RUZKA INDONESIA— Perayaan puncak Hari Raya Nyepi yang diwujudkan dalam kegiatan Dharmasanti berlangsung meriah di Pura Prajapati Purna Pralina.
Acara ini dihadiri ratusan umat Hindu serta sejumlah tokoh penting, di antaranya Wali Kota Depok Supian Suri dan Dankor Brimob Ramdani Hidayat.
Ketua Banjar Purna Widya, Nyoman Agus Asrama, dalam sambutannya menyampaikan bahwa perayaan Nyepi tahun ini mengusung tema โVasudhaiva Kutumbakamโ yang berarti seluruh dunia adalah satu keluarga. Tema tersebut menjadi landasan dalam memperkuat nilai kebersamaan dan toleransi antarumat beragama.
Ia juga menjelaskan bahwa rangkaian kegiatan Nyepi tidak hanya bersifat ritual keagamaan, tetapi juga sosial kemasyarakatan.
Salah satunya melalui kegiatan Saka Deva Boghanam berupa pembagian takjil kepada umat Muslim sebagai wujud toleransi dan kebersamaan.
โKita adalah satu keluarga besar. Umat Hindu juga berkontribusi dalam pembangunan Kota Depok dan DKI Jakarta,โ ujarnya.
Selain itu, berbagai kegiatan turut memeriahkan perayaan, seperti lomba keagamaan, pelaksanaan pawai ogoh-ogoh yang sebelumnya digelar di kawasan Monumen Nasional sebagai bagian dari pelestarian tradisi budaya, serta rangkaian upacara suci seperti Melasti sebagai simbol pembersihan buana agung dan buana alit.
Umat Hindu juga menjalankan Catur Brata Penyepian serta kegiatan yoga sebagai bagian dari penyatuan diri manusia dengan Tuhan.
Puncak acara ditandai dengan pelaksanaan Dharmasanti yang berlangsung khidmat dan penuh kebersamaan.
Dalam kesempatan tersebut, Wali Kota Depok Supian Suri menyampaikan bahwa umat Hindu merupakan bagian dari keluarga besar masyarakat Kota Depok. Ia menegaskan komitmennya untuk hadir sebagai pemimpin yang mengayomi seluruh warga tanpa membeda-bedakan.
โKami akan terus menjaga harmonisasi yang telah terbangun. Pemerintah Kota Depok juga akan memberikan perhatian kepada umat Hindu, termasuk dukungan anggaran sebesar Rp100 juta untuk pasraman,โ ungkapnya.
Selain itu, Pemerintah Kota Depok bersama DPRD berencana menjalin kerja sama melalui MoU untuk pembiayaan tenaga pengajar di pasraman agar tidak ada lagi pungutan biaya.
Program pendidikan gratis bagi sekitar 150 siswa juga akan terus ditingkatkan, termasuk perhatian terhadap para guru yang mengajar di pasraman.
Wali Kota Depok juga menyampaikan apresiasi kepada Dankor Brimob serta seluruh stakeholder atas dukungan dan kontribusi dalam menjaga keharmonisan di Kota Depok. Ia berharap semangat kebersamaan dalam perayaan Nyepi ini dapat menjadi kebanggaan bersama.
โSelamat Hari Raya Nyepi. Harmonisasi yang terjalin hari ini adalah kebanggaan Kota Depok,โ pungkasnya. (***)
Jurnalis: Risjadin Muhammad
Editor: Rusdy Nurdiansyah
Email: rusdynurdiansyah 69@gmail.com



















Komentar