RUZKA INDONESIA — Peringatan Hari Kartini tahun ini menjadi refleksi mendalam bagi peran perempuan dalam pembangunan bangsa.
Anggota Komisi IV DPRD Kabupaten Bogor dari Fraksi PKB, Hj. Nunur Nurhasdian, menegaskan bahwa semangat juang Raden Ajeng Kartini harus tetap hidup dan relevan di tengah dinamika kehidupan modern.
Menurut Hj. Nunur, Hari Kartini bukan sekadar rutinitas seremonial tahunan dengan kebaya dan perayaan fisik, melainkan sebuah pengingat akan esensi perjuangan meraih kesetaraan, terutama di sektor pendidikan, ekonomi, dan sosial.
Dia menekankan bahwa meski peluang bagi perempuan kini terbuka lebar, tantangan yang dihadapi tetaplah nyata.
โSemangat Kartini harus menjadi inspirasi bagi perempuan untuk terus berdaya, mandiri, dan berkontribusi aktif dalam berbagai sektor kehidupan. Perempuan hari ini bukan hanya pelengkap, tetapi juga penggerak perubahan,โ ujar Hj. Nunur.
Hj. Nunur, juga menyoroti peran penting pemerintah dan masyarakat dalam menciptakan ekosistem yang aman dan inklusif. Tanpa diskriminasi, potensi perempuan diyakini dapat berkembang secara optimal.
Dia merinci beberapa poin strategis yang harus menjadi perhatian bersama yaitu, Mendorong pendidikan dan pelatihan berkelanjutan bagi perempuan. Perempuan adalah pilar dalam membangun keluarga berkualitas yang berdampak langsung pada kemajuan daerah.
Di era global, perempuan dituntut adaptif dan kreatif dalam menghadapi tantangan teknologi tanpa kehilangan jati diri.
berharap nilai-nilai Kartini dapat terimplementasi nyata dalam setiap langkah perempuan Indonesia, khususnya di Kabupaten Bogor.
Dia mengajak seluruh kaum perempuan untuk lebih percaya diri dalam mengambil peran strategis demi masa depan yang lebih baik, tambahnya.
โSemangat Kartini harus hidup dalam setiap langkah kita. Saatnya perempuan menunjukkan bahwa kita mampu bersaing secara global dan menjadi motor penggerak bagi kemajuan bangsa,โ pungkasnya. (***)
Jurnalis: Dwi Retno Sari
Editor: Rusdy Nurdiansyah
Email: rusdynurdiansyah69@gmail.com


Komentar