RUZKA INDONESIA — Pemerintah Kota (Pemkot) Depok tegaskan akan komit menekan stunting di Kota Depok.
Hal tersebut terungkap saat Pemkot Depok mengikuti Rapat Koordinasi (Rakor) Teknis dan Advokasi Pencegahan dan Percepatan Penurunan Stunting Regional Jawa, Bali, dan Nusa Tenggara tahun 2026 bersama Sekretariat Wakil Presiden (Satwapres) RI secara daring dari Ruang DeCor Balai Kota, Selasa (22/09/2026).
Wakil Ketua Pelaksana Tim Percepatan Penurunan Stunting (TPPS) bidang Advokasi dan Komitmen Kepemimpinan Satwapres RI, Eddy Cahyono Sugiarto mengatakan, pertemuan ini merupakan inisiatif dan langkah evaluasi pemerintah pusat dalam mengukur perkembangan angka keberhasilan penanganan stunting di beberapa tingkat regional.
“Pertemuan regional ini dilakukan dalam rangka evaluasi pencegahan dan penurunan stunting, khususnya untuk regional Jawa, Bali, dan Nusa Tenggara, sebagaimana tertulis dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2025-2029 bahwa peningkatan Sumber Daya Manusia termasuk dalam salah satu pilar yang diutamakan menuju Indonesia Emas 2045,โ ungkapnya.
Kapala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Depok, Devi Maryori menilai percepatan penurunan stunting dapat dievaluasi melalui rakor seperti ini.
“Dalam rangka percepatan penurunan stunting, Sekretariat Wapres mengevaluasi program dengan capaian-capaian angka penurunan stunting dan penandatanganan komitmen daerah di wilayah Jawa, Bali, dan Nusa Tenggara,” jelasnya.
Percepatan Penanganan Stunting
Dia berharap rakor ini dapat membawa percepatan pada penanganan stunting secara efektif dan inklusif dari hulu ke hilir melalui berbagai intervensi, baik secara sensitif maupun spesifik.
“Intinya dari segala aspek itu, upaya penurunan angka stunting harus dilakukan secara komprehensif dari mulai dari hulu ke hilir serta ada yang spesifik dan sensitif,” tegas Devi. (***)
Jurnalis: Risjaddin Muhammad
Editor: Rusdy Nurdiansyah
Email: rusdynurdiansyah69@gmail.com



Komentar