Bisnis Komunitas
Beranda ยป Berita ยป Munas IV AKLINDO Tetapkan Arah Baru : Perkuat Organisasi dari Dalam dan Perluas Peluang Usaha hingga ke Luar Negeri

Munas IV AKLINDO Tetapkan Arah Baru : Perkuat Organisasi dari Dalam dan Perluas Peluang Usaha hingga ke Luar Negeri

Foto bersama para peserta Munas IV AKLINDO di Swiss-Belhotel Pondok Indah, Jakarta, Rabu (21/10/2026). (Foto: Dok Dwi Retno Sari)

RUZKA INDONESIA — Musyawarah Nasional (Munas) IV Afiliasi Konstruksi dan Instalasi Indonesia (AKLINDO) resmi digelar di Swiss-Belhotel Pondok Indah, Jakarta, Rabu (21/10/2026).

Acara Munas dihadiri oleh DPD dan DPC perkumpulan AKLINDO dari seluruh Indonesia.

Pada kegiatan Munas IV AKLINDO kali ini juga dihadiri oleh Dewan Komisaris PT PLN (Persero) Marsma TNI (Purn) Mutanto Juwono, S.I.P, M.M, Direktur PT PLN (Persero) yang diwakili oleh Wisnu Kuntjoro Adi, Executive Vice President (EVP) Konstruksi Sumatera, Kalimantan, dan Sulawesi PT PLN (Persero) dan Staff khusus Bapennas, Prof. Dr. Ir. Eriyanti, M.S.A.E.

Dalam forum Munas IV AKLINDO, arah kebijakan dan program kerja organisasi ke depan resmi disampaikan.

Fokus utama kepengurusan ditekankan pada dua aspek besar, yakni penguatan internal organisasi dan perluasan kerja sama serta peluang usaha eksternal.

TransNusa Rayakan Momen Bersejarah dengan Peluncuran Penerbangan Perdana Melbourneโ€“Bali

Dalam pidatonya di hadapan Pengurus AKLINDO Periode 2026-2031, para Ketua DPD dan DPC AKLINDO se-Indonesia, Ketua DPP Aklindo terpilih, Ir. H. Abdul Mukhlis, M.Eng, IPM menyampaikan bahwa seluruh program tidak akan terwujud tanpa komitmen dan kerja nyata dari seluruh jajaran, mulai dari DPP, DPD, hingga DPC di seluruh Indonesia.

Ketua terpilih saat ini bersama Sekretaris AKLINDO, Ir. Abdul Farid dan Bendahara AKLINDO, Viola Lam Tan Yang tentunya akan bersinergi menjalankan perannya guna memajukan AKLINDO.

Tingkatkan Kapasitas Anggota

Oleh karena itu, dibutuhkan program secara aspek internal, prioritas utama ada fondasi organisasi, meningkatkan kapasitas anggota, serta membangun tata kelola yang profesional, solid, dan berkelanjutan.

Lima program kerja internal yang akan didorong adalah mendorong dan memfasilitasi seluruh DPD di Indonesia untuk melaksanakan Musyawarah Daerah (Musda) sesuai AD/ART, agar memiliki dasar legitimasi yang jelas dan sah.

Adapun lima program kerja internal tersebut yaitu, Memfasilitasi seluruh DPC untuk melaksanakan Musyawarah Cabang (Muscab) sesuai AD/ART agar memiliki legalitas yang kuat.

PII Gelar Konferensi Organisasi Insinyur se-ASEAN CAFEO 44 di Bandung

Meningkatkan kapasitas SDM anggota AKLINDO di tingkat DPD dan DPC melalui pelatihan, pembinaan, dan peningkatan keterampilan teknis agar mampu memenuhi kebutuhan dan standar industri yang terus berkembang.

Meningkatkan kemampuan anggota dalam aspek legalitas usaha, administrasi, pengelolaan keuangan, serta pemahaman mekanisme pengadaan barang dan jasa.

Termasuk kemampuan mengikuti proses lelang atau tender di lingkungan PT PLN, pemerintah daerah, proyek APBN/APBD, serta berbagai peluang usaha lainnya.

Evaluasi Berkala

Melakukan evaluasi berkala terhadap tata kelola AKLINDO untuk mewujudkan sinergi, koordinasi, dan kolaborasi yang lebih baik antara DPP, DPD, dan DPC.

Selain penguatan internal, AKLINDO juga harus berani melangkah keluar membangun komunikasi dan membuka peluang kerja sama yang memberikan manfaat nyata bagi anggota.

Kesetaraan Gender Jadi Strategi Bisnis, 94 Perusahaan Indonesia Buktikan Komitmen Lewat UN Women Indonesia WEPs Awards 2026

“Organisasi yang kuat bukan hanya organisasi yang tertata dengan baik secara internal, tetapi juga organisasi yang mampu membangun hubungan strategis dan memberikan peluang usaha bagi anggotanya,” ungkapnya.

Lima program kerja eksternal yang dicanangkan yaitu Membangun Sinergi dan Kerja Sama dengan PT PLN. Bersama Ketua, Sekretaris, dan Bendahara (KSB), akan didorong komunikasi dan silaturahmi dengan jajaran manajemen PT PLN di seluruh Indonesia, mulai dari tingkat Unit Induk Distribusi (UID) hingga Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) sesuai wilayah kerja masing-masing DPD. Kemudian membangun Komunikasi dan Kerja Sama dengan Pemerintah Daerah.

Mendorong komunikasi dengan pemerintah daerah baik provinsi maupun kabupaten/kota agar AKLINDO dikenal sebagai organisasi yang menaungi badan usaha ketenagalistrikan yang profesional dan kompeten, sekaligus membuka peluang proyek pembangunan ketenagalistrikan di daerah.

Juga terus memperluas Peluang Usaha di Sektor Swasta. Secara aktif menjajaki kerja sama dengan sektor swasta, termasuk perusahaan manufaktur, kawasan industri, pengembang properti, dan perusahaan lain yang membutuhkan layanan ketenagalistrikan.

Jajaki Kerja Sama dengan Investor dan Mitra Internasional

Dan, juga menjajaki Kerja Sama dengan Investor dan Mitra Internasional. Membuka peluang kerja sama dengan investor dan mitra dari luar negeri, termasuk Tiongkok, Jepang, dan negara lainnya untuk membuka akses investasi, alih teknologi, peningkatan kompetensi SDM, serta peluang proyek yang bernilai tambah.

Disini juga gencar mengadakan Sosialisasi dan Penguatan Eksistensi Kepengurusan DPP AKLINDO.

Melakukan sosialisasi aktif mengenai keberadaan, struktur, dan susunan kepengurusan DPP AKLINDO kepada para pemangku kepentingan eksternal, khususnya PT PLN Pusat, PLN UID, dan PLN UP3.

Dewan Penasehat AKLINDO, Iwan Sanoesi menambahkan, Munas IV AKLINDO ini diharapkan menjadi momentum untuk memperkuat persatuan, menyatukan visi, dan membangun komitmen bersama.

“Bersama AKLINDO, kita perkuat organisasi, kita perluas peluang usaha, dan kita wujudkan kemajuan ketenagalistrikan Indonesia,” tegas Iwan.

Direktur PT PLN (Persero) yang diwakili oleh Wisnu Kuntjoro Adi, Executive Vice President (EVP) Konstruksi Sumatera, Kalimantan, dan Sulawesi PT PLN (Persero) menuturkan, atas nama PT PLN (Persero) mengucapkan selamat atas Munas ke IV AKLINDO.

“Tak hanya menjadikan momen ini untuk memilih pengurus saja akan tetapi juga sebagai momentum untuk menyatukan visi guna memperkuat organisasi dan menentukan kontribusi untuk pembangunan infrastruktur di Indonesia,” ucapnya.

Tiga Hal yang Perlu Dilakukan

Wisnu menegaskan, dalam hal ini ada tiga hal yang perlu dilakukan bersama yaitu pertama soal kolaborasi yang kuat dimana soal kelistrikan tidaklah mungkin hanya dilaksanakan oleh satu institusi saja yaitu disini PT PLN (Persero) oleh karena itu membutuhkan ekosistem yang memiliki komitmen samae disini bersama AKLINDO.

AKLINDO memiliki posisi penting sebagai pelaku usaha dibidang konstruksi dan instalasi dimana berkolaborasi bersama PT PLN (Persero) bersama para mitra lainnya tak cukup hanya sekadar transaksional namun lebih menuju kepada partnership yang berorientasi kepada hasil maksimal sehingga tercipta kondisi yang kondusif.

Kemudian disini kecepatan eksekusi bersama guna mempertahankan kualitas dan keselamatan, tuntutan ketenagalistrikan semakin tinggi tapi tidak boleh mengurangi standar, sehingga membutuhkan pekerja yang bekerja tepat waktu, tepat SDM dan tepat biaya.

Juga tetap menjadikan kesempatan menjadi prioritas utama, potensi kualitas produktivitas hingga disiplin harus terua ditingkatkan speed quality karena government harus terus jalan dan cepat.

Wisnu berharap, Munas AKLINDO ke IV harus menjadi momentum memperkuat profesionalisme daya saing dimana kepengurusan 2026-2031 bisa membawa tanggung jawab semakin relevan terhadap pembangunan kedepan.

“Kami berharap AKLINDO bisa terus mendorong standarisasi perkembangan teknologi, karena keberhasilan hanya bisa dihasilkan oleh SDM yang menjalankan dengan upaya maksimal,” pungkasnya. (***)

Jurnalis: Dwi Retno Sari
Editor: Rusdy Nurdiansyah
Email: rusdynurdiansyah69@gmail.com

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terpopuler

01

Merasa Dibackingi, Disegel Tetap Beroperasi, Satpol PP Depok Akhirnya Tutup Paksa Koat Coffee

02

Sempat Terhenti, Pembongkaran Bangunan Jogging Track di Badan Air Situ 7 Muara Sawangan Depok Dilanjutkan

03

Lapor KDM, Diintimidasi Preman, Pembongkaran Bangunan di Atas Air Situ 7 Muara Depok Terhenti!

04

Ekonomi Jakarta Moncer, Disokong Stabilnya Inflasi dan Terjaganya Aktivitas Perdagangan

05

Galeri Indonesia Kaya, Gelar Konser Kidung Natal Indonesia, Semangat Inklusivitas Berjalan Beriringan dalam Harmoni Musik Keroncong

06

Gaya Hidup Modern Picu Risiko Penyakit Kronis, Primaya Hospital Bekasi Barat Luncurkan Wellness Center

07

Komunitas Bakul Budaya Meriahkan Pembukaan Pameran Arsip Bagong Kussudiardja

Sorotan



Yogi Kurniawan, dari Suporter Jadi CEO Klub




Kolom