RUZKA INDONESIA — Dinas Kearsipan dan Perpustakaan (Diskarpus) Kota Depok berencana memperluas sasaran edukasi layanan preservasi arsip kepada kalangan pelajar melalui kegiatan sosialisasi ke sekolah-sekolah pada 2027.
Hal tersebut dilakukan untuk meningkatkan kesadaran generasi muda mengenai pentingnya merawat, melindungi, dan melestarikan arsip, khususnya dokumen penting keluarga.
Berdasarkan pelaksanaan kegiatan tahun ini, anak dan remaja menunjukkan rasa ingin tahu yang lebih besar dibandingkan sasaran kegiatan pada tahun sebelumnya.
Ini menjadi salah satu alasan pihaknya berencana memperluas jangkauan edukasi dengan melibatkan lebih banyak komunitas anak dan remaja.
โKalau dibandingkan dengan tahun sebelumnya, ketika sasarannya anak dan remaja, justru rasa keingintahuan mereka lebih besar. Makanya, ke depan kami akan terus menyasar komunitas-komunitas anak dan remaja,โ kata Kepala Bidang Pengelolaan Arsip Diskarpus Kota Depok, Yulia Oktavia, Kamis (05/11/2026).
Sosialisasi Melibatkan PIK-R, Genre dan Forum Anak
Menurut Yulia, sosialisasi yang telah dilaksanakan saat ini melibatkan Pusat Informasi dan Konseling Remaja (PIK-R), Generasi Berencana (Genre), dan Forum Anak.
Ke depan, Diskarpus juga berencana menggandeng Duta Baca dan Forum Pelajar agar edukasi preservasi arsip dapat menjangkau lebih banyak kalangan.
โEdukasi ini penting karena masih banyak anak dan remaja yang belum mengetahui adanya layanan preservasi arsip, termasuk layanan enkapsulasi untuk melindungi dokumen penting. Melalui sosialisasi, peserta juga diberikan pemahaman bahwa digitalisasi arsip tidak dapat dilakukan sembarangan, terutama berkaitan dengan aspek pembuktian dan keabsahan dokumen,โ jelasnya.
Dia menambahkan, peserta diharapkan mampu mengenali arsip vital keluarga dan menyimpannya dengan baik. Dengan begitu, ketika bahan enkapsulasi tersedia, mereka dapat melakukan perlindungan arsip secara mandiri.
โMinimal mereka sudah bisa mengidentifikasi arsip vital keluarga dan menyimpannya dengan rapi. Nanti ketika plastik enkapsulasi sudah tersedia, mereka bisa langsung mengerjakannya secara mandiri,โ ungkap Yulia.
Di menegaskan, rencana sosialisasi ke sekolah-sekolah tetap diupayakan meskipun nantinya belum didukung alokasi anggaran khusus.
โWalaupun misalnya di kami tidak dianggarkan, keinginan untuk melaksanakan kegiatan ini tetap ada. Insyaallah akan kami upayakan,โ pungkas Yulia. (***)
Jurnalis: Risjaddin Muhammad
Editor: Rusdy Nurdiansyah
Email: rusdynurdiansyah69@gmail.com



Komentar