RUZKA INDONESIA — Pelestarian lingkungan dapat diwujudkan melalui upaya yang sederhana dan diimplementasikan secara berkelanjutan.
Oleh karena itulah, Mahasiswa Universitas Indonesia (UI) dari Program Pendidikan Vokasi melalui Himpunan Mahasiswa Administrasi Keuangan dan Perbankan (HIMAKUPA) menginisiasi gerakan pengabdian masyarakat bertajuk KU-ANGAN (HIMAKUPA Aksi Membangun Lingkungan) 2026.
Program ini hadir sebagai suatu langkah nyata dalam menjaga kualitas air dan tanah di Depok melalui edukasi dan pemberdayaan masyarakat.
Kegiatan bertema โBersih dari Alam, Manfaat untuk Kehidupanโ dengan jargon โAksi Lokal, Dampak Globalโ dilaksanakan pada 6โ7 Juni 2026 di RW 002 Kelurahan Mampang, Kecamatan Pancoran Mas, Kota Depok.
Sebanyak 24 warga, mayoritas ibu rumah tangga, mengikuti rangkaian kegiatan yang dirancang untuk meningkatkan kesadaran dan kapasitas masyarakat dalam mengelola limbah rumah tangga secara mandiri dan berkelanjutan.
Ketua Pelaksana KU-ANGAN 2026, Bintang Azzahra, menegaskan, caranya menjaga
lingkungan bukan hanya melalui penghijauan saja. Menjaga kualitas air dan tanah juga sama pentingnya demi kelestarian bumi.
“Mari kita mulai dari langkah kecil di sekitar kita untuk meminimalisir dampak kerusakan lingkungan,” ujar Bintang dalam siaran pers yang diterima, Senin (22/06/2026).
Rangkaian kegiatan diawali dengan edukasi mengenai pencemaran lingkungan akibat limbah domestik dan penggunaan bahan kimia rumah tangga.
Peserta diajak memahami keterkaitan aktivitas sehari-hari dengan kondisi lingkungan serta pentingnya membangun kebiasaan yang lebih bertanggung jawab terhadap alam.
Edukasi
Salah satu kegiatan utama dalam Gerakan KU-ANGAN ini adalah praktik edukasi pembuatan sabun cuci piring ramah lingkungan berbahan alami seperti daun pandan dan jeruk nipis.
Selain aman bagi lingkungan, sabun ini mudah diproduksi secara mandiri dan berpotensi membuka peluang usaha rumahan.
Kepada para peserta, mahasiswa juga memperkenalkan inovasi sederhana berupa Pupuk Organik Cair (POC) dari sampah organik rumah tangga. Dengan memanfaatkan galon bekas sebagai alat fermentasi, peserta diajarkan cara mengolah sisa sayuran dan kulit buah menjadi pupuk yang bermanfaat bagi tanaman.
Praktik ini menjadi contoh nyata penerapan prinsip ekonomi sirkular yang berkelanjutan di tingkat komunitas.
Aliyah, salah seorang peserta kegiatan KU-ANGAN, menyampaikan apresiasi terhadap pelaksanaan program ini yang dinilai memberi manfaat nyata bagi masyarakat.
โKami senang mendapat ilmu yang bermanfaat untuk keluarga dan lingkungan. Membuat sabun dari bahan lokal bisa menambah penghasilan, sementara limbah dapur bisa diolah jadi pupuk yang berguna,โ tuturnya.
Apresiasi turut hadir dari Wahyu Nofiantoro, S.Sos., M.Si., Ketua Program Studi Administrasi Keuangan dan Perbankan, yang menyampaikan, KU-ANGAN merupakan wujud nyata implementasi tri dharma perguruan tinggi.
“Kami berharap kegiatan ini menumbuhkan kesadaran kolektif bahwa menjaga kualitas lingkungan adalah tanggung jawab bersama, sekaligus melatih mahasiswa menjadi agen perubahan yang menghadirkan solusi sederhana namun berdampak nyata dan kontinu,” terangnya.
Pelaksanaan program KU-ANGAN juga sejalan dengan agenda pembangunan berkelanjutan atau Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya Poin 6 (Air Bersih dan Sanitasi Layak) yang diwujudkan melalui upaya menjaga kualitas air dari pencemaran limbah domestik
Poin 12 (Konsumsi dan Produksi Bertanggung Jawab) melalui pemanfaatan kembali limbah rumah tangga dan pengurangan penggunaan bahan kimia berbahaya, dan Poin 13 (Penanganan Perubahan Iklim) melalui praktik pengelolaan limbah yang mendukung keberlanjutan lingkungan di tingkat komunitas.
Inisiasi gerakan KU-ANGAN menunjukkan bahwa solusi lingkungan dapat dimulai dari komunitas dengan memanfaatkan sumber daya lokal. Semangat gotong royong, kreativitas, dan kepedulian bersama yang menjadi fondasi menuju lingkungan yang lebih bersih, sehat, dan berkelanjutan.
Program ini menjadi bukti nyata dari Universitas Indonesia yang terus menghadirkan SDM yang melek akan pelestarian lingkungan serta sigap dalam menelurkan dampak nyata bagi masyarakat luas. (***)
Jurnalis/Editor: Rusdy Nurdiansyah
Email: rusdynurdiansyah69@gmail.com






Komentar