitri tentu boleh, namun tetap perhatikan keseimbangan. Makanlah secukupnya, jangan berlebihan, dan tetap ingat untuk menjaga kadar kolesterol serta gula darah," jelas Mary. (***)