Memperingati Hari Santri Nasional 2026 sekaligus Memperkuat Infrastruktur Pusat Manasik Haji di Bali
RUZKA INDONESIA — Dalam rangka memperingati Hari Santri Nasional 2026, sekaligus mendukung pengembangan fasilitas edukasi dan pembinaan calon jamaah Haji dan Umrah di Bali, dilaksanakan Peresmian Replika Sumur Zam-Zam dan 7 Sumur Bor untuk Jembrana yang berlokasi di Masjid Pantai Bali, Desa Cupel, Kec. Negara, Kabupaten Jembrana, Bali.
Acara ini sebagai bagian dari rangkaian acara Hari Santri Nasional 2026 oleh “Gerakan Nasional Ayo Mondok Indonesia” yang dipusatkan di Masjid Agung Jembrana Bali, pada 22-23 Oktober 2026.
Fun Walk dan Fun Bike
Acara Peresmian Sumur Zam-zam dan 7 Sumur Bor untuk Jembrana, diawali dengan kegiatan “Fun Walk” dan “Fun Bike” Perdana dari Masjid Agung Jembrana Bali (MAJB) ke Masjid Pantai Bali (MPB).
Ratusan santri, ustadz, pelajar dan masyarakat antusias menyambut kegiatan “Fun Walk” dan “Fun Bike” yang dipimpin langsung oleh Kyai Fathurrahim, Imam Besar Masjid Agung Jembrana Bali yang baru terpilih mewakili Indonesia dalam International Grand Imam 2026 di Jakarta beberapa waktu lalu.
Replika Sumur Zam-Zam
Pembangunan Replika Sumur Zam-zam ini menjadi bagian dari upaya menghadirkan sarana pembelajaran Manasik Haji yang lebih representatif, kontekstual, dan memberikan pengalaman praktik secara langsung bagi masyarakat, khususnya calon jamaah haji dan umrah.
Keberadaan Replika Sumur Zam-Zam diharapkan dapat menjadi salah satu sarana edukasi dalam rangkaian pembelajaran manasik, khususnya untuk mengenalkan sejarah dan nilai-nilai ibadah yang berkaitan dengan perjalanan Nabi Ibrahim AS, Siti Hajar, dan Nabi Ismail AS.
Peresmian 7 Sumur Bor di Jembarana
“Selain replika Sumur Zam-Zam hasil wakaf dari Keluarga Imam Massa Purnama bin Adenan Imam Sudarmo dan Keluarga Marsoedi Mohamad Paham, Yayasan Masjid Pantai Nusantara (YMPN) juga melaksanakan pembangunan 7 sumur bor untuk Jembrana Bali, baik untuk umat Islam maupun non Muslim,” ujar Firmansyah Dimmy, dalam sambutannya sebagai Ketua Yayasan Masjid Pantai Nusantara.
Fadian M. Paham yang menjadi koordinator pembangunan “Sumur untuk Rakyat” dengan tagline “Sumur-Mabrur-Makmur”, menyampaikan bahwa peresmian 7 Sumur Bor di Jembrana Bali tersebut sebagai kelanjutan dari program pembangunan 32 Sumur Bor sebelumnya di berbagai daerah, seperti Aceh, Banten dan Jawa Barat.
“Hal itu diharapkan dapat mendukung kebutuhan air untuk kegiatan ibadah, pendidikan, penggerak ekonomi daerah serta aktivitas sosial kemasyarakatan yang multi kultural,” terang Fadian.
Momentum peresmian ini sekaligus menjadi bentuk nyata semangat Hari Santri Nasional 2026 dan awal Program (Ikatan Persaudaraan Haji Indonesia) Peduli yang tidak hanya dimaknai sebagai peringatan sejarah perjuangan santri dan ulama, tetapi juga sebagai momentum untuk memperkuat kontribusi umat dalam pembangunan bangsa dan kemaslahatan masyarakat melalui air kehidupan.
Rencana Pembangunan Replika Jabal Rahmah
Tambahan Replika Sumur Zam-zam dan rencana pembangunan “Replika Jabal Rahmah” menjadikan Pusat Manasik Haji di Bali ini lebih lengkap, dekat dan kontekstual.
Bali Manasik Center Masjid Pantai Bali yang pembangunannya didukung oleh BPKH (Badan Pengelola Keuangan Haji), Bank Indonesia, Wakaf Salman ITB, CSR PLN, DMI, MUI dan Pemkab Jembrana serta swadaya masyarakat.
Dirancang sebagai ruang edukasi dan pembinaan yang memungkinkan masyarakat Bali, khususnya calon jamaah haji dan umrah dalam memperoleh pengalaman manasik secara lebih nyata dan komprehensif.
Dengan hadirnya berbagai fasilitas pendukung, termasuk replika tempat-tempat yang memiliki keterkaitan dengan rangkaian ibadah haji, diharapkan proses pembelajaran tidak hanya berlangsung secara teoritis, tetapi juga melalui simulasi dan praktik langsung.
Badan Wakaf Masjid Pantai dan Balinomics
Andi Susanto yang hadir mewakili Badan Wakaf Masjid Pantai dan Balinomics menyampaikan bahwa, ingin menghadirkan tempat manasik yang bukan hanya menjadi tempat belajar tata cara ibadah haji, tetapi juga menjadi ruang edukasi, ekonomi, ekologi, empati dan entertain/ rekreasi bagi masyarakat.”
“Kehadiran replika Ka’bah, Hijr Ismail, Maqom Ibrahim, Masjidil Haram, Jamarat, Shofa-Marwa dan Sumur Zam-Zam serta rencana pembangunan Replika Jabal Rahmah ini merupakan bagian dari ikhtiar untuk membangun fasilitas yang bermanfaat dan berkelanjutan,” pungkasnya. (***)
Kontributor: Firmansyah Dimmy
Editor: Rusdy Nurdiansyah
Email: rusdynurdiansyah69@gmail.com



Komentar